Rabu, 23 April 2014

Dilema Kiper Pinjaman

SELEPAS undian babak semifinal Liga Champions di markas UEFA di Nyon, Swiss, Jumat (11/4), kubu Chelsea langsung bereaksi.Klub milik Roman Abramovich itu mengingatkan Atletico Madrid soal perjanjian yang menyebutkan kiper Thibaut Courtois tidak bisa diturunkan jika kedua tim bertemu.

Kiper timnas Belgia berusia 21 tahun tersebut sejatinya milik Chelsea yang dipinjamkan ke klub elite La Liga itu. Namun, dalam salah satu klausul, Atletico boleh memainkan Courtois jika mau membayar kompensasi sebesar 5 juta pound (Rp133 miliar) untuk dua laga--sebuah angka yang besar untuk sekadar tampil dalam dua laga saja.

Presiden Atletico Enrique Cerezo mengaku tidak bisa memenuhi permintaan Chelsea.
Bahkan klub kandidat juara La Liga itu sudah siap dengan skenario terburuk, yakni menurunkan kiper cadangan Dani Aranzubia.Beruntung, UEFA bergerak cepat. Dengan alasan menjaga integritas kompetisi, mereka mengizinkan Courtois tetap ikut bertanding.

UEFA menonaktifkan segala klausul yang merintangi klub untuk menurunkan pemain dalam sebuah pertandingan di kancah Europa.‘Integritas kompetisi ialah prinsip fundamental UEFA’, tulis asosiasi itu dalam pernyataannya. Regulasi Liga Champions atau Liga Europa sudah menetapkan larangan bagi klub yang menggunakan atau mencoba menghalangi pemain lawan tampil atau tidak tampil dalam sebuah laga.

‘Artinya, ketetapan apa pun dalam kontrak personal antarklub terkait yang berfungsi memengaruhi pemain lawan untuk bisa tampil dinyatakan nol, dihindarkan, dan tak dapat dilaksanakan’.
Setelah putusan itu, Marca mengabarkan Chelsea dan Atletico sudah bertemu untuk membahas masalah tersebut. Mereka bisa mencapai kesepakatan di bawah tangan. Courtois boleh bermain, tetapi Atletico harus membayar sejumlah uang kepada Chelsea.

Selain itu, Marca juga menduga Atletico dan Chelsea sudah mencapai kesepakatan perihal peminjaman Courtois untuk musim depan. Untuk itu, Atletico harus membayar cukup mahal untuk peminjaman musim depan. Orangtua Courtois pun angkat bicara. Untuk musim depan (musim keempat), mereka mengisyaratkan sang anak akan tetap di Spanyol.

“Saya pikir dia separuh orang Spanyol saat ini,” ungkap ibu Courtois, Gitte Lambrechts, saat ditanya tentang kepindahan anaknya ke Chelsea. “Sekarang dia harus melihat apa yang Chelsea katakan. Baginya, saya pikir, hal terpenting ialah dia bermain untuk klub yang bagus dengan tim yang bagus dan setinggi mungkin,” tambahnya.

Seakan mengamini apa yang dikatakan sang istri, Thierry Courtois juga mengisyaratkan Courtois akan bertahan di Spanyol.“Saya pikir sebagian besar kariernya akan dia habiskan di Spanyol. Dia bisa bermain untuk 14 tahun ke depan dan sebagian besar mungkin akan dia lakukan di Spanyol,” ujarnya. (AP/Rtr/ Era/R-4) Media Indonesia, 21/04/2014, hal 28

Everton Tambah Derita Moyes

Meski tipis, Barcelona terus berusaha mempertahankan harapan mereka merebut trofi La Liga musim ini. REUNI David Moyes dengan mantan tim besut annya, Everton, ternyata tidak berakhir manis. Alih-alih menuai senyum, juru taktik asal Skotlandia itu justru harus mengalami mimpi buruk setelah timnya, takluk 0-2.

