Rabu, 16 April 2014

Penampilan Timnas U-19 Meningkat

Luar Biasa, Timnas U-19 Tundukan UEA U-19 4-1
Dubai, Zamrudtv -- Timnas U-19 yang disiapkan untuk final Piala Asia U-19 berhasil menundukan Uni Emirat Arab (UEA) U-19 dengan skor telak 4-1. Kemenangan itu diraih dalam laga uji coba di Stadion FA Complex, Al Khawaneej, Senin malam(14/4).

Sebelum laga, banyak yang memprediksi timnas U-19 bakal menghadapi lawan berat. Pasalnya UEA U-19 adalah juara Grup B kualifikasi Piala Asia AFC U-19 beberapa waktu lalu. Jadi pertandingan itu adalah antar juara grup kualifikasi. Indonesia sendiri juara grup G.

Timnas Indonesia, yang sudah mendapat pengalaman dari dua laga melawan Oman ketika menghadapi tim Timur Tengah, bermain lebih bagus karena serangan dari kaki ke kaki berjalan dengan sempurna.

Hasilnya diperoleh empat menit menjelang babak pertama usai. Ilham Udin Armaiyn dengan jeli memanfaatkan umpan terobosan yang dilepaskan Paolo Sitanggang. Lolos dari jebakan offside, Ilham tak menyia-nyiakan kesempatan karena bola sontekan kaki kirinya tak mampu ditepis kiper UEA. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Babak kedua baru berjalan satu menit, gawang Indonesia yang dikawal Awan Setho kebobolan. Kapten UEA, Abdullah Ghanem, menyambut umpan rekannya dari tendangan bebas di sektor kanan pertahanan Indonesia. Sundulannya dari depan gawang tak mampu dihalau. Skor imbang 1-1.

Indonesia meresponsnya dengan sangat baik. Serangan demi serangan yang dibangun pasukan Garuda Jaya kembali berbuah manis pada menit ke-66. Kali ini kapten Evan Dimas yang membobol gawang tuan rumah setelah menerima umpan Maldini Pali. Dari depan mulut gawang, Evan Dimas lebih dulu mengecoh pemain belakang UEA sebelum melesakkan bola ke pojok kanan gawang.

Gol tersebut membuat para pemain UEA terhenyak sehingga mereka bermain lebih terbuka. Ini menjadi malapetaka karena justru Indonesia bisa menambah dua gol melalui serangan balik yang dibangun dengan rapi dan penuh kecepatan.

Pada menit ke-77, David Maulana, yang baru masuk menggantikan Ilham, mencetak gol. Ini adalah sentuhan pertama David, yang melesakkan bola dengan kaki kirinya memanfaatkan rebound hasil tendangan keras Evan Dimas.

Menjelang pertandingan usai, giliran Dimas Drajad yang mengoyak jala UEA untuk membuat skor berubah menjadi 4-1. Lagi-lagi serangan balik dari sayap kanan yang membuat gawang tuan rumah kebobolan. Yebes Roni, yang masuk menggantikan Maldini Pali, berhasil melewati hadangan bek kiri UEA untuk menembus kotak penalti. Dalam keadaan bebas, pemain asal Alor tersebut melepaskan umpan datar ke mulut gawang yang langsung disambut Dimas, meski mendapat kawalan.

Setelah ini, Evan Dimas dkk kembali berjumpa lawan yang sama pada 16 April.

Indra Sjafri Akui Penampilan Timnas U-19 Meningkat
Kemenangan telak Timnas U-19 yang disebut Garuda Jaya atas juara grup B kualifikasi piala Asia AFC U-19 Uni Emirat Arab (UEA) U-19, disambut gembira oleh pelatih kepala Indra Sjafri. Pelatih urang awak ini mengakui penampilan anak asuhnya sudah meningkat dari dua laga uji coba sebelumnya melawan Oman U-19.

"Kemarin salah satu yang menjadi evaluasi kami adalah psikis pemain dalam beradaptasi. Alhamdulillah ini sudah teratasi. Mereka langsung perform di menit awal," tukas Indra Sjafri, melalui rilis Badan Tim Nasional, Selasa (15/4).

Kemenangan atas UEA U-19 dengan skor 4-1, kata Indra, memompa moral Evan Dimas dan kawan-kawan. Kemenangan ini dirasa penting, walaupun didapat hanya dari pertandingan uji coba.

