Kamis, 18 Desember 2014

Klub-klub ISL masih Tunggak Gaji Pemain

DI tengah persiapan klub-klub Indonesia Super League (ISL) menghadapi musim depan, kabar tidak mengenakkan menyeruak. Sejumlah klub dikabarkan masih menunggak gaji pemain mereka.

Seperti diumumkan Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) dalam rilis yang dikeluarkan kemarin, dari 22 kontestan ISL musim lalu, hanya 11 tim yang dipastikan sudah melunasi gaji pemain mereka. Delapan tim lainnya masih menunggak dan tiga tim lainnya masih dalam tahap konfirmasi.

Lebih ironis lagi, delapan tim yang masih menunggak tersebut ialah klubklub besar seperti Arema Cronus, Persija Jakarta, Mitra Kukar, dan Persebaya Surabaya. Bahkan, Pelita Bandung Raya yang tampil mengejutkan juga tercatat masih menunggak dua bulan gaji pemain mereka musim 2014.

Persija Jakarta dan Mitra Kukar menjadi tim yang paling banyak menunggak karena tercatat belum melunasi gaji para pemain mereka selama empat bulan. Sementara itu, Persebaya dan PSM Makassar menunggak tiga bulan, Pelita Bandung Raya (PBR), Persepam Madura United, dan Persiba Balikpapan menunggak dua bulan, sedangkan Arema satu bulan.

Tiga klub yang pembayaran pemain mereka masih belum jelas ialah Perseru, Persiba Bantul, dan Persela Lamongan. Sebaliknya, klub-klub yang tidak bermasalah dalam menggaji pemain mereka ialah Persib Bandung, Persipura Jayapura, Gresik United, Semen Padang, Sriwijaya FC, Persik Kediri, Persijap Jepara, Barito Putera, Putra Samarinda, Persiram Rajaampat, dan Persita Tangerang.

“ Kami mengharapkan kerjasama kerja sama dari klub-klub yang masih mengalami kesulitan untuk melunasi gaji pemain mereka selama musim 2013/14 sebelum menyerahkan berkas verifikasi klub kepada pihak berwenang di PSSI untuk memulai musim baru 2015/16,“ demikian rilis APPI.

“Namun, kami juga memberi apresiasi bagi klubklub yang sudah melunasi pembayaran upah para pemain mereka dan berharap untuk terus berkomitmen dalam pemenuhan hak upah para pemain musim depan.

“Pada bagian lain, PSSI mengaku keberatan pada keputusan Komisi Informasi Pusat (KIP) yang menyebut induk cabang olahraga nasional itu sebagai badan publik nonpemerintah dan diminta mau membuka laporan keuangan. Untuk itu, mereka akan melakukan banding.

“Yang jelas kami keberatan dengan keputusan ini. Kami akan melakukan banding, tapi kami akan lebih dulu berkomunikasi dengan Ketum PSSI (Djohar Arifin),“ tegas Direktur Legal PSSI Aristo Pangaribuan. (Sat/R-4) Media Indonesia, 09/12/2014, halaman 27

Rabu, 17 Desember 2014

PSSI Tolak Banding PSS Sleman

Sejatinya hukuman itu untuk memberikan efek jera kepada para pelaku `sepak bola gajah'. Namun, jangan pula PSSI terkesan tebang
pilih dalam memberi hukuman. “Saya merasa ke beratan dengan hukuman seu mur hidup. Saya tidak berbuat dan berharaplah hukuman itu bisa dikurangi.Semoga Bapak-Bapak di dalam dapat berpikir secara arif,“ cetus mantan pelatih PSS Sleman Herry Kiswanto pascapertemuan dengan Komisi

Banding (Komding) PSSI, Minggu (5/12) malam.
Namun, harapan mantan kiper timnas itu tinggal harapan. Komding PSSI secara bulat menolak pengajuan banding dan sebaliknya justru menguatkan keputusan Komisi Disiplin (Komdis).

Kepastian penolakan banding tersebut disampaikan langsung oleh anggota Komding Alfred Simajuntak kepada Media Indonesia. “Jadi prinsipnya empat anggota Komding telah mendalami seluruh berkas banding yang telah terjadi di `sepak bola gajah' dan memutuskan permohonan banding kami tolak dan menguatkan isi keputusan Komdis PSSI,“ tegas Alfred.