Kekalahan di Goodison Park, kemarin, itu bukan saja menambah deret kekalahan ‘Setan Merah’ musim ini, melainkan juga mengakhiri mimpi Wayne Rooney dkk untuk berlaga di Liga Champions musim depan.

Akibat kekalahan itu, MU tetap mengoleksi 57 poin dari 34 laga. Dengan empat laga tersisa, peluang ‘Setan Merah’ untuk merebut posisi keempat, sebagai syarat terakhir untuk bisa berlaga di Liga Champions, sudah mustahil.

Mereka kini tertinggal 13 angka dari Arsenal yang berada di urutan keempat dengan 70 poin dari 35 laga. Ironisnya lagi, pasukan Old Trafford itu juga terancam absen di Liga Europa dan itu berarti mereka hanya akan bermain di liga lokal musim depan.
Everton sendiri kini ada di posisi kelima dengan 69 angka.

Dengan kata lain, MU harus memenangi pertandingan sisa sambil berharap the Toffees dan peringkat keenam Tottenham Hotspur selalu kalah hingga akhir musim. Moyes sadar bahwa statistik itu tidak menguntungkan timnya. Suksesor Alex Ferguson itu pun bertekad akan tampil habishabisan sampai akhir musim nanti untuk menjaga kehormatan tim.

“Kami akan melakukan segalanya untuk memenangi pertandingan sisa. Kami juga sudah mulai merancang tim yang akan berkompetisi di papan atas Liga Primer musim depan,” ujar mantan arsitek Everton itu.

Dalam duel di Goodison Park tersebut, MU lagi-lagi memang menunjukkan performa buruk.
Betul, mereka berhasil menguasai bola, tetapi selalu gagal dalam penyelesaian akhir. Sampai akhirnya petaka itu terjadi lewat penalti Leighton Baines (28’) dan gol Kevin Mirallas (43').

Itulah kekalahan ke-11 `Setan Merah' musim ini dan sekaligus menjadi musim terburuk dalam sejarah klub. Dari 17 pertandingan melawan tim 10 besar musim ini, United bahkan hanya memenangi tiga di antaranya dan mengemas total 13 poin.

Hingga akhir Berbeda dengan MU, Barcelona berhasil menjaga peluang mereka menjuarai La Liga. Kesuksesan itu didapat El Barca setelah menang 2-1 atas Athletic Club, kemarin. Meski begitu Los Cules sempat tertinggal lebih dulu lewat Aritz Aduriz (50'). Untungnya, menit ke-72, Pedro mampu menyamakan skor sebelum Lionel Messi menyegel kemenangan 2-1, 2 menit kemudian. Hasil itu membuat Barca mengumpulkan 81 angka dan menguntit peringkat satu Atletico Madrid yang mengumpulkan 85 poin.

Arsitek Blaugrana Tata Martino memuji anak-anak asuhnya yang bermain penuh keberanian. “Momentum tidak berada pada kami.
Untungnya kami tampil berani dan mampu mengejar keterting galan sebelum membalikkan keadaan,“ sanjung Martino.

Bagi Andres Iniesta, keme nangan itu mengindikasikan timnya bakal terus berjuang meski peluang juara masih kecil.
Mereka berharap Real Madrid dan Atletico yang masih berjuang di Liga Champions, pekan ini, tergelincir karena kelelahan.
“Segala hal masih bisa terjadi, apalagi rival-rival kami akan memainkan jadwal padat. Kami harus bisa memanfaatkan situasi . ini,“ tandasnya. (AP/Rtr/R-4) Media Indonesia, 21/04/2014, hal 27

Chelsea Siap Terus Tekan Liverpool

Dengan empat laga tersisa, peluang Chelsea dan Liverpool untuk menjadi juara amat mungkin akan ditentukan di Anfield. CHELSEA berteka duntuk terus memberi tekanan kepada pemun cak klasemen sementara Liga Primer, Liverpool, hingga kompetisi berakhir. Untuk itu, mereka akan berusaha memetik poin penuh dalam duel melawan Sunderland di Stamford Bridge, nanti malam.

