Kamis, 13 November 2014

Teknologi Untungkan Chelsea

Arsenal bertekad memperbaiki performa mereka di Liga Primer dengan mengalahkan Swansea. Berlaga di kandang sendiri, Anfi eld, Liverpool dirugikan teknologi garis gawang yang telah diaplikasikan di Liga Primer sejak musim ini. Berkat teknologi terbaru di dunia sepak bola tersebut, ‘si Merah’ harus mengakui keunggulan Chelsea dengan skor tipis 1-2, kemarin.

Permainan dengan tempo lambat diperlihatkan dua tim di awal laga. Namun, sepakan spekulasi gelandang muda Emre Can yang terdefleksi membuat Liverpool unggul terlebih dahulu saat laga berjalan 9 menit. Tidak perlu waktu lama, lima menit kemudian, Chelsea menyamakan kedudukan setelah bek Gary Cahill memanfaatkan kemelut di depan gawang. Meski sempat diselamatkan oleh kiper Liverpool Simon Migno let, teknologi garis gawang menyatakan, jika usaha Cahill tersebut berbuah gol.

Di paruh kedua, penyerang Chelsea Diego Costa akhirnya menjadi aktor antagonis kubu tuan rumah setelah sepakannya merobek gawang Liverpool. Gol ini menjadi gol ke-10 pemain Timnas Spanyol itu sekaligus membuat Liverpool menderita kekalahan kelima di Liga Primer musim ini.

Di lain pihak, kemenangan membuat the Blues julukan Chelsea terus menjaga performa apiknya dengan menjadi satu-satunya tim yang belum merasakan kekalahan musim ini. Hasil positif skuat asuhan Jose Mourinho tersebut juga membuat posisi Chelsea di puncak klasemen semakin kokoh dengan 29 poin. Performa naik turun Dari laga malam nanti, Arsenal harus segera memperbaiki performa yang masih saja naik turun saat dijamu tuan rumah Swansea City dalam pekan ke-11 Liga Primer.

Performa menurun ditunjukan anak asuh Arsene Wenger ini sete lah tertahan wakil Belgia Anderlecht di Liga Champions meski telah unggul tiga gol lebih dahulu. Menghadapi the Swans, Wenger tidak akan memaksakan kehadiran penyerang Theo Walcott di 90 menit laga penuh.

Walcott sendiri telah menjalani debut di 10 menit terakhir saat kontra Burnley pekan lalu setelah harus menjalani perawatan cedera lutut. Akibat cedera itu, Walcott pun harus absen selama 10 bulan sejak Januari. “Dia (Walcott) sudah tidak bermain selama 10 bulan. Sebagian orang berpikir bahwa dia mesin tapi kami adalah manusia biasa,” ujar Wenger.

Di lain pihak Swansea juga dalam kondisi yang kurang baik setelah hanya mampu meraih satu kemenangan dalam enam laga terakhir. Namun, usaha untuk bangkit Wilfried Bony dan kolega harus terganggu setelah gelandang andalan Jonjo Shelvey absen akibat akumulasi kartu.

Untuk menggantikan perannya, pelatih Swansea Garry Monk kemungkinan akan memainkan gelandang Tom Carrol yang dipinjam dari Tottenham Hotspur.

Sementara itu, baik Sunderland maupun Everton akan mencoba mengais hasil positif kala bertemu di Stadium of Light kandang Sunderland, Minggu (9/11) malam. Keduanya juga masih dalam suasana kemenangan setelah meraih poin penuh dalam pertandingan terakhir mereka.

Statistik pertemuan musim lalu pun berakhir seimbang dengan saling mengalahkan di kandang lawan dengan skor tipis 1-0. Namun, jika merunut lima pertemuan terakhir dua tim, Everton unggul 3-2.

Penyerang Everton Romelu Lukaku patut diwaspadai Sunderland. Lukaku mencetak tiga gol dalam empat pertandingan terakhir. (goal.com/R-3) Media Indonesia, 9/11/2014, halaman 7

Ditulis Oleh : Letty Contero // 05.50
Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar

 
Berita Bola Terkini. Diberdayakan oleh Blogger.