Penolakan permohonan banding yang telah diajukan pihak terhukum ini didasarkan kepada tidak adanya ruang dalam kode disiplin PSSI yang dapat meringankan hukuman para aktor `sepak bola gajah' tersebut. Apalagi Alfred menilai tidak ada niat dari kedua belah pihak untuk menghentikan dan memprotes janggalnya laga itu. Hal itu juga yang menjadi faktor pemberat hukuman.

“Tidak ada satu pun dari mereka ini setelah pertandingan menceritakan pertandingan yang janggal ini, malah kelihatan happy semua. Seharusnya mereka kalau tidak bersalah, ya mereka membuat surat protes kepada PSSI. Tapi kan nyatanya tidak ada niatan itu, bahkan hingga saat ini tidak ada seperti pernyataan penyesalan dari mereka,“ kata Alfred lagi.

Sebelumnya, Komdis PSSI menjatuhkan hukuman berat para pelaku `sepak bola gajah' dalam pertandingan Divisi Utama antara PSS Sleman dan PSIS Semarang, termasuk Herry Kiswanto. Ia dihukum larangan seumur hidup berkecimpung di sepak bola Indonesia dan denda Rp200 juta.

Badan pimpinan Hinca Panjaitan itu memberi hukuman sangat berat dengan hukuman maksimal larangan berkecimpung di sepak bola selama seumur hidup. Ditambah pula hukuman denda berkisar mu lai Rp50 juta sampai Rp200 juta.Cari keadilan Penolakan banding hukuman Komisi Disiplin PSSI tentu memunculkan kekecewaan bagi para terhukum, tidak terkecuali Herry. Itu sebabnya pelatih berusia 59 tahun itu mengaku akan tetap mencari keadilan agar hukuman yang ia terima dapat dikurangi.

“Saya akan cari kebenaran menurut saya. Saya juga punya reputasi dan sepak bola adalah kehidupan saya. Saya tidak akan berhenti sampai saya melihat hukuman yang seadil-adilnya,“ ujarnya.
Mantan pemain timnas Indonesia era 80-an itu pun mengaku akan mengadukan nasibnya kepada Presiden jika tidak mendapat keadilan.

Ia juga mengancam akan mengembalikan medali yang diterimanya saat membela panji `Merah Putih', termasuk saat membantu timnas meraih medali emas di SEA Games 1987 silam.

“Saya juga pernah berbuat untuk negara ini kalau tidak ada pengurangan ya akan saya kembalikan lagi saja medali-medali yang pernah saya raih itu.

“Meski pengajuaan bandingnya ditolak, sejatinya Herry masih berpeluang lepas dari jeratan hukuman jika mendapat pengampunan dari ketua dan anggota Exco PSSI. “Ada jalan lain dengan pengampunan melalui Exco, tapi saya pikir ini pembelajaran bagi pemain kita akibat hukuman perilaku buruk itu berat,“ tutup Alfred. (R-4) Media Indonesia, 09/12/2014, halaman 27

Sabtu, 13 Desember 2014

Pemain Muda Real Madrid Tuai Pujian

Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti memuji Zinedine Zidane yang kini menjadi pelatih tim Real Madrid B.Buktinya beberapa pemain muda Madrid tampil oke saat ditampilkan pada leg kedua babak 32 besar Copa del Rey di Santiago Bernabeu, kemarin.

Hasilnya `El Real' menang 5-0 atas tim Segunda Division B (kasta ketiga Liga Spanyol) UD Cornella.Hasil itu membuat Madrid menang agregat 9-1.

Di babak 16 besar amat mungkin akan terjadi derby Madrid. Pasalnya, dini hari tadi Altetico Madrid diunggulkan untuk mengatasi perlawanan L'Hospitalet.

“Kami menuntaskan pertandingan dengan menggunakan enam pemain home grown dan itu hal yang bagus buat klub. Zizou (Zidane) bekerja dengan sangat baik. Dia punya karisma, pemain mendengarkannya, dan dia terus berkembang (sebagai pelatih),“ ucap Ancelotti.

