Tampilkan postingan dengan label Manchester. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manchester. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Februari 2016

Chelsea Tantang Manchester City

LAGA akbar bakal terjadi di putaran kelima Piala FA, ketika dua raksasa Liga Primer Chelsea menantang Manchester City. Pertandingan akan dilangsungkan 20-21 Februari ini dengan the Blues sebagai tuan rumah dalam partai di Stamford Bridge itu.

Meski tertatih-tatih di Liga Primer, skuat Guus Hiddink itu menang mudah atas tim Championships Milton Keynes Dons 5-1, kemarin dini hari. Oscar mencetak hattrick, sedangkan Eden Hazard membukukan gol perdana musim ini dan satu lesakan lain dibuat oleh Bertrand Traore.

Senin, 03 November 2014

Saatnya Kembali ke Jalur Juara

Meski memiliki catatan bagus dalam pertemuan pertemuan terakhir dengan MU, City tengah mengalami pekan yang buruk. DUDUK di peringkat delapan pada pekan kesembilan Liga Primer tentu bukanlah target yang diinginkan Manchester United ketika memulai musim ini. Mereka harus berjuang lebih keras, apalagi pekan ini akan melakoni derby kontra Manchester City di Etihad, malam nanti.

Pelatih United Louis van Gaal menyebut timnya tengah berada dalam performa terbaik setelah bermain imbang 1-1 dengan pemuncak klasemen sementara Chelsea. Hasil itu dinilainya sebagai gambaran mental para pemain yang tak menyerah hingga peluit akhir berbunyi.

“Sekali lagi, kami membuktikan bisa membalikkan kondisi negatif menjadi hasil positif. Ini sinyal bagus menjelang pertandingan Minggu (melawan City) ini,“ kata Van Gaal. Pemain anyar the Red Devils Luke Shaw pun mengakui ada tekanan tersendiri jelang derby Manchester ini. Selain mempertaruhkan gengsi merah dan biru langit, ia juga memandang partai ini dengan realistis, yakni 3 poin akan kembali menempatkan MU di jalur perebutan juara musim ini.

“Sangat jelas bahwa partai ini sangat berarti bagi semua elemen klub. Apalagi, 3 poin nanti akan membawa kami ke jalur juara,“ ujar Shaw seperti dilansir situs resmi klub. Kini, United berada jauh dari puncak, selisih 10 angka dari Chelsea. Demikian juga dengan Manchester City. Kekalahan 1-2 dari West Ham pekan lalu makin menjauhkan mereka dari the Blues dengan pautan enam angka.

Sang juara bertahan pun kini turun ke posisi tiga di bawah Southampton dengan selisih 2 poin. `Tetangga yang Berisik', julukan City, sadar bahwa kekalahan atau bahkan hanya imbang di partai klasik nanti akan kian menyulitkan langkah mereka mempertahankan mahkota musim ini.

Dalam empat tahun terakhir, dari delapan pertemuan kandang-tandang, City mengantongi 5 kemenangan, 2 kekalahan, dan 1 imbang. Dalam empat laga di kandang yang masih bernama City of Manchester, tim `Biru Langit' menggenggam 2 kemenangan, 1 imbang, dan 1 kekalahan.

Namun, catatan paling fenomenal dalam empat tahun terakhir terjadi musim lalu kala City menang dalam dua pertemuan dengan skor telak 4-1 dan 3-0. Pertahanan Meski demikian, penampilan City belakangan ini cukup memprihatinkan. Dalam tiga penampilan terakhir, Sergio Aguero dan kawan-kawan tidak pernah menang dan hanya mengemas 1 poin.

Dimulai dari imbang 2-2 dengan CSKA Moscow di Liga Champions, disusul kekalahan 1-2 dari West Ham, dan menyerah 0-2 dari Newcastle United di babak 16 besar Piala Liga. Pelatih Manuel Pellegrini sadar tiga rentetan hasil buruk itu ialah sinyal bahaya jelang derby Manchester. Itu kali pertama di musim ini City kebobolan enam gol dalam tiga laga dan hanya menjaringkan tiga bola ke gawang lawan.

