Selasa, 12 November 2013

Timnas U-23 Tantang Klub Hongkong dalam Uji Coba

Pelatih Timnas U-23 Rahmad Darmawan (RD) mulai memantapkan strategi menjelang SEA Games 2013. Salah satunya dengan membawa Timnas Garuda Muda menjalani uji coba melawan klub Citizen AA di Hongkong pada Selasa (12/11/2011). "Uji coba ini tidak dalam tahap mencoba-coba. Dalam uji coba nanti kami akan

memantapkan pola dan skema yang selama ini dipersiapkan," kata Rahmad Darmawan saat dikonfirmasi dari Jakarta, Senin (11/11/2013). Menurut dia, pada pertandingan ujicoba melawan klub asal Hongkong ini selain akan memantapkan pola dan skema permainan yang ada. Pihaknya juga akan memaksimalkan peran masing-masing pemain yang dibawa.

"Kami ingin sekali memperkaya visi bermain dan bersiap menghadapi pola permainan lawan yang berbeda-beda. Makanya ujicoba ini harus kita maksimalkan. Apalagi karakter tim lawan hampir sama yang akan kita hadapi di Myanmar," katanya menambahkan.
Pada SEA Games 2013, Indonesia tergabung di Grup B bersama tuan rumah Myanmar, Thailand, Timor Leste dan Kamboja. Grup ini akan bertanding di Youth Trainning Center, Thuwunna, Yangon.

Pelatih yang musim depan dikabarkan akan membesut klub Persebaya Surabaya meminta kepada Andik Vermansyah dan kawan-kawan memberikan kemampuan terbaiknya. Apalagi pertandingan ini juga dijadikan rangkaian untuk seleksi akhir sebelum disusutkan.
"Tentu kami juga berharap mendapatkan atmosfer pertandingan yang berbeda selama di Hong Kong. Itu menjadi salah satu faktor yang penting juga, mengingat kami akan bermain di Myanmar pada SEA Games nanti," kata pria yang juga anggota TNI itu.

Setelah menghadapi Citizen AA, Timnas Garuda Muda akan langsung ditantang klub Hongkong lainnya yaitu Sun Pegasus di Hongkong, Kamis (14/11). Setelah menjalani dua pertandingan, Oktovianus Maniani dan kawan-kawan akan langsung kembali ke Tanah Air.
Setibanya di Tanah Air, Timnas Garuda Muda langsung kembali berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi pertandingan segi empat di Jakarta, 21-24 November. Ada dua negara yang telah menyatakan kesiapannya yaitu Maladewa dan Papua Nugini.

Saat ini Timnas Indonesia U-23 masih beranggotakan 26 pemain dan empat pemain dalam daftar tunggu. Jumlah ini akan segera disusutkan menjadi 20 pemain sesuai dengan kuota untuk SEA Games 2013. Bisa dipastikan persaingan antar pemain dalam ujicoba
akan ketat.

"Untuk penentuan 20 pemain baru diputuskan menjelang keberangkatan ke Myanmar. Maksimal tujuh hari sebelum pelaksanaan pertandingan," kata pria kelahiran Metro Lampung itu. Sesuai dengan jadwal yang ada, anak asuh Rahmad Darmawan ini akan menjalani pertandingan perdana melawan Kamboja pada 9 Desember. Selanjutnya menghadapi Thailand
12 Desember, Timor Leste 14 Desember dan Myanmar 16 Desember.

ZamrudTV.com

Selasa, 05 November 2013

Kabau Sirah (Semen Padang) Mulai Gerilya

Semen Padang mulai gerilya pembenahan tim musim ini. Optimis lolos verifikasi tertinggi musim depan, Semen Padang, langsung membidik sejumlah nama sebagai jaminan eksistensi musim 2013/2014. Selain akan tetap mempertahankan sejumlah bintang, Kabua Sirah julukan Semen Padang, juga akan mendatangkan bintang-bintang baru ke Padang.