“Kami akan mendapat keuntungan dari pertandingan seperti malam ini. Saya pikir para pemain seperti (Diego Javier) Llorente dan (Alvaro) Medran siap (untuk masuk tim utama). Secara bertahap, kerja Zidane bersama tim muda akan terbukti punya peran penting,“ tambahnya.

Dalam duel itu Don Carlo--julukan Ancelotti--menurunkan enam pemain Real Madrid B (tidak bersamaan). Mereka ialah kiper Fernando Pacheco, Diego Llorente, Javoer Munoz, Nacho, Alvaro Medran, dan Jese Rodriguez.

Hanya dua starter saat melawan Malaga (30/11), yakni Isco dan James Rodriguez, yang diturunkan Ancelotti dalam pertandingan kali ini.

Rodriguez jadi bintang dengan dua gol yang dia lesakkan. Tak kalah gemilang ialah Isco yang bikin satu gol dan mengkreasikan dua assist.Jese Rodriguez yang melakoni comeback setelah absen delapan bulan juga mencetak satu gol.

Kemenangan itu memperpanjang rentetan kemenangan Madrid bersama Ancelotti menjadi 17 laga beruntun.
Dengan jumlah kemenangan itu, Madrid hanya berjarak satu kemenangan lagi dari rekor yang dibu kukan Frank Rijkaard saat masih menangani Barcelona. Pelatih asal Belanda itu mencatatkan 18 kali kemenangan beruntun.

“Sebelumnya, kami tak pernah berpikir mengenai rekor. Kami akan terus melaju seperti ini,“ ucap Ancelotti di As.

Andai menang saat melawan Celta Vigo, Minggu (7/12), Madrid mempunyai kans besar untuk melewati rekor Rijkaard. (AFP/AP/Era/R-2) Media Indonesia, 04/12/2014, halaman 28

Selasa, 09 Desember 2014

Giliran PSS Ajukan Banding

UPAYA perlawanan terus dilakukan dua klub yang mendapat sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, yakni PSIS Semarang dan PSS Sleman. Sebelumnya, PSIS Semarang yang berniat melakukan banding dan kemarin giliran PSS Sleman akan melakukan hal serupa.
Diungkapkan tim Kuasa Hukum PSS Sleman bahwa pihaknya sudah melakukan penyempurnaan akhir memori banding yang akan diajukan ke Komisi Banding PSSI. Bahkan, mereka akan melakukan banding itu lebih cepat ketimbang PSIS.

“Semuanya sudah siap. Kami akan mengajukan memori banding itu besok (Rabu, 2/12),“ tegas ketua tim Kuasa Hukum PSS Sleman, Achiel Suyanto, di Solo, Jawa Tengah, kemarin.

Ia menjelaskan banding tersebut diajukan untuk 24 penggawa PSS yang terkena hukuman Komdis. Jika banding ditolak, katanya, pihaknya akan menempuh cara lain. Salah satunya ialah dengan upaya peninjauan kembali (PK) atau meminta keputusan hak prerogatif ketua umum.
“Prinsipnya kami akan terus berusaha.Kami akan berusaha agar hukuman itu dikurangi,“ kata Achiel.

Ia menambahkan jika kedua hal tersebut juga tidak bisa, mereka akan mencari celah lain, yakni melalui BAORI atau Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia. Dia percaya peluang untuk lolos dari hukuman belum tertutup dan pintu masih terbuka lebar.

Sementara itu, Mantan Anggota Komisi Banding Triyandi Mulkan menyebut bahwa hukuman tersebut masih bisa lepas dari pemain jika banding diterima.Terlebih dalam kasus tersebut pernah ada pemain yang lolos dari hukuman seumur hidup setelah bandingnya diterima, yakni Pieter Rumaropen.

Sebelumnya, PSIS Semarang berniat melakukan memori banding ke Komding PSSI besok (Kamis, 4/12). Mereka telah menunjuk tim advokasi yang diketuai Khairul Anwar.