“Kami kebobolan dua gol di tiap pertandingan dan hanya mencetak sedikit gol dari banyaknya peluang yang kami dapatkan. Ini bukan permainan kami biasanya,“ tukas Pellegrini. Yang menambah suasana makin buruk, Pellegrini harus menjamu MU tanpa David Silva. Gelandang asal Spanyol itu harus ditarik keluar hanya 8 menit setelah kick-off kontra Newcastle dengan keluhan sakit di lutut kiri. Untungnya, Samir Nasri telah pulih dari cedera pangkal paha dan siap menggantikan Silva. Itu akan menjadi partai Liga Primer perdana Nasri pascacedera, September lalu. “Ia (Nasri) sudah berlatih secara normal. Tidak ada keraguan, dia akan kembali ke skuat,“ imbuh juru taktik asal Cile itu.(Berbagai sumber) Media Indonesia, 2/11/2014, halaman 6

Senin, 07 April 2014

Cedera, Peluang Rodriguez Tipis

Peluang Manchester City untuk menjadi juara musim ini makin mengungat setelah menang 4-1 atas Southampton.
MANCHESTER City tetap menjaga peluang untuk menjadi kampiun Liga Primer musim ini. Dalam lanjutan Liga Primer di Stadion Etihad tadi malam, skuat Manuel Pellegrini menang 4-1 atas Southampton.

Dengan kemenangan itu, the Citizens terus menempel Liverpool di puncak klasemen. City saat ini mengoleksi 70 poin atau hanya terpaut 1 poin dari the Reds. Peluang untuk naik ke puncak klasemen terbuka lebar karena City masih mengantongi dua laga lebih sedikit.

Dalam duel itu City unggul lebih dulu lewat tendangan penalti Yaya Toure saat laga baru berjalan 2 menit setelah Edin Dzeko dijatuhkan di kotak terlarang. Namun, saat memasuki menit ke-37, Southampton menyamakan kedudukan dengan gol Rickie Lambert, juga lewat tendangan penalti.

The Citizens akhirnya sukses menambah dua gol pada injury time babak pertama. Samir Nasri menuntaskan kombinasi luar biasa City pada menit ke-46, sebelum Dzeko menutup babak pertama dengan golnya menit ke-48. Adapun gol penutup City dilesakkan Stevan Jovetic.

Kekalahan Southampton makin lengkap setelah striker Jay Rodriguez didera cedera parah. Berniat mengontrol bola sembari melompat, Rodriguez mendarat dengan posisi yang salah. Akibatnya, engkelnya bergeser dan ia tidak mampu lagi melanjutkan pertandingan.

Ironisnya, kejadian tersebut disaksikan pelatih timnas Inggris Roy Hodgson yang kebetulan berada di tribune penonton. Mantan pemain Burnley itu pun hanya bisa menangis saat tim medis menggotongnya ke luar lapangan. Karena cedera itu, peluang Rodriguez ke Brasil menipis.

Rodriguez ialah pemain yang sedang berjuang untuk masuk tim inti Inggris pada Piala Dunia 2014. Dia telah mencetak 17 gol bersama Southampton termasuk lima gol yang dicetaknya di empat laga terakhir.

Laga penting Sementara itu, pertandingan malam ini di Goodison Park akan menjadi laga krusial bagi Arsenal. `Meriam London' untuk sementara menempati posisi keempat dengan nilai 64 dari 32 laga. Adapun Everton berada di tangga kelima, cuma selisih 4 poin di belakang dengan menyimpan satu laga di tangan.

Oleh karena itu, laga tersebut menjadi laga wajib menang bagi anak-anak London utara demi mengamankan posisi.

“Ini kesempatan untuk maju, juga sebuah peluang untuk membuat jarak dengan Everton. Seperti yang saya katakan sebelumnya, setelah laga melawan Manchester City, kami memperhatikan siapa yang di depan dan yang di belakang,“ kata Wenger di situs resmi klub.

“Everton sebuah tim yang bagus, itulah mengapa mereka berada di tempat sekarang ini. Saya pikir di laga pertama,“ uajr Wenger.

Arsenal dan Everton sudah dua kali bertemu di musim ini, yakni di Liga Primer dan Piala FA. Catatannya ialah satu kali imbang dan satu kemenangan untuk Arsenal.

Malam nanti, jika mampu memetik poin penuh, Everton berpeluang menembus posisi empat besar. “Ini musim yang bagus. Masih ada 21 poin untuk diperebutkan. Ini bergantung pada berapa banyak yang bisa kami dapat,“ ujar pelatih Everton Roberto Martinez.(R-2/ MEDIA INDONESIA,06/04/2014;HAL: 6)

Setan Merah dalam Bahaya

PELATIH Manchester United David Moyes akan menyiapkan Javier ‘Chicarito’ Hernandez dan Danny Welbeck jika kondisi Wayne Rooney belum ada kemajuan setelah mengalami cedera saat melawan Bayern Muenchen di laga kedua perempat fi nal Liga Champions (10/4).
Wazza, begitu Rooney dipanggil, cedera ujung jari kaki saat leg pertama di Old Trafford. Itu sebabnya Moyes pun tidak memasukkan Rooney pada duel melawan Newcastle United tadi malam.