Hal ini dilakukan untuk mendobrak perebutan juara Indonesia Super League (ISL) beberapa musim lalu yang diraih Persipura, Sriwijaya FC dan Arema Malang.
Salah satu usaha tersebut diperlihatkan dengan mempertahankan penyerangnya asal Papua, Titus Bonai yang kontraknya berakhir bulan Oktober lalu. Meski belum ada kontrak hitam diatas putih, manajemen telah memastikan bahwa punggawa tim nasional itu akan tetap bertahan di stadion Haji Agung Salim.
"Kami sudah duduk bersama dan sudah oke. Ia (Titus Bonai) akan tetap di Semen Padang. Sebelumnya, kontraknya berakhir 31 Oktober 2013," ujar CEO PT Kabau Sirah Semen Padang Erizal Anwar saat dikonfirmasi wartawan mengenai hal tersebut.


Dalam rancangannya, Semen Paang juga akan memanggil nama-nama beken pemain Indonesia. Beberapa nama yang saat ini sedang dikait-kaitkan adalah penyerang Persija asal Belgia, Emmanuel Pacho Kemogne, geldang bertahan timnas, Rafael Maitimo dan mantan penyerang DC United, Syamsir Alam.

Dari ketiga nama, nama Rafael Maitimo menjadi pemain yang paling dibidik sebab geladang naturalisasi Belanda itu punya karakter permainan yang sesuai dengan Semen Padang. Aoalagi kondisi keuangan Semen Padang tidak khawatir dengan tingginya banderol yang akan dipatok.

"Kami sudah bertemu (dengan Rafael Maitimo), namun belum ada titik temu. Yang pasti soal nilai kontrak. Kami sudah bertemu dengan manajernya," jelas Erixzal sambil menjelaskan akan terus melalukan pendekatan untu merekrut pemai Mitra Kukar tersebut.

Sedang untuk Syamsir Alam yang dicoret dari seleksi timnas Indonesia U-23 direncanakan untuk meningkatkan animo masyarakat terhadap bintang-bintang Semen Padang. Meski ketajaman Syamsir belum terlihat, manajemen Semen Padang optimis pemain muda belia tersebut akan mampu menunjukkan kelasnya jika digembleng di Semen Padang.

Meski begitu, Erizal menegaskan proses seleksi pemain akan berjalan dengan ketat. "Tak hanya Syamsir, setiap pemain yang akan bergabung dites lebih dulu," tegas Erizal mengindikasikan bahwa Semen Padang sangat selekstif memilih pemain.


Sumber Media Cetak : Indopos, 5 November 2013, Halaman 19.

Jumat, 01 November 2013

Pelatnas Tahap Pertama Timnas U-19 Di Batu Jatim

Pelatih timnas U-19, Indra Sjafri, telah memutuskan untuk menggelar pelatnas tahap pertama menuju Piala Asia U-19 2014 di Batu, Jawa Timur, 9 November 2013. Indra sendiri membagi pelatnas menjadi tiga tahap.

Yaitu persiapan umum, spesifik, dan pra kompetisi. Untuk persiapan umum Indra lebih fokus kepada peningkatan kondisi fisik pemain. "Dilihat dari kondisi alam dan fasilitas di Batu, itu sesuai dengan rencana program yang ingin dijalankan oleh coach Indra," kata Joko Driyono, Sekjen PSSI.

Sementara itu, untuk fase spesifik Indra lebih memilih untuk menggelar pelatnas di Yogyakarta. Pun demikian dengan fase pra kompetisi. Namun demikian untuk pra kompetisi timnas U-19 juga bisa berpindah lokasi tergantung dengan program uji coba maupun turnamen di dalam atau luar negeri.