Tim advokasi itu ditugasi untuk meringankan sanksi yang di terima `Laskar Mahesa Jenar', juga menghapus hukuman kepada pihak-pihak yang tidak secara langsung ikut berperan. (AU/R-4) Media Indonesia, 03/12/2014, halaman 27

Pemain Timnas U-19 Jadi Rebutan

Beberapa tim anggota ISL lebih memilih merekrut pemain muda untuk menghadapi musim depan dengan alasan untuk proyek jangka panjang. SEPERTI tidak mau kalah dengan tim-tim anggota In donesia Super League (ISL) lainnya, Persiba Balikpapan juga mulai berbenah diri untuk menyambut kompetisi musim depan.Namun, berbeda dengan klub-klub pesaing, tim berjuluk `Beruang Madu' itu lebih memilih pemain muda.

Hal itu mereka buktikan dengan mengontrak lima mantan pemain timnas U-19. Seperti diungkapkan Sekum Persiba Irfan Taufik, pihaknya sudah menawari kontrak berjangka empat tahun kepada lima mantan pemain timnas U-19, yakni striker Septian David Maulana, gelandang Hendra Sandi Gunawan, bek Febly Gushendra, bek Ricky Fajrin Saputra, dan striker Miftahul Hamdi.

“Kami memang sengaja membangun tim dengan para pemain muda untuk menghadapi musim depan karena ini proyek jangka panjang,“ kata Irfan di Balikpapan, Kalimantan Timur, kemarin. Irfan menambahkan, saat ini komunikasi dengan para pemain tersebut sedang dilakukan intensif.Pengurus berharap pada Desember ini sudah terjadi kesepakatan antara manajemen dan para pemain tersebut.

Namun, Irfan menolak membeberkan nilai kontrak yang mereka tawarkan itu. “Target kami Desember ini skuat sudah komplet, mulai pelatih hingga pemain,“ kata Irfan. Selain merekrut pemain baru, manajemen sudah memperpanjang kontrak beberapa pemain. Beberapa di antaranya ialah Arifki Eka Putra, Yudi Khoiruddin, dan Absor Fauzi.

Berbeda dengan kelima mantan rekannya di timnas U-19 yang belum jelas, kiper Ravi Murdianto sudah hampir pasti bergabung ke Mitra Kukar. Kedua pihak disebut-sebut telah mencapai kata sepakat dan akan segera menandatangani kontrak pada 8 Desember nanti. “Saya sudah sepakat dengan pengurus mengenai bergabungnya saya. Nanti 8 Desember (saya) akan tanda tangan kontrak dan setelah seleksi timnas U-23, akan kumpul di Mitra Kukar,“ ungkap Ravi.

Selain Ravi, Mitra Kukar menggaet mantan pemain timnas `Garuda Muda' lainnya, yakni winger David Maulana dan bek Mahdi Fahri Albar.Laga perdana Pada bagian lain, timnas Indonesia U-16 yang diproyeksikan untuk Piala AFF U-16 di Surakarta, Juli 2015, telah bersiap untuk menjalani laga internasional perdana mereka melawan Vietnam U-16 hari ini. Kemudian dua hari berselang mereka akan menjajal Singapura U-16.

Kedua laga uji coba itu dijadikan tolok ukur kemampuan timnas U-16 setelah belum lama dilakukan seleksi, bulan lalu. Pelatih timnas U-16 Fachri Husaini menilai kedua calon lawan tersebut merupakan lawan yang baik untuk anak-anak asuhnya.
“Kami telah berlatih selama delapan minggu dan pertandingan ini kami dapat melihat hasil dari latihan itu. Tidak mudah untuk mendatangkan timnas kelompok umur dan bersyukur akan bertemu dengan Vietnam dan Singapura.“Pelatih kelahiran Lhokseumawe itu menambahkan, laga tersebut akan sedikit banyak membantu untuk menyeleksi pemain. Fachri berencana memulangkan delapan pemain dari 33 pemain timnas U-16 yang ada pada Januari mendatang.

“Dari 33 pemain yang ada, kami akan mengurangi menjadi 25 pemain saja. Seleksi akan dilihat dari banyak hal, bukan hanya pertandingan ini, melainkan dari memonitor latihan dan perkembangan mereka tiap harinya,“ tambah Fachri.