"Di UEA ada tiga atau empat pemain inti yang tidak bermain. Bagi kami bukan soal, karena kami yakin semua tim akan lebih baik seiring waktu. UEA pasti akan lebih baik di Oktober nanti. Begitu juga kami. Itulah perlunya uji coba," ujar pelatih asal Sumatera Barat berlisensi A AFC ini.

Komposisi pemain kemarin malam berbeda saat Evan Dimas dkk melawan Oman U-19. Mengenai hal ini, Indra mengaku puas dengan skema alternatif tersebut.

"Apakah nanti diturunkan lagi di pertandingan kedua, tergantung hasil latihan nanti. Kita lihat saja. Tetapi komposisi alternatif ini cukup bagus," ujar Indra menutup pembicaraan.(tim/zamrudtv.com)

Jumat, 11 April 2014

Saatnya Milan Memanen Poin

PELAN tapi pasti Clarence Seedorf mulai menemukan formula yang tepat untuk memoles AC Milan. Dua kemenangan beruntun dan satu hasil imbang dalam tiga laga terakhir Rossoneri merepresentasikan hal itu.

Meski masih terlalu naif untuk menyebut Il Diavolo sudah menemukan kembali performa terbaiknya, jika melihat motivasi para pemain Milan saat ini, sepertinya mereka sudah kembali ke trek. Itu sebabnya bukan mustahil Kaka dkk bakal memetik kemenangan ketiga beruntunnya musim ini saat menghadapi Genoa di Stadion Comunale Luigi Ferraris, dini hari nanti.

Apalagi dari tujuh laga sebelumnya dengan the Grifone, Milan tidak pernah kalah. Persoalannya mungkin terletak pada para punggawa Il Diavolo sendiri.

Mampukah mereka bermain seperti di dua laga terakhir kala menggulung Chievo 3-0 pekan lalu dan menghantam Fiorentina 2-0, tiga hari sebelumnya. Bek tengah Daniele Bonera percaya Seedorf sudah menemukan cara yang mujarab untuk memetik poin penuh di Genoa.
“Seedorf sangat tenang meski kekalahan demi kekalahan memengaruhi semua orang.

Kami hanya perlu waktu untuk memahami ide-idenya,“ cetus Bonera dikutip Sky Sport Italia.
“Clarence ialah tipe pelatih yang suka berdialog. Jadi, kami semua harus memahami itu dan kenal satu sama lain,“ imbuhnya.
Dengan kompetisi yang hanya menyisakan tujuh kali lagi, Rossoneri memang membutuhkan banyak poin untuk mendongkrak posisinya. Apalagi jika mereka masih mau berlaga di kompetisi Eropa musim depan.

Saat ini Mario Balotelli dkk masih terpaku di urutan ke-11 dengan 42 poin dari 31 laga, atau defisit 7 angka dari rival sekota mereka Inter Milan yang ada di posisi kelima. Satu-satunya hal yang mungkin sedikit memusingkan Seedorf ialah ia tidak bisa menurunkan gelandang Michael Essien akibat cedera paha.

Di sisi lain, Genoa yang berada dua tingkat di bawah Milan (urutan 13) dengan 39 poin juga pasti tidak akan melepas begitu saja laga tersebut. Selain ingin membalas dendam, mereka juga tidak ingin dipermalukan di kandang sendiri. Sementara itu, Juventus mencanangkan kebangkitan saat menghadapi Livorno di kandang sendiri, di Stadion Juventus, dini hari nanti. Sebab dalam duel terakhirnya di Seri A, dua pekan lalu Bianconeri di luar dugaan takluk 0-2 dari Napoli yang membuat keunggulan mereka terpangkas menjadi hanya tinggal 8 angka dari runner-up AS Roma.

Saat ini Juve masih bercokol di puncak klasemen dengan 81 poin dari 31 laga. Sebaliknya, Livorno ada di urutan ke18 dengan 25 poin. (AP/Rtr/ Mln/R-3/MEDIA INDONESIA,07/04/2014,HAL:28)

Kamis, 10 April 2014

Gol CR7 Bangunkan Bocah dari Koma

KEMAMPUAN Cristiano Ronaldo dalam mencetak gol memang sudah tidak diragukan lagi. Hal itu sudah ia buktikan, baik di timnya saat ini, Real Madrid, maupun di timnas Portugal.

Namun, siapa yang menyangka bahwa salah satu gol yang dibuat pemain berjuluk CR7 itu mampu membangunkan seorang bocah berusia 14 tahun dari koma.