Program tersebut telah dibahas Indra bersama tim High Performance Unit (HPU) Badan Tim Nasional (BTN) di kantor BTN, Jakarta, pada Selasa (29/10) dan Rabu (30/10). Hadir mendampingi Indra seluruh asisten pelatihnya yakni Eko Purdjianto, Nursaelan Santoso, Jarot Supriadi, dan Guntur Cahyo Utomo. (goal/timzamrudtv)

Timnas U-23 Hanya Mampu Imbang Lawan Timor Leste

Timnas U-23 yang disiapkan untuk ajang Sea Games Myanmar, hanya mampu bermain imbang melawan Timor Leste dalam laga uji coba, Rabu malam(30/10) di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Padahal dalam laga sebelumnya, Timnas U-23 mampu mengalahkan Timor Leste 1-0.

Pelatih Timnas U-23 Rahmad Darmawan mengatakan hasil imbang itu, karena para pemainnya kurang agresif.

"Anak-anak sebenarnya mampu menguasai permainan. Pada babak pertama, memang kurang agresif, namun mulai bisa diatasi pada babak kedua," kata Rahmad Darmawan.

Menurut dia, anak asuhnya mampu membangun serangan yang bagus dari tengah, dan bisa lebih dominan pada babak kedua. "Hanya saja, ketika sampai di depan, sering kehilangan bola. Beberapa kali buntu, karena banyaknya pemain lawan di lini pertahanan," katanya.

Rahmad mengatakan dari uji coba ini ada beberapa yang perlu dibenahi, terutama dalam segi emosional tim. "Para pemain masih mudah terpancing lawan. Pada beberapa situasi, para pemain terlalu meladeni lawan, seharusnya mereka hanya memikirkan bermain bola, bukan hal di luar itu. Ini pelajaran yang sangat penting," katanya. (tim/zamrudtv.com)

Selasa, 22 Oktober 2013

Indra Sjafri Diarak di Kampungnya

Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri diarak bak pahlawan saat pulang berziarah ke kampung halamannya di Batang Kapeh Kabupaten Pesisir Selatan. Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dan warga menyambutnya dengan mengadakan arak-arakan.

"Ini kebanggaan yang luar biasa bagi kami semua, karena putra kabupaten ini berhasil mengantarkan Tim Nasional (Timnas) Indonesia usia 19 tahun menjadi juara di tingkat Asean dan lolos dalam kualifikasi piala Asia, " kata Wakil Bupati Pessel, Editiawarman di Painan, Senin (21/10).

Pelatih Indra Sjafri mulai diarak sejak dari perbatasan Kabupaten Pesisir Selatan dengan Kota Padang. Rombongan dengan 30 mobil ini kemudian melaju ke ibukota kabupaten, Painan yang berjarak sekitar 45 km dari tapal batas.

Sebelum memasuki pekarangan Kantor Bupati Pessel, Indra Sjafri dengan iring iringan puluhan mobil dinas Pemkab dan pribadi itu dibawa mengelilingi Kota Painan.

Usai dijamu Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan bersama warga di Kantor Bupati, Indra dijamu makan siang di rumah dinas Bupati.

Usai makan siang, baru pelatih timnas U-19 ini melanjutkan perjalanan ke kampungnya di Kampung Jalamu, Batang Kapeh. Disana Indra Sjafri bersama rombongan berhenti sejenak untuk berziarah ke makam perkuburan ayahnya, almarhum Anwar.

Dari sana rombongan melanjutkan perjalanan ke nagari kelahiran pelatih Timnas U-19 itu yakni Lubuk Nyiur, Batang Kapeh. Disana, dia melakukan temu ramah dengan masyarakat di lapangan sepak bola tempat bermainnya sewaktu kecil dahulu.

Berita Terkait lainnya : Timnas U-19 Akan Berlatih di Inggris atau Spanyol
Timnas U-19 diproyeksikan akan menjalani latihan di Inggris atau Spanyol. Latihan di benua Eropa itu untuk menghadapi target masuk empat besar Piala AFC U-19 di Myanmar 2014.

Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin menyebutkan, untuk meujudkan itu, PSSI terlebih dahulu bertemu dan berdiskusi dengan Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri.