Bukan pekerjaan mudah memang. Sebab tim besutan Gus Poyet itu baru saja mendapat suntikan moral setelah sukses menahan imbang kandidat juara lainnya, Manchester City, 2-2 di Stadion Etihad, tengah pekan lalu. Aston Villa dan Crystal Palace, kepercayaan diri the Blues baru pulih dengan mengalahkan Stoke City dan Swansea City.

“Itu akan menjadi laga yang sangat sulit. Apalagi kami baru saja memainkan tiga pertandingan dalam waktu yang berdekatan. Namun, itulah mengapa kami menjadi salah satu klub elite di Inggris dan Eropa,” tukas kiper Chelsea Petr Cech.

Menurut penjaga gawang asal Republik Ceko tersebut, kemenangan atas the Black Cats sangat penting buat mereka. Sebab mereka akan mengudeta the Kops dari puncak klasemen. Meski mungkin jadi pemuncak hanya sehari, hal itu akan memberi tekanan bagi Luis
Surez dkk yang baru bertanding besok melawan Norwich City. Saat ini, Chelsea berada di posisi kedua dengan 75 poin dari 34 laga, atau hanya terpaut 2 angka dari Liverpool.

Dengan empat laga tersisa, peluang kedua tim untuk menjadi kampiun Liga Primer musim ini memang masih terbuka lebar dan itu amat mungkin akan ditentukan di Anfi eld, pekan depan. Di sisi lain, the Black Cats juga membutuhkan banyak poin untuk mengindari degradasi. Saat ini Sunderland masih berkubang di dasar klasemen dengan 26 poin dari 33 laga. Mereka tertinggal 3 angka
dari tim peringkat 19 Cardiff City dan 4 poin dari Fulham.

Namun, keduanya sudah memainkan 34 laga. “Kami sudah menunjukkan performa yang luar biasa saat melawan City. Hal itu sedikit banyak memberi kami kepercayaan diri untuk menghadapi Chelsea,” tukas Poyet. “Kami hanya perlu melupakan lawan dan konsentrasi hanya pada diri sendiri ,” imbuh juru taktik asal Uruguay itu.

Sayangnya, Poyet tidak bisa menurunkan semua pemain terbaiknya. Selain kehilangan Phil Bardsley yang diskors, ia juga tidak bisa menurunkan Ki Sung-Yueng (cedera otot), dan Steven Fletcher (cedera pergelangan kaki). Media Indonesia, 19/04/2014, Hal : 24

Selasa, 22 April 2014

Kabau Sirah Geser Persib di Wilayah Barat

SEMEN Padang mendobrak dominasi Arema Indonesia dan Persib Bandung di klasemen Wilayah Barat Indonesia Super League (ISL). Kemarin, mereka resmi menjadi raja tabel setelah membawa pulang poin penuh di Stadion Brawijaya Kediri setelah menang dari Persik Kediri 2-1.

Kini tim berjuluk `Kabau Sirah' itu mengumpulkan poin sama 16 dengan Persib Bandung. Namun, tim asal Padang, Sumatra Barat, itu unggul head to head meski kalah agregat dari klub kebanggaan masyarakat Bandung tersebut sehingga patut duduk di posisi teratas.

Sebenarnya, kedua tim bermain dengan seimbang di 15 menit pertama pertandingan dengan tempo sedang. Akan tetapi, selepas 20 menit, tuan rumah justru mengendurkan irama permainan sehingga dimanfaatkan Semen Padang untuk mencetak angka.
Gol bagi tim besutan Jafri Sastra itu terjadi di menit 29. Esteban Vizcarra memecah kebuntuan lewat eksekusi penalti sekaligus menjadi satu-satunya lesakan yang tercipta di paruh pertama.

Tak ingin menanggung malu di depan pendukung sendiri, Persik menggencarkan serangan di babak kedua. Justru tim tamu yang berhasil menggandakan skor di menit 85, lagi-lagi melalui kaki Vizcarra.