Padahal, ‘Setan Merah’ juga sudah kehilangan Robin van Persie yang juga mengalami cedera saat melawan Olimpiakos pada leg kedua babak 16 besar (20/3).

“Cedera ujung kaki selalu sulit. Kadang cedera tersebut tak begitu terasa sakit. Malah pemain bisa bilang cederanya telah pulih,” kata Moyes. “Akan tetapi, semuanya harus dipastikan lebih dulu. Ditakutkan ada patah atau keretak an tulang di ujung kakinya.
cederanya telah pulih,“ kata Moyes.

“Akan tetapi, semuanya harus dipastikan lebih dulu.
Ditakutkan ada patah atau keretak an tulang di ujung kakinya. Kami segera melakukan pengecek an terhadap kondisi Rooney.'' Welbeck dan Chicarito selama ini memang bukan pilihan utama sejak Moyes menggantikan peran Sir Alex Ferguson. Keduanya hanya dimainkan jika Rooney dan Van Persie tidak dimainkan.

“Dia (Rooney) punya cedera yang buruk di jari kakinya dan tidak hanya akan jadi masalah untuk laga ini (Newcastle), ini juga bisa menjadi masalah untuk laga kontra Muenchen,“ imbuh Moyes.
“Kami perlu memonitornya.

Kami akan memberinya perawatan selama akhir pekan dan melihat kembali apakah kami bisa mempercepat pemulihannya.'' Di kandang Muenchen, Allianz Arena, the Red Devils mengusung misi berat.
Mereka wajib meraih keme nangan atau imbang angan atau imbang dengan mencetak dua gol lebih agar bisa melangkah ke semifinal. (AP/Rtr/ Era/R-2/ MEDIA INDONESIA,06/04/2014;HAL: 6)

Minggu, 30 Maret 2014

Rekor Terburuk MU sejak 1991

Bersama dengan Chelsea dan Liverpool, City kini menjadi tim yang paling berpeluang menjuarai Liga Primer musim ini.
O LD Trafford yang di juluki `Panggung Im pian' berubah men jadi `Panggung Mimpi Buruk' bagi Manchester United, kemarin. Betapa tidak?

Untuk kali pertama sejak 1991, sang empunya stadion, MU, menderita 10 kekalahan di Liga Primer. Hasil buruk itu seolah melengkapi kiprah `Setan Merah' sejak terjadi suksesi manajerial dari Sir Alex Ferguson ke David Moyes.
Celakanya lagi, justru rival sekota mereka, Manchester City, yang memberikan mimpi buruk itu lewat kemenangan 3-0. Dalam laga tersebut, Edin Dzeko menyarangkan dua gol di detik ke-42 dan menit 56, sedangkan gol pamungkas dibuat Yaya Toure di injury time.
Ini juga kali pertama United dikalahkan City dua kali dalam satu musim. Dalam pertemuan pertama di Etihad, Minggu (22/9/2013), Manchester Biru juga menyudahi laga dengan kemenangan telak, yaitu 4-1.

Dua kali kekalahan di musim yang sama dari City juga pernah dialami United pada 1991. Di musim keempat Alex Ferguson itu, `Setan Merah' akhirnya finis di urutan ketujuh, meski berhasil membawa pulang trofi Eropa.

Sayangnya, tahun ini pencapaian MU jauh lebih buruk.
Pada 1991 mereka finis dengan total 75 poin, sedangkan tahun ini jumlah angka pasukan David Moyes itu paling tinggi hanya 72. Mereka baru mengoleksi 51 poin, sedangkan kompetisi menyisakan tujuh partai sisa.

Betul, MU masih berpeluang mengakhiri musim dengan trofi Liga Champions. Namun, melewati juara bertahan Bayern Muenchen di perempat final bukanlah tugas ringan. Apalagi, wakil Jerman itu tengah trengginas baik di Bundesliga maupun Eropa. “Kami sebetulnya memulai pertandingan dengan motivasi tinggi, tapi gol yang tercipta sangat awal membuat kami kaget dan bermain tidak seperti seharusnya,“ kilah Moyes.

Peluang besar Kontras dengan MU, bagi City, kemenangan itu membuat mereka sebagai tim yang paling berpeluang menjuarai Liga Primer musim ini. The Citizens memang masih duduk sebagai runner-up dengan tiga angka di bawah Chelsea, tetapi masih menyisakan dua laga lebih banyak ketimbang the Blues.