Seperti diberitakan majalah Polandia, Fakt, David Pawlaczyk, bocah asal Polandia penggemar Los Blancos, sudah mengalami koma selama tiga bulan akibat tertabrak oleh sebuah mobil tahun lalu. Atas saran dokter, orangtua David disarankan agar memasang headphone di telinga anaknya untuk memberikan stimulus agar sadar. Mereka pun memperdengarkan salah satu pertandingan Madrid.
Ajaibnya David terbangun setelah mendengar gol yang dicetak Ronaldo.

Kisah itu sampai juga ke manajemen Madrid. Pada tengah pekan lalu, David diundang untuk menyaksikan laga Madrid melawan Borussia Dortmund di Liga Champions. (AP/Rtr/Mln/R-3/MEDIA INDONESIA,07/04/2014,HAL:28)

Rabu, 09 April 2014

Arsenal tinggal Berharap Keajaiban

Dengan komposisi saat ini, Jose Mourinho mengaku lebih suka menjagokan Manchester City sebagai juara Liga Primer Inggris musim ini ketimbang timnya.

AMBISI Arsenal untuk bisa terus bersaing dalam perebutan gelar musimini sepertinya semakin memudar. Kekalahan 0-3 dari Everton di Goodison Park, tadi malam, tidak hanya membuat tim `Meriam London' itu semakin tertinggal dari tiga tim pesaing (Chelsea, Liver pool, dan Manchester City), tetapi bahkan juga mulai dikejar tim-tim di bawah mereka.

Dengan raihan 64 poin dari 33 laga, tim ‘Meriam London’ memang tetap berada di posisi keempat klasemen sementara. Namun, kini Arsenal hanya unggul satu poin dari the Toffees yang berada di bawah mereka.

Everton bahkan berpotensi menggeser posisi the Gunners lantaran masih punya cadangan satu pertandingan lagi. The Toffees sendiri kini mengumpulkan 63 poin dari 32 laga.

Boleh dibilang kini hanya keajaiban yang bisa mengantarkan the Gunners ke tampuk juara. Jika melihat performa Chelsea, Liverpool, ataupun City, arsitek Arsene Wenger sepertinya sudah harus lempar handuk.

Dalam duel di Goodison Park
tersebut, Everton memang berhasil memanfaatkan momentum. Dukungan dari para penonton yang sebagian besar pendukung mereka sukses dieksploitasi tim besutan Roberto Martinez itu.
Hasilnya pada menit ke-14 Steven Naismith sudah membuka keunggulan tuan rumah. Romelu Lukaku menambah keunggulan the Toffees sebelum ditutup gol bunuh diri Mikel Arteta menit ke-62.
Sebelum pertandingan, Martinez mengaku sudah yakin akan bisa mengalahkan Arsenal. Selain bermain di kandang sendiri, ia juga punya skuat yang bagus.

Arsitek asal Spanyol itu bahkan tidak ragu mengucapkan terima kasih pada arsitek Everton sebelumnya David Moyes yang meninggalkan skuat bagus.
“David Moyes meninggalkan dasar-dasar yang hebat dan pemain bagus. Itu sangat menguntungkan kami,“ tegas Martinez dikutip laman daring klub.

Tetap pesimistis Pada bagian lain, arsitek Chelsea Jose Mourinho mengaku tetap pesimistis dengan peluang timnya dalam meraih gelar Liga Primer Inggris musim ini. Alih-alih menjagokan timnya, juru taktik asal Portugal itu justru lebih memilih Manchester City sebagai favorit juara. Alasannya, pertama, City punya dua laga yang belum dimainkan.

Kedua, the Citizen hanya tertinggal dua poin dari Chelsea.
“Kami tidak melawan mereka (Manchester City). Boleh dibilang trofi itu sudah di tangan mereka,” ungkap Mourinho.
Lebih lanjut, mantan arsitek Inter Milan dan Real Madrid itu mengungkapkan salah satu kesalahan mereka musim ini ialah gagal dalam meraih poin di laga-laga tandang.

“Kami mendapatkan lebih banyak poin jika bermain di kandang, tetapi saat tandang kami gagal memaksimalkannya,” tegas the Happy One. (AP/Rtr/Sat/R-3/MEDIA INDONESIA,07/04/2014,HAL:27)

Senin, 07 April 2014

Cedera, Peluang Rodriguez Tipis

Peluang Manchester City untuk menjadi juara musim ini makin mengungat setelah menang 4-1 atas Southampton.
MANCHESTER City tetap menjaga peluang untuk menjadi kampiun Liga Primer musim ini. Dalam lanjutan Liga Primer di Stadion Etihad tadi malam, skuat Manuel Pellegrini menang 4-1 atas Southampton.