"Dua tempat telah disiapkan rencananya salah satu klub Inggris dan di Barcelona. Selama di sana mereka akan melakukan latihan juga dan uji tanding. Ini dilakukan untuk menambah jam terbang bagi mereka," ungkap Djohar.

Menurut rencana, Kamis ini(31/10), PSSI bersama Badan Tim Nasional akan mengadakan pertemuan dengan Indra Sjafri.

"Pertemuan untuk membicarakan program jangka panjang bagi Timnas U-19. Kita harus menyiapkan program yang benar-benar bagus supaya mereka bisa meraih prestasi di event lainnya. Apalagi mereka dipersiapkan untuk SEA Games dan target lolos ke Piala Dunia U-20," tambah Djohar.

Sumber : zamrudtv.com

Sabtu, 19 Oktober 2013

PSSI Dukung Penuh Semua Program Indra Sjafri di Timnas U-19

Usai memastikan tiket U-19 ke Piala Asia 2014 Myanmar, PSSI langsung memperpanjang kontrak Indra Sjafri dalam menangani Timnas U-19. Tidak itu saja, PSSI juga akan memback-up semua program yang dibuat pelatih asal Batang Kapeh, Sumatra Barat itu.

Sekretaris Jendral PSSI, Joko Driyono menyebutkan, PSSI siap membantu semua program yang diajukan Indra Sjafri. Alasannya, sukses timnas U-19 diawali perencanaan detail tim pelatih.

Lebih lanjut, Joko menjelaskan bahwa PSSI siap berdiri di belakang program persiapan timnas U-19. Soal dana, ia merasa PSSI tidak memiliki masalah. PSSI akan mengkombinasikan, aspek teknis dengan pencapaian target. Kedua aspek itu juga akan kami kombinasikan aspek komersial.

Menurut Joko, Timnas U-19 diproyeksikan bisa lolos Piala Dunia U-20 di Selandia Baru. Syaratnya, timnas U-19, minimal harus masuk empat besar atau melangkah ke semi final Piala Asia U-19.

Pelatih Indra Sjafri sendiri berkeinginan, semua pemain tetap bergabung di pelatnas U-19, tanpa ada yang dilepas ke klub. Indra ingin para pemain tetap ikut pelatnas jangka panjang yang telah disusunnya. Di Pelatnas inilah, Timnas U-19 akan di tempat dengan uji coba- uji coba internasional.

Berita terkait Timnas U-19 lainnya :
Pelatih Timnas U-19 Pulang Kampung
Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri, Jumat(18/10) pulang ke kampungnya, Batang Kapeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar. Kedatangannya di Bandara Internasional Minangkabau disambut meriah sejumlah pejabat, pengurus bola di Sumbar dan supporter fanatik bola.

Begitu Indra Sjafri turun di pesawat, dia langsung disambut Kadispora Sumbar, Priadi Syukur, Ketum KONI Sumbar Syahrial Bakhtiar dan Ketum PSP Padang Mahyeldi Ansharullah. Teriakan yel-yel terdengar saat sang peracik Juara Piala AFF U-19 ini menuju ruang tunggu VIP Bandara.

Indra Sjafri datang ke Padang tidak sendirian. Dia pulang kampung bersama salah satu punggawa Timnas U-19 Rully Desrian. Rully adalah jebolan PPLP Padang.

"Selamat datang Indra Sjafri.. Terima kasih Indra Sjafri dari kami suporter Padang...," begitulah teriakan yang disampaikan supporter.

Menurut Indra, kepulangannya ke kampung halaman, selain rindu dengan suasana kampung halaman yang sudah membesarkannya, juga ingin berziarah ke makam orangtuanya di Batang Kapeh, Kabupaten Pesisir Selatan.

Indra Sjafri sendiri mengaku terharu dengan sambutan yang diterimanya. Dia berjanji akan membawa Timnas U-19 ke pentas dunia.