Apalagi, dalam laga lainnya Arsenal juga kembali gagal memetik poin penuh setelah hanya bermain imbang 2-2 dengan Swansea City. Boleh dibilang perebutan gelar tampaknya tinggal mengerucut ke tiga tim, yaitu Chelsea (69 poin), City (66) dan Liverpool (65).
“Kami tidak unggul dari tim mana pun. Perebutan juara tetap ketat dan kami masih bersaing dengan tiga tim, yaitu Chelsea, Arsenal, dan Liverpool,“ ujar Manuel Pellegrini.

Sebaliknya, arsitek Arsenal Arsene Wenger mulai berpikir logis dengan peluang timnya.
Menurutnya, hasil imbang dengan Swansea itu telah meruntuhkan mental timnya.
“Hasil ini sangat melukai kami, tapi kami tidak boleh patah semangat untuk mengejar gelar juara musim ini,“ kata Wenger. (Rtr/AP/R-4/MEDIA INDONESIA,27/03/2014, HAL:27)

Setan Merah Lebih Percaya Diri

Dengan kompetisi yang akan berakhir pada 11 Mei 2014, derby Manchester menjadi sangat vital bagi United dan City. KONTRAS dengan musim-musim sebelumnya, Manchester United tidak diunggulkan saat derby melawan Manchester City dalam lanjutan kompetisi Liga Primer dini hari nanti. Pun meski laga itu berlangsung di kandang ‘Setan Merah’, Old Trafford.

Fakta menunjukkan Old Trafford memang bukan lagi tempat yang angker bagi musuh-musuh the Red Devils. Buktinya, dua pekan lalu tim besutan David Moyes itu dihajar Liverpool 0-3 di hadapan pendukung mereka sendiri.

Apalagi jika mengingat hasil derby pertama pada September tahun lalu. Kala itu Manchester merah takluk 1-4. Namun, dua kemenangan beruntun itu bisa mengubah keadaan. Wayne Rooney dkk kini tentu lebih percaya diri menghadapi laga tersebut.
Moyes mengungkapkan kemenangan 2-0 atas West Ham United (22/3) dan 3-0 atas Olympiakos Piraeus di laga kedua babak 16 besar Liga Champions, (20/3), berhasil memulihkan kembali kepercayaan mereka.

“Kami menatap laga selanjutnya dengan percaya diri dan siap memetik hasil sempurna,” cetus Moyes. “Anda bisa mendapat tiga poin dengan memenangi sebuah pertandingan, tapi ada nilai tambah jika Anda memenangi laga-laga besar.” “Sayangnya itu tidak bisa
kami lakukan dengan cukup baik musim ini. Jadi akan sangat menyenangkan jika kami memenangi laga nanti. Kemampuan mereka (City) dalam mencetak gol musim ini memang mengerikan, tapi kami tidak gentar,” imbuh pelatih asal Skotlandia tersebut.

Satu-satunya penyesalan suksesor Sir Alex Ferguson itu ialah dalam laga nanti ia tidak bisa menurunkan Robin van Persie karena sang pemain menderita cedera lutut. Penyerang asal Belanda itu diprediksi akan absen 4-6 pekan.

Sebagai gantinya, ia sangat mungkin akan menurunkan mantan pemain Chelsea, Juan Mata, di belakang Wayne Rooney. Untuk lini belakang, Moyes tidak bisa menurunkan Nemanja Vidic yang masih diskors dua pertandingan. mereka dari pemuncak klasemen sementara Liga Primer Chelsea.

Saat ini, City berada di posisi ketiga klasemen dengan 63 poin dari 28 laga, defisit 6 angka dari Chelsea dan 2 angka dari Liverpool yang ada di peringkat kedua.

Soal duel nanti, arsitek Manuel Pellegrini sedikit cemas dengan lini depan. Pasalnya, ia tidak bisa menurunkan striker Sergio Aguero yang cedera hamstring.

Apalagi kondisi dua striker lainnya, Edin Dzeko dan Stevan Jovetic, juga diragukan lantaran baru pulih dari cedera. “Saya berharap kami tidak bergantung pada satu striker. Pekan lalu kami memang kesulitan dengan absennya Aguero dan Jovetic, tapi Jovetic kini sudah pulih dan saya harap dia fit untuk laga nanti,” ujar Pellegrini.

“Seandainya pun ia (Jovetic) tidak terlalu fi t dan tidak bisa mencetak gol, saya berhadap para pemain lain bisa melakukannya,” imbuh juru taktik asal Cile tersebut. (AP/Rtr/R-1/MEDIA INDONESIA,25/03/2014,HAL : 27)

 
Berita Bola Terkini. Diberdayakan oleh Blogger.