Dengan kemenangan itu, the Citizens terus menempel Liverpool di puncak klasemen. City saat ini mengoleksi 70 poin atau hanya terpaut 1 poin dari the Reds. Peluang untuk naik ke puncak klasemen terbuka lebar karena City masih mengantongi dua laga lebih sedikit.

Dalam duel itu City unggul lebih dulu lewat tendangan penalti Yaya Toure saat laga baru berjalan 2 menit setelah Edin Dzeko dijatuhkan di kotak terlarang. Namun, saat memasuki menit ke-37, Southampton menyamakan kedudukan dengan gol Rickie Lambert, juga lewat tendangan penalti.

The Citizens akhirnya sukses menambah dua gol pada injury time babak pertama. Samir Nasri menuntaskan kombinasi luar biasa City pada menit ke-46, sebelum Dzeko menutup babak pertama dengan golnya menit ke-48. Adapun gol penutup City dilesakkan Stevan Jovetic.

Kekalahan Southampton makin lengkap setelah striker Jay Rodriguez didera cedera parah. Berniat mengontrol bola sembari melompat, Rodriguez mendarat dengan posisi yang salah. Akibatnya, engkelnya bergeser dan ia tidak mampu lagi melanjutkan pertandingan.

Ironisnya, kejadian tersebut disaksikan pelatih timnas Inggris Roy Hodgson yang kebetulan berada di tribune penonton. Mantan pemain Burnley itu pun hanya bisa menangis saat tim medis menggotongnya ke luar lapangan. Karena cedera itu, peluang Rodriguez ke Brasil menipis.

Rodriguez ialah pemain yang sedang berjuang untuk masuk tim inti Inggris pada Piala Dunia 2014. Dia telah mencetak 17 gol bersama Southampton termasuk lima gol yang dicetaknya di empat laga terakhir.

Laga penting Sementara itu, pertandingan malam ini di Goodison Park akan menjadi laga krusial bagi Arsenal. `Meriam London' untuk sementara menempati posisi keempat dengan nilai 64 dari 32 laga. Adapun Everton berada di tangga kelima, cuma selisih 4 poin di belakang dengan menyimpan satu laga di tangan.

Oleh karena itu, laga tersebut menjadi laga wajib menang bagi anak-anak London utara demi mengamankan posisi.

“Ini kesempatan untuk maju, juga sebuah peluang untuk membuat jarak dengan Everton. Seperti yang saya katakan sebelumnya, setelah laga melawan Manchester City, kami memperhatikan siapa yang di depan dan yang di belakang,“ kata Wenger di situs resmi klub.

“Everton sebuah tim yang bagus, itulah mengapa mereka berada di tempat sekarang ini. Saya pikir di laga pertama,“ uajr Wenger.

Arsenal dan Everton sudah dua kali bertemu di musim ini, yakni di Liga Primer dan Piala FA. Catatannya ialah satu kali imbang dan satu kemenangan untuk Arsenal.

Malam nanti, jika mampu memetik poin penuh, Everton berpeluang menembus posisi empat besar. “Ini musim yang bagus. Masih ada 21 poin untuk diperebutkan. Ini bergantung pada berapa banyak yang bisa kami dapat,“ ujar pelatih Everton Roberto Martinez.(R-2/ MEDIA INDONESIA,06/04/2014;HAL: 6)

Setan Merah dalam Bahaya

PELATIH Manchester United David Moyes akan menyiapkan Javier ‘Chicarito’ Hernandez dan Danny Welbeck jika kondisi Wayne Rooney belum ada kemajuan setelah mengalami cedera saat melawan Bayern Muenchen di laga kedua perempat fi nal Liga Champions (10/4).
Wazza, begitu Rooney dipanggil, cedera ujung jari kaki saat leg pertama di Old Trafford. Itu sebabnya Moyes pun tidak memasukkan Rooney pada duel melawan Newcastle United tadi malam.

Padahal, ‘Setan Merah’ juga sudah kehilangan Robin van Persie yang juga mengalami cedera saat melawan Olimpiakos pada leg kedua babak 16 besar (20/3).