Berita lainnya terkait Timnas U-19
Evan Dimas Belum Mau Bergabung ke Klub Profesional
Kapten timnas U-19, Evan Dimas Darmono belum memutuskan masa depannya bersama klub profesional. Dia masih ingin terus berkonsentrasi bersama tim nasional menghadapi putaran final Piala Asia U-19 di Myanmar pada 2014.

"Yang pasti, ke depan saya ingin konsentrasi di Timnas dulu, menyelesaikan tugas hingga Piala Asia 2014. Saya dan teman-teman harus melakukan persiapan lebih maksimal lagi," kata pemain yang mencetak tiga gol penentu kemenangan Timnas atas Korea Selatan pada laga terakhir kualifikasi Piala Asia 2014 di Jakarta, pekan lalu.

Selama menjalani libur di Surabaya usai memperkuat Timnas U-19 di kualifikasi Piala Asia, pemain yang pernah magang di Akademi Sepak Bola Barcelona, Spanyol, tahun 2012 itu, mengaku tetap menjaga kondisi fisik dengan berlatih sendiri atau bersama klubnya PS Mitra Surabaya.
Sumber zamrudtv.com

Jumat, 18 Oktober 2013

Erick Thohir Miliki 2 Klub Bola Dunia, 3 Klub Basket

Ada rasa bangga ketika Presiden Inter Milan Massimo Moratti mengumumkan, pihaknya telah mencapai kesepakatan dengan pengusaha asal Indonesia, Erick Thohir. Moratti akhirnya bersedia melepas saham keluarganya sebanyak 70 persen ke konsorsium yang dipimpin Erick Thohir.

Dengan keberhasilan Erick mengakuisi klub Inter Milan, berarti ini merupakan klub olahraga ke lima yang dimiliknya. Berikut klub-klub yang dimiliki pendiri Mahaka Grup yang bergerak di bidang hiburan, televisi, radio dan surat kabar.

1. Inter Milan.

Moratti sepakat melepas 70 persen saham Inter Milan kepada International Sports Capital (ISC). Perusahaan ini dimiliki Thohir bersama dua rekan lainnya, Rosan Roeslani dan Handy Soetedjo.

Hingga kini, besarnya nilai akuisisi 70 persen saham tersebut masih menjadi tanda tanya. Gazzettadello Sports mengklaim sebesar 300 juta Euro (4,5 triliun Rupiah). Sementara, Tuttosport melansir sebesar 260 juta Euro (3,9 triliun Rupiah).

2. Philadelphia 76ers
Erick Thohir sejak 18 Oktober 2011 telah membeli klub National Basketball Association (NBA) Philadelphia 76ers. Klub basket dibeli Erick lewat sebuah grup yang dipimpin Joshua Harris bernama Comcast-Spectacor.

Hal itu menjadikan Thohir dan rekannya, Handy Soetedjo, sebagai orang Asia pertama yang memiliki klub NBA.

Mereka membeli The 76ers dari grup Comcast-Spectators seharga 280 juta dolar AS (3,07 triliun Rupiah). Kesepakatan pembelian tersebut adalah 100 persen franchise atas kepemilikan The 76ers dan tidak termasuk Tim NHL Flyers, yang juga milik Comcast Spectacor.

3. DC United.
Erick mengakusisi DC United bersama tiga orang rekannya, yakni Jason Levien (salah satu pemilik klub NBA Philadelphia 76ers), Will Chang (investor DC United sebelumnya), dan Kevin Payne (Presiden klub DC United).

Proses akuisisi tersebut rampung pada 12 Juli 2012. Meski membeli bersama tiga rekannya, Thohir kabarnya memiliki saham paling besar.

Keputusan Erick membeli saham DC United bukan tanpa alasan. Ia memiliki sebuah impian dan cita-cita besar. Salah satunya menjadi pintu bagi pemain Indonesia untuk go international.