Kebobolan dua gol membuat suporter tuan rumah meradang. Mereka bahkan meneriakkan desakan pemecatan ter hadap pelatih Hartono Ruslan. `Macan Putih' memang akhirnya mampu menyarangkan gol balasan di saat injury time lewat Dimas Galih.

Ini merupakan hasil buruk keempat Persik. Juara pada 2003 dan 2006 ini pun makin terbenam di dasar klasemen dengan nilai dua dan menjadi tim kedua yang belum pernah menang musim ini selain Persiba Bantul di wilayah timur.

Meski unggul, posisi Semen Padang ini bisa tidak bertahan lama karena Persib akan kembali berlaga, Minggu (20/4).
`Maung Bandung' akan dijamu Gresik `Maung Bandung' akan dijamu G United di Stadion Petrokimia meski sebelumnya dikabarkan batal karena tidak ada izin ke polisian.

“PT LI tidak dapa mengabulkan per mohonan per ubahan jadwal Gresik United vs Persib Bandung, tapi laga bisa di jalankan dengan beberapa opsi,“ kata CEO PT LI Joko Driyono. (Ash/R-1) Media Indonesia, 17/04/2014, hal 28

Senin, 21 April 2014

Singo Edan Tentukan Nasib

AREMA Indonesia akan melakoni partai hidup dan mati melawan Selangor FA dalam lanjutan penyisihan Grup F AFC Cup 2014 di Stadion Kanjuruhan, hari ini. Kemenangan akan langsung me ngantar `Singo Edan' ke babak 16 besar sebagai runner-up grup.

Sebaliknya, kekalahan akan membuat langkah tim asal Kota Malang itu ke perdelapan final akan berat karena tergusur dari posisi kedua. Saat ini, Arema berada di bawah pemuncak klasemen Hanoi T&T dengan raihan 7 poin, sedangkan Selangor mengintai di bawah mereka dengan nilai 5. Meski masih ada satu laga tersisa, pekan depan, peluang Firman Utina dkk dipastikan bakal sulit lantaran mereka harus bertandang ke markas Hanoi T&T. Padahal, bermain di Kanjuruhan saja mereka dibantai Hanoi T&T 1-3.
Pelatih Arema Suharno pun menyadari situasi sulit timnya. “Fokus kami sekarang ialah melawan Selangor FA.

Itu pertandingan yang menentukan. Meskipun babak penyisihan belum selesai, laga melawan Selangor sangat penting,” kata Suharno.
Dalam pertemuan pertama di Malaysia pada 25 Februari silam kedua tim bermain imbang 2-2. Itu sebabnya meski
bermain di kandang sendiri, Arema tidak lantas diunggulkan.

Fakta menunjukkan Selangor menjadi satu-satunya tim di Grup F yang mampu menumbangkan wakil Vietnam itu dengan skor 3-1. Ditambah lagi, performa ‘Singo Edan’ tengah limbung seusai dikalahkan Persib Bandung 2-3 dari Persib Bandung di lanjutan Indonesia Super League, akhir pekan lalu.

Sementara itu, dari lanjutan kompetisi dalam negeri Persipura Jayapura sukses memetik poin penuh setelah menaklukkan Persebaya Surabaya 2-1 di Stadion Mandala, Jayapura, kemarin. Hasil itu

membuat ‘Mutiara Hitam’ naik peringkat ke posisi tiga klasemen Wilayah Timur dengan 12 poin dari 6 laga. Sebaliknya, Persebaya melorot ke urutan kelima dengan 11 poin dari 8 laga.