“Cedera ujung kaki selalu sulit. Kadang cedera tersebut tak begitu terasa sakit. Malah pemain bisa bilang cederanya telah pulih,” kata Moyes. “Akan tetapi, semuanya harus dipastikan lebih dulu. Ditakutkan ada patah atau keretak an tulang di ujung kakinya.
cederanya telah pulih,“ kata Moyes.

“Akan tetapi, semuanya harus dipastikan lebih dulu.
Ditakutkan ada patah atau keretak an tulang di ujung kakinya. Kami segera melakukan pengecek an terhadap kondisi Rooney.'' Welbeck dan Chicarito selama ini memang bukan pilihan utama sejak Moyes menggantikan peran Sir Alex Ferguson. Keduanya hanya dimainkan jika Rooney dan Van Persie tidak dimainkan.

“Dia (Rooney) punya cedera yang buruk di jari kakinya dan tidak hanya akan jadi masalah untuk laga ini (Newcastle), ini juga bisa menjadi masalah untuk laga kontra Muenchen,“ imbuh Moyes.
“Kami perlu memonitornya.

Kami akan memberinya perawatan selama akhir pekan dan melihat kembali apakah kami bisa mempercepat pemulihannya.'' Di kandang Muenchen, Allianz Arena, the Red Devils mengusung misi berat.
Mereka wajib meraih keme nangan atau imbang angan atau imbang dengan mencetak dua gol lebih agar bisa melangkah ke semifinal. (AP/Rtr/ Era/R-2/ MEDIA INDONESIA,06/04/2014;HAL: 6)

Sabtu, 05 April 2014

Ronaldo lagi Ronaldo Lagi

CRISTIANO Ronaldo kini menyamai prestasi Lionel Messi untuk urusan mencetak gol di Liga Champions.
Dengan tambahan satu gol saat Real Madrid menang 3-0 atas Borussia Dortmund pada leg kedua perempat final Liga Champions di Santiago Bernabeu kemarin dini hari, total Ronaldo telah melesakkan 14 gol. Itu artinya menyamai prestasi Messi yang melakukannya pada musim 2011/2012.

Secara total , Ronaldo mengemas 44 gol di semua ajang musim ini. Kemudian diikuti bintang PSG, Zlatan Ibrahimovic, dengan 40 gol dan bintang Messi dengan 36 gol.

Ronaldo juga telah memiliki caps 100 di kompetisi kasta tertinggi Benua Eropa itu. Dia menjadi orang Portugal kedua setelah Luis Figo yang telah tercatat tampil di 103 laga.

Bagi Madrid, tambahan tiga gol ke gawang Dortmund menempatkan klub asal ibu kota Spanyol itu sebagai tim paling subur di Liga Champions dengan 29 gol.

Tim asuhan Carlo Ancelotti itu selalu mencetak gol di setiap laga dan memiliki rata-rata lebih dari tiga gol di setiap laga (3,6). Gol-gol tersebut tercipta baik di laga kandang maupun tandang.

Namun, di balik euforia Ronaldo, mantan pangeran Manchester United itu harus ditarik keluar di babak kedua karena cedera lutut.
Ancelotti mengakui cedera Ronaldo tidak terlalu serius.

“(Cristiano) Ronaldo memiliki masalah lutut, tapi saya menariknya untuk menghindari risiko,“ jelas Ancelotti di situs UEFA. “Ia tidak cedera, cuma sedikit masalah kecil.“

Bagi Dortmund, kekalahan itu membuat Juergen Klopp meradang. Klopp sampai menyebut Dortmund kalah karena kesalahan sendiri.
Tercatat, Dortmund punya 11 percobaan untuk mencetak gol, tapi hanya 2 yang tepat sasaran dan tak ada yang berbuah jadi gol.
Sebaliknya, Madrid begitu dominan. Los Blancos melepaskan 20 tembakan sepanjang laga, 11 di antaranya tepat sasaran. Gareth Bale, Isco, dan Ronaldo menjadi ketiga pencetak gol Madrid.

“Saya tidak akan membuat janji apa pun untuk leg kedua,“ ujar Klopp.
“Akan tetapi, kami ingin bermain dengan atraktif dan memenangi laga. Jika pada akhirnya kami menang, kita lihat saja berapa selisihnya,“ kata Klopp. (AP/Rtr/Era/R-4/MEDIA INDONESIA,04/04/2014;HAL:28)

 
Berita Bola Terkini. Diberdayakan oleh Blogger.