DC United sendiri merupakan pemegang empat gelar juara MLS, yaitu tahun 1996, 1997, 1999 dan 2004 dan tiga kali memenangkan Lamar Hunt U.S. Open Cup pada 1996, 2008, dan 2013

4. Indonesia Warriors
Pada tahun 2009, Erick bersama pengusaha asal Malaysia, Tony Fernandes, melakukan gebrakan dengan membuat ABL, ASEAN Basketball League. Kompetisi ini beranggotakan klub-klub dari negara-negara Asia Tenggara.

Total ada enam klub yang berkompetisi, Satria Muda BritAma (Indonesia), the Westports KL Dragons (Malaysia), the Singapore Slingers (Singapore), the Brunei Barracudas (Brunei), the Thailand Tigers (Thailand) and the AirAsia Philippine Patriots (Philippines).

Satria Muda pada akhirnya berubah nama menjadi Indonesia Warriors karena ada peraturan ABL yang mengharuskan klub yang sama tidak bisa berlaga di dua ajang yang berbeda. Jadi, Satria Muda tetap berlaga di NBL dan Indonesia Warriors tampil di ABL

5. Satria Muda.
Erick, yang gemar bola basket, pernah menjabat sebagai Ketua Umum PERBASI (Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia) periode 2006�2010 dan menjabat sebagai Presiden Southeast Asian Basketball Association (SEABA) selama dua periode, yaitu periode 2006-2010 dan 2010-2014.

Satria Muda adalah juara turnamen Liga Bola Basket Indonesia pada tahun 2006 dan meraih peringkat kedua pada kompetisi bola basket Sister City di Jakarta pada tahun yang sama.

Di musim reguler IBL 2006 Satria Muda kembali tampil sebagai juara. Satria Muda juga meraih gelar juara NBL pada 2012. (tim/zamrudtv.com)

Senin, 07 Oktober 2013

Ketum PSSI Berharap Timnas U-19 Lolos Piala Asia

Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin berharap Timnas U-19 lolos dari kualifikasi grup Piala Asia atau Piala AFC U-19. Harapan itu dilontarkan saat meninjau anak-anak Garuda Muda itu melakukan latihan di Senayan, Jakarta.

Dalam penilaian Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, Jumat(4/10) dibandingkan saat berlaga di Piala AFF U-19, timnas U-19 sudah terlihat ada peningkatannya.

"Saya menilai kemampuan teknik mereka sudah lebih meningkat dibanding di Sidoarjo. Mereka ingin membuat sejarah. Mohon doanya agar Timnas berhasil lolos," ungkap Djohar.

Menurut Djohar, jika Timnas U-19 bisa lolos ke Piala AFF U-19, dan bisa menembus peringkat empat, maka tim ini akan lolos ke Piala Dunia U-20 di Selandia Baru pada 2015.

Untuk itu, dalam kualifikasi Grup G Piala AFF U-19, Djohar berharap Indonesia bisa lolos. Pasalnya, sebagai tuan rumah dan didukung supporter, Timnas U-19 diharapkan bisa jadi juara grup dengan mengalahkan lawan-lawannya di Grup G, seperti Korea Selatan, Filipina dan Laos.
Peliputan Latihan Timnas U-19 Diperketat
Takut diketahui pihak lawan soal skema permainan, pelatih timnas U-19, Indra Sjafri, mulai memperketat peliputan saat latihan. Media hanya dibolehkan meliput 15 menit awal latihan dan 15 menit di akhir latihan.

Pada sesi latihan pertama di Stadion Gelora Bung Karno, Rabu (2/10/2013) WIB, peraturan ketat terkait peliputan awak media pun diberlakukan.

"Maaf jika proses peliputan untuk teman-teman media agak ketat. Karena ini permintaan dari Badan Tim Nasional (BTN) juga. Tapi kami tetap siapkan waktu untuk temen-teman wartawan bekerja. Mudahan-mudahan apa yang kami siapkan, bisa membuat teman-teman nyaman,� ungkap media officer timnas U-19, Rendy.

