Minggu, 14 Juli 2013

Juventus Lebih Favorit Juara dari AC Milan

Perseteruan dua kuda pacu yang berburu titel juara Seriae A, Juventus dan AC Milan, selalu ketat. Belum dimulai saja, kompetisinya sudah seperti berpantron final.
Nah untuk musim 2013/2014, Juventus diyakini masih lebih baik ketimbang AC Milan.

Duel klasik keduanya dianggap sebagai satu diantara yang terpanas di dunia. Tak ubahnya seperti Corinthlans VS Palmeiras di Brasil, Nacional VS Penarol di Uruguay, Feberbahce VS Galatasary (Turki), Boca Junior VS River Plate (Argentina), Glasgow Rangers VS Glasgow Celtic (Skotlandia) dan Real Madrid VS Barcelona (Spanyol).

Keduanya juga saling berebut dalam urusan koleksi gelar juara. Saat ini, Juventus masih menjadi satu-satunya tim yang boleh memamerkan dua bintang diatas logo klub. Itu bertanda 29 gelar scudetto yang sudah bisa diraup. Sementara AC Milan baru berhak atas satu bintang, berkat 18 titel juara.

Fabio Capello pun akhirnya tergelitik untuk angkat bicara soal persaingan Juventus VS AC Milan. Menurut pria yang juga pernah menukangi dua klub tersebut, Milan dirasa masih sulit menyaingi Juventur pada perebutan Scudetto 2013/2014.

Capello yang saat ini bertugas sebagai pelatih timnas Rusia mengatakan, Juventus kembali jadi favorit kampiun Serie A musin ini. Hal itu dipertegas dengan kedatangan beberapa pemain top seperti Fernando Liorente dan Carlos Tevez.

Dilain pihak, kubu Milan hanya mengandalkan potensi skuad muda plus beberapa pemain senior yang tidak berubah seperti musim lalu. Di bursa transfer pemain musim panas kali ini, I Rossener baru menambah stok talenta muda seperti Andrea Polt dan Riccardo Saponara.

"Juventus membuat pembelian bagus dengan mendatangkan Carlos Tevez, karena mereka sekarang akan lebih kompetitif di Eropa. Di Italia, Juventus tidak akan mengalami masalah untuk memastikan Scudetto," koar Capello seperti dilansir Sky Sport Italia.

Prestasi pria berusia 67 tahun itu mencapai puncaknya kala menangani Milan diawal 90-an dan akhir 90-an dengan torehan empat titel Serie A dan satu trofi Liga Champions. Pastinya musim depan I Diavola masih mengandalkan Mario Balotelli sebagai tukang gedor utamanya. Striker timnas Italia berdarah Ghana ini tampil gemilang di paruh kedua musim lalu dengan mencetak 12 gol dalam 13 laga Seria A sejak ditransfer dari Manchester City pada bursa musim dingin.

"Milan adalah sebuah tim yang masih muda dan bisa mengejutkan. Tapi saya menilai mereka belum sekuat Juventus. Para pemain muda mereka akan memahami apa yang diinginkan Massimilliano Allegri, tapi mereka tetap selangkah di belakang Juventus tutup Capello. Sumber Indopos 11 Juli

Ditulis Oleh : Letty Contero // 14.01
Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar

 
Berita Bola Terkini. Diberdayakan oleh Blogger.