Di sisi lain, pelatih Vietnam U-16 Le Tuan Long juga menyambut gembira adanya laga ekshibisi di antara kedua tim. Long berharap laga tersebut menjadi pembelajaran bagi anak asuhnya dan tidak akan menargetkan hasil muluk-muluk. “Kami harapkan pemain dapat menambah pengalaman bertandingnya. Saya tidak mengharapkan hasil apa pun. Yang penting pemain bermain baik, itu sudah cukup.“ (R-4) Media Indonesia, 03/12/2014, halaman 27

Rabu, 03 Desember 2014

Juventus Favorit Menangi Derby della Mole

KEMENANGAN di lima laga terakhir menjadi modal besar Juventus untuk menjadi raja dalam Derby della Mole melawan tim sekota, Torino dini hari nanti di Stadion Juventus. Tren kemenangan ingin dipertahankan pasukan si Nyonya Besar untuk bisa tetap menjadi pemuncak klasemen sementara Seri A.

Sejak kalah 0-1 dari Genoa akhir Oktober lalu, penampilan tim besutan pelatih Massimiliano Allegri Massimiliano Allegri memang trengginas. Tiga kemenangan di Seri A, termasuk kemenangan 7-0 atas Parma, dan dua ke menangan di Liga Champions, menjadika Juventus favorit memenangi derby Kota Torino.

Dari kekuatan tim, Juventus yang kini memimpin klasemen memang jauh di atas Torino yang menduduki peringkat 15. Tidak hanya itu, melihat rekor pertemuan dengan Torino juga menempat kan Juventus sebagai favorit.

Terakhir kali, Juven tus kalah dari musuh sekotanya itu di musim 1994/1995 dengan skor 3-2 (tandang) dan 2-1 (kandang). Torino J sendiri terakhir kali mampu menjebol gawang Juventus saat ber main 2-2 pada 2002.

Tren kemenangan tersebut ingin tersebut ingin dipertahankan Fernando Llorente. Bomber asal Spanyol tersebut bertekad ingin membawa Juventus meraih kemenangan beruntun keenam.

“Kami sedang berada di jalur yang benar dan ingin te rus memper tahankan hal tersebut. Terlebih ini merupakan laga derby dan itu membuat kami termotivasi,“ tegas Llorente yang akan dipasangkan dengan Carlos Teves di lini depan Juventus.
Selain Juventus versus Torino, laga panas juga akan tersaji di Stadion Olimpico Roma. Tuan rumah AS Roma dipastikan harus berjuang keras saat menjamu Inter Milan.

Bagi Roma poin maksimal dalam laga nanti merupakan hal wajib yang harus diraih. Dengan kemungkinan Juventus menundukkan Torino, kemenangan atas Inter akan membuat Roma yang kini menduduki peringkat dua bisa terus menempel si Nyonya Besar.
Namun bukan perkara mudah bagi pelatih Rudi Garcia untuk bisa menundukkan Inter. Pasalnya, Roma akan tampil dengan kekuatan timpang menyusul absennya be berapa pemain kunci. Vasilis Torosidis, Maicon, MapouYanga Mbiwa, dan Leandro Castan dipastikan absen akibat cedera.

Tidak hanya Roma, Inter yang kini menempati peringkat 9 klasemen, juga butuh poin maksimal untuk menjaga peluang naik ke papan atas. “Target kami ialah meraih kemenangan kembali secepat mungkin. Tujuan kami adalah masuk tiga besar,“ tegas pelatih Inter, Roberto Mancini. (AP/ Wdo/R-3) Media Indonesia, 30/11/2014, halaman 6

Selasa, 02 Desember 2014

Tiga Poin Wajib Barcelona di Mestalla

Kemenangan atas Valencia menjadi harga mati bagi Barcelona. Tiga angka akan membuat tim Catalan bisa terus menempel Real Madrid.
SETELAH merayakan dua rekor yang dibuatnya pekan lalu, kaliini Lionel Messi kembali fokus untuk berkontribusi bagi Barcelona. Ia akan memimpin rekan-rekannya melawat ke Mestalla guna menantang peringkat empat Valencia.

Di jornada 12 lalu, El Messiah berpesta karena memecahkan rekor gol Telmo Zarra di La Liga. Hanya selang beberapa hari, giliran goresan gol Raul Gonzalez di Liga Champions yang dilewatinya saat Barcelona menggiling APOEL Nicosia 4-0 di Siprus.