Sementara untuk sesi tanya jawab, Media officer Garuda Jaya hanya menyiapkan pelatih dan dua pemain timnas U-19 untuk dimintai keterangan setelah latihan usai. Sementara pemain-pemain lainnya, langsung dipersilahkan masuk kedalam bus.

Indonesia tergabung di Grup G bersama Korea Selatan, Filipina dan Laos. Indonesia menjadi tuan rumah dalam fase grup yang berformat setengah kompetisi itu.

Delapan Pemain Timnas U-19 Dicoret
Setelah melakukan persiapan satu minggu di Jawa Timur, Timnas U-19, pindah homebase latihan ke Jakarta. Perpindahaan itu terkait dengan pindahnya lokasi pertandingan laga kualifikasi Pra Piala Asia U-19 Grup G ke Stadion Bung Karno Jakarta.

Pelatih Indra Syafri menyebutkan dari 31 pemain yang sudah dipanggil, dia kemudian menyusutkan jumlah pemain menjadi 23 pemain. Sebanyak 8 pemain dicoret.

"Empat pemain akan dicoret dari skuad setelah latihan perdana," kata Indra Sjafri seperti dilansir Ligaindonesia.

Pada Sabtu (5/10) besok, Indra akan kembali mencoret empat lagi.

Sejak menggelar traning camp di Sidoarjo, Indra mengaku sudah memiliki gambaran 23 pemain yang didaftarkan untuk tampil di pertandingan nanti.

Di Kualifikasi Piala Asia 2014, Garuda Muda akan satu grup dengan Korea Selatan, Filipina dan Laos. Korea Selatan diyakini bakal menjadi lawan berat Indonesia di fase penyisihan grup. (sumber:zamrudtv.com)

Minggu, 06 Oktober 2013

Boaz dan Van Dijk Bakal Gedor Pertahanan Cina

Duet Boaz Solossa dan Sergio Van Dijk bakal menggedor pertahanan Cina pada lanjutan kualifikasi Piala Asia Grup C. Keduanya diperkirakan akan dimainkan dalam laga yang akan berlangsung tanpa penonton di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (15/10).

Untuk menghadapi pertandingan itu, Badan Tim Nasional PSSI telah mengumumkan 24 nama yang akan memperkuat Timnas Senior. Selain nama keduanya, untuk striker, timnas yang dilatih Jacksen F Tiago juga memasukan nama Titus Bonai, Patrich Wanggai, Greg Nwokolo, dan Andik Vermansyah.

Untuk lini tengah pelatih asal Brasil itu memanggil Ahmad Bustomi, Vendri Mofu, Zulham Zamrun, Imanuel Wanggai, Taufik, Slamer Nur Cahyo.

Sedangkan lini belakang akan diperkuat Yustinus Pae, Ruben Sanadi,, Raphael Maitimo, M.Robby, Firdaus Ramadhan, Toni Sucipto, Victor Igbonefo, Hasyim Kipuw dan Fachruddin.

Sementara untuk penjaga gawang, tidak terlihat nama Kurnia Meiga. BTN hanya memasukan tiga nama penjaga gawang Choirul Huda, I Made Wirawan dan Dia Agus Prasetyo.

"Kurnia Meiga tenaganya diperlukan untuk persiapan SEA Games 2013. Makanya, nama dia tidak masuk dalam 24 pemain yang dipanggil," kata Sekretaris BTN Sefdin Saefudin.

Sesuai dengan rencana, sebelum menghadapi Cina, Boaz Solossa dan kawan-kawan akan menjalani pemusatan latihan di Lapangan Argowisata, Batu, Jawa Timur mulai Jumat (4/10).

Timnas Garuda pada klasemen sementara Grup C tertahan didasar klasemen dengan nol poin setelah kalah dari Irak 0-1 dan kalah dari Arab Saudi, 1-2. Pimpinan klasemen saat ini dipegang Arab Saudi dengan enam poin. (tim/zamrudtv.com)

 
Berita Bola Terkini. Diberdayakan oleh Blogger.