Sayangnya, kemenangan Persipura itu dinodai dengan keributan antara pelatih mereka, Jacksen F Tiago, dan Kapten Persebaya, Greg Nwokolo, dalam konferensi pers selepas laga. Meski tidak sampai memicu keributan hebat, insiden itu dikhawatirkan bakal berlanjut. Apalagi keduanya sempat perang kata-kata seusai dilerai polisi dan panitia pertandingan. (R-4/MEDIA INDONESIA, 15/04/2014, HALAMAN : 27)

Timnas U-19 makin Menjanjikan

Bukan tidak mungkin Indra Sjafrie akan menurunkan skuat yang sama dalam laga uji kedua melawan UEA U-19. TIM nasional U-19 terus menunjukkan grafi k performa yang meningkat selama menjalani tur Timur Tengah.
Puncaknya ketika ‘Garuda Jaya’ sukses membabat skuat junior terbaik Asia 2008 Uni Emirat Arab dengan skor telak 4-1 di Dubai, Senin (14/4) malam lalu.

Itu menjadi kemenangan terbesar Evan Dimas dkk selama melakoni laga uji coba di Timur Tengah. Sebelumnya, timnas U-19 takluk 1-2 di tangan Oman pada uji tanding pertama dan menang 2-1 atas lawan yang sama, dua hari kemudian.
Meski demikian, performa yang makin menjanjikan itu belum membuat pelatih Indra Sjafrie berpuas diri. Ia ingin anak-anak asuhannya terus meningkatkan kemampuan mereka sampai mencapai performa puncak di kualifikasi final Piala Asia U-19, Oktober mendatang.

Ia tidak mau hanya karena hasil uji coba tersebut, para pemainnya menjadi besar kepala dan merasa layak menjadi salah satu tim favorit di turnamen yang akan berlangsung di Myanmar tersebut.

Pasalnya, sejatinya semua tim masih berpeluang untuk berkembang.
“Kami yakin semua tim akan lebih baik seiring dengan waktu. UAE pasti akan lebih baik pada Oktober nanti, begitu juga kami. Itulah perlunya uji coba,“ kata Indra, seperti dikutip dari rilis Badan Tim Nasional, kemarin.
Yang jelas, lanjut juru taktik asal Sumatra Barat itu, ia merasa puas dengan kecepatan pemainnya dalam beradaptasi dengan iklim di Arab.

Cuaca yang panas dan kering sempat membuat mereka kesulitan di laga perdana.

Namun, kesulitan itu tampak telah hilang di laga terakhir.
Kemenangan 4-1 itu juga membuat Indra tidak lagi mengeluhkan soal lambannya para pemain dalam melakukan penetrasi di menitmenit awal. Ia pun menampik trengginasnya penampilan Paolo Sitanggang dkk lantaran lawan yang tidak turun dengan skuat terbaik.
“Memang ada 3 atau 4 pemain inti mereka yang tidak turun. Namun, buat kami itu bukan masalah,“ imbuh Indra.

Kejelian rotasi Salah satu kunci keberhasilan timnas U-19 sebenarnya kejelian Indra Sjafrie dalam melakukan rotasi pemain. Itu sebabnya, bukan mustahil Indra kembali akan menurunkan skuat itu saat menjalani laga kedua dengan UEA U-19 di Stadion Zeyab Awana, Al Khawaneej, FA UAE Complex, hari ini.

Setidaknya akan ada tiga nama yang mengisi starting line-up dalam laga nanti, yakni Awan Setho, Ryuji Utomo, dan Paulo Sitanggang. Meski mereka tidak diturunkan saat melawan Oman, kehadiran ketiganya cukup membawa banyak perubahan dalam permainan tim.

“Apakah (mereka) akan diturunkan lagi di match kedua, tergantung hasil latihan.
Tetapi, komposisi alternatif ini cukup bagus,“ ujar Indra.

Keempat gol `Garuda Jaya' saat menaklukkan UEA di laga pertama itu dicetak Ilham Udin (42'), Evan Dimas (66'), Septian David Maulana (77'), dan Dimas Drajad (90+').

Adapun satu-satunya gol UEA disumbangkan Abdullah Ganem (47').
Rotasi pemain juga dibutuhkan Indra untuk melihat potensi 29 pemain yang dibawanya. Ia ingin menemukan komposisi terbaik untuk Piala Asia 2014 nanti, termasuk jika turun tanpa playmaker Evan Dimas.