Namun, striker asal Argentina itu bukan satu-satunya pemain yang akan berdiri di bawah lampu sorot. Tandemnya, Luis Suarez, juga tengah dielu-elukan karena baru saja mencetak gol perdananya untuk Blaugrana di partai kontra APOEL itu.

Memang, gol Suarez untuk Barca yang baru datang di laga keenam dinilai lebih lama dari perkiraan semula. Meski demikian, pelatih Barcelona Luis Enrique melihat itu sebagai pertanda baik untuk timnya.

“Barcelona seperti inilah yang saya inginkan dari awal. Jika kami terus tampil seperti ini, saya yakin kami tak akan terkalahkan,“ kata mantan pelatih AS Roma itu.

Barca sendiri butuh tiga poin untuk menjaga peluang memuncaki klasemen atau setidaknya menempel pemimpin klasemen sementara Real Madrid. Mereka masih selisih dua angka dengan El Real yang telah memainkan pertandingan kontra Malaga, dini hari tadi.

Pasukan Catalan itu juga dituntut konsisten di jalur kemenangan di La Liga setelah hanya mengemas enam poin dalam empat pertandingan terakhir. Apalagi, gawang Barca selalu bobol di empat pertandingan itu, padahal mereka selalu clean sheet di delapan partai sebelumnya.

Sayangnya, bek Thomas Vermaelen dipastikan absen panjang setelah dipastikan harus menjalani operasi paha dalam waktu dekat. Untungnya, Luis Enrique punya sederet pemain yang bugar untuk laga terse but karena tidak diturunkan di Siprus, yaitu kiper Claudio Bravo, Xavi Hernandez, Sergio Busquets, dan Neymar.

Meski tidak diunggulkan, Valencia bukan tim yang bisa dipandang remeh setelah memenangi lima dari tujuh laga awal musim. Belakangan, performa Los Che memang menurun, bahkan pekan lalu kalah dari Levante, tetapi rekor kandang mereka cukup bagus, yaitu tak pernah kalah dalam enam laga, lima di antaranya berakhir menang. Kemenangan perdana Di sisi lain, David Moyes merebut kemenangan perdananya di Liga Spanyol. Mantan pelatih Manchester United tersebut sukses membawa Real Sociedad menang 3-0 atas Elche. Di laga debut bersama Sociedad pekan lalu, Moyes hanya bisa membawa timnya imbang tanpa gol dengan Deportivo La Coruna.

“Saya sangat senang dengan hasil ini. Namun, saya belum sepenuhnya puas dengan penampilan para pemain. Kami masih banyak melakukan kesalahan dan saya berharap kami bisa bermain lebih baik lagi,“ tegasnya.
Moyes sendiri pantas berterima kasih kepada Carlos Vela. Striker Meksiko itu menjadi bintang Sociedad dengan mem borong tiga gol kemenangan timnnya.

Vela membuka kemenangan Sociedad saat pertandingan baru berlangsung 3 menit melalui sundulan. Setelah itu, dua gol kembali dilesakan Vela ke gawang Elche masing-masing menit ke-31 dan 53. “Kami memiliki pemain dengan bakat spesial dalam diri Carlos Vela. Ia mampu mem buat perbedaan dan banyak menolong tim dalam laga tersebut,“ puji Moyes. Dengan kemenangan itu, Sociedad sementara menduduki peringkat 12 dengan 13 poin yang telah didulang, sedangkan Elche makin terbenam di posisi dua dari bawah dengan poin 10. (AP/R-2) Media Indonesia, 30/11/2014, halaman 6

Minggu, 30 November 2014

Arsenal Janji Bangkit

HASIL imbang dengan Anderlect di laga empat lalu membuat Arsenal tak bisa santai di partai kelima Grup D dini hari nanti. Mereka masih harus mengamankan poin penuh saat menjamu Borussia Dortmund di Emirates jika ingin lolos langsung ke 16 besar.

Opsi lainnya ialah hanya bermain imbang dengan sang tamu, tapi Anderlecht tak boleh menang atas Galatasaray di laga lainnya. Itu tentu bukan perkara mudah. Apalagi calon lawan the Gunners itu selalu mengakhiri laga dengan kemenangan di empat duel grup.