Setelah menghadapi UEA U-19 malam nanti, timnas U-19 diagendakan menjalani laga uji coba terakhir melawan klub Al-Shabab. (R-4/MEDIA INDONESIA, 15/04/2014, HALAMAN : 27)

Indra Sjafri Puji Lapis Kedua Timnas U-19

Timnas U-19 yang dikenal dengan sebutan Garuda Jaya telah kembali ke Indonesia setelah menuntaskan lima laga ujicoba di Timur Tengah. Dalam lima laga itu, pelatih kepala Indra Sjafri memuji para pemain lapis keduanya yang menunjukan peningkatan.

Indra Sjafri menyebutkan secara umum para pemain mengalami peningkatan kualitas. "Namun ada beberapa pemain yang sangat berkembang pada Tur Timur Tengah ini," kata Indra melalui rilis kepada wartawan.

Diantara pemain yang meningkat permainannya adalah para pemain lapis ke dua, atau pemain yang biasa turun sebagai cadangan. Mereka adalah Dimas Drajad, Septian David Maulana, Ryuji Utomo, dan Paolo Sitanggang.

Dimas Drajatd yang selama ini menjadi pelapis, justru tampil lebih tajam ketimbang striker utama Muchlis Hadi. Dimas selalu mencetak satu gol dalam empat laga yang dilakoninya. Dari empat laga itu , tiga diantaranya bahkan turun sebagai pemain pengganti pada babak kedua.

Sementara Muchlis, hanya mampu mencetak satu gol dari empat kali penampilannya sebagai starter. Yakni pada uji coba keempat saat mengalahkan Uni Emirat Arab (UEA) dengan skor tipis 2-1, 16 April.

Kemudian, winger Septian David Maulana juga patut mendapat apresiasi. Pelapis Maldini Pali di sayap kanan ini, tampil cukup impresif dengan mencetak satu gol. Gol itu tercipta pada uji coba ketiga yang merupakan pertemuan pertama melawan UEA, 14 April. Hebatnya, Septian David mencetak gol tersebut ketika baru dimainkan selama dua menit. Indonesia menang dengan skor telak 4-1.

Septian sebelumnya juga berkontribusi atas kemenangan 2-1 melawan Oman pada laga kedua.

Sedangkan penampilan bek Ryuji Utomo juga terbilang padu ketika diduetkan dengan Hansamu Yama. Ryuji yang juga memiliki postur tinggi sama seperti Hansamu, beberapa kali mampu mementahkan serangan-serangan bola atas yang datang dari pemain lawan.

Namun begitu Indra Sjafri memiliki beberapa catatan terkait kelemahan permainan tim. Salah satunya antisipasi bola-bola lambung. Maklum, gawang Indonesia tercatat kebobolan empat kali melalui sundulan.

"Antisipasi crossing dan efektifitas bermain jadi beberapa hal yang menjadi perhatian khusus tim pelatih untuk dibenahi," tutur Indra.



Timnas U-19 Bakal Lakoni Tour Nusantara Jilid 2
Jakarta, Zamrudtv -- Usai melakoni Tour Nusantara (Jawa dan Kalimantan) serta Tour Timur Tengah, Timnas U-19 bakal menjalani Tour Nusantara jilid dua. Tour Nusantara jilid dua ini direncanakan bakal digelar akhir Mei hingga Juni 2014.

Sekretaris Jenderal PSSI Joko Driyono, Minggu(20/4) menyebutkan, Tour Nusantara ke dua itu akan digelar di pulau Sumatera, Papua dan Jawa Barat.

"Kemungkinan akan menyambangi Sumatera, Papua, dan Jawa Barat. Tapi ini masih akan dibicarakan dengan pelatih Indra Sjafri," kata Joko.

Sebelumnya, pada tur Nusantara tahap pertama, timnas U-19 berkeliling ke Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan. (tim/zamrudtv.com)

 
Berita Bola Terkini. Diberdayakan oleh Blogger.