Terlebih, pelatih Arsene Wenger menyadari skuatnya harus segera mengamankan tiket babak knock-out agar bisa mengalihkan konsentrasi ke Liga Primer. Dua kekalahan beruntun dari Swansea City dan Manchester United membuat mereka terlempar dari tujuh besar.

“Kami janji akan kembali bangkit di laga kontra Dortmund dan lolos ke 16 besar,“ tandas kiper Wojciech Szczesny. Penjaga mistar asal Polandia itu menambahkan timnya tak boleh lengah meski wakil Jerman itu juga sedang terengah-engah di Bundesliga. Di pertemuan pertama, `Meriam London' diusir pulang dari Dortmund dengan pil pahit berupa kekalahan 0-2.

Dari 12 laga di liga lokal, Die Borussien masih terjebak di bibir zona merah.Namun, catatan buruk itu berbanding terbalik dengan hasil-hasil akhir mereka di pentas Eropa musim ini dengan menyapu bersih empat laga sehingga kini sudah memastikan lolos ke knock out.

Selain karcis perdelapan final, posisi Wenger juga dipertaruhkan di laga itu.Jika kembali menuai hasil buruk, manajemen klub dikabarkan siap mengevaluasi kontrak pria asal Prancis itu yang bisa berujung hingga pemecatan.

Juru taktik Dortmund Juergen Klopp disebut-sebut menjadi kandidat terkuat untuk menggeser sang `Profesor'. Oleh karena itu, media-media Inggris mengatakan kehadiran pelatih kelahiran Stuttgart itu di Emirates disebut-sebut juga untuk `audisi'. (AP/Ash/R-1) Media Indonesia, 26/11/2014, halaman 28

Kamis, 27 November 2014

Duo Porto Dihargai Mahal Arsenal

ARSENAL sudah kehilangan Thomas Vermaelen yang hijrah ke Barcelona dan Laurent Koscielny yang tengah dibekap cedera. Seharusnya pelatih Arsene Wenger pun fokus untuk mendapatkan pengganti untuk pemain belakang. Namun, `profesor' justru membidik dua pemain FC Porto asal Kolombia, yakni Jackson Martinez dan Juan Quintero yang berposisi sebagai gelandang dan penyerang.

A Bola menulis hal itu dilakukan untuk menambah daya dobrak lini depan. Tak tanggung-tanggung dana sekitar 75 juta euro (Rp1,14 triliun) disiapkan untuk menebus dua pemain itu.

Hanya saja, bukan perkara mudah untuk mendatangkan mereka karena Juventus, AC Milan, Napoli, dan Liverpool juga menaruh minat.
Manchester United yang kini sedang tertatih-tatih di bawah kendali Louis van Gaal juga sedang mencari bek tambahan.

Kapten Borussia Dortmund Mats Hummels menjadi buruannya. Bahkan, `Setan Merah' siap menjadikan Hummels sebagai bek termahal dalam sejarah sepak bola Inggris.

Dortmund hanya mau melepas Hummels dengan mahar sebesar 47 juta pound. Saat ini rekor transfer bek termahal masih dipegang bek asal Prancis, Eliaquim Mangala yang diboyong Manchester City dari Porto dengan transfer 31,8 juta pound.

Musim ini Van Gaal telah menghabiskan dana sebesar 150 juta pound untuk memboyong pemain bintang ke Old Trafford. Itu termasuk Angel Di Maria yang kini tercatat sebagai transfer termahal di Inggris.

Pelatih asal Belanda itu juga kesengsem dengan winger Fiorentina asal Kolombia Juan Cuadrado.

Cuadrado mencuri perhatian banyak klub besar dalam dua musim belakangan.Dia menjadi motor dan inspirator serangan Fiorentina di kancah Serie A. Namanya semakin menggema seusai bermain apik di perhelatan Piala Dunia 2014 kemarin bersama Kolombia.

Amat mungkin Cuadrado tidak akan menolak jika dilego ke Manchester United. (AFP/AP/ Era/R-4) Media Indonesia, 21/11/2014, halaman 28

 
Berita Bola Terkini. Diberdayakan oleh Blogger.