Rabu, 18 Juni 2014

Cedera Parah, Reus Gagal ke Brasil

Untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Reus, Loew memanggil Mustafi, bek yang kini membela Sampdoria. PELATIH Jerman Joachim Loew kecewa setelah Marco Reus gagal berlaga di Piala Dunia 2014. Bintang muda Borussia Dortmund itu cedera saat Der Panzer menang telak 6-1 atas Armenia pada laga uji co ba di Coface Arena, Mainz, Jerman, kemarin. Posisi bintang asal Borussia Dortmund itu digantikan Shkodran Mustafi .

Cedera Reus terbilang parah. Dia terjatuh seusai berebut bola dengan pemain lawan, Artur Yedigaryan. Pergelangan kaki kiri Reus tampak tertekuk. Reus terlihat meringis kesakitan dan menangis saat berjalan di pinggir lapangan.
Reus kemudian dilarikan ke ru mah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan menunjukkan telah terjadi robek parsial pada ligamen mata kakinya.

Dibutuhkan waktu enam sampai tujuh pekan untuk menyembuhkan cedera itu. Itu artinya, peluang Reus untuk terbang ke Brasil pun pupus. “Bagi dia dan bagi kami, ini sangat disesalkan,” ujar Loew kepada Daily Mail.
“Marco dalam performa yang sangat baik. Dia memberikan ke san yang luar biasa dalam pemu satan latihan dan pada laga per sahabatan melawan Kamerun dan Armenia,” tambahnya.

“Dia memancarkan antusiasme untuk permainan. Dia memainkan peran sentral dalam rencana kami untuk Brasil,” ujarnya.
Sebelumnya Die Nationalmannschaft sudah kehilangan Lars Bender yang mengalami cedera paha.

Untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Reus, Loew memanggil Mustafi , bek yang kini membela Sampdoria. Loew punya penjelasan kenapa mengganti seorang gelandang serang dengan seorang pemain belakang.
“Ini bukan soal menemukan pengganti yang mirip untuk Reus.

Kualitas kami untuk posisi di belakang penyerang sangat tinggi. Kami punya Lukas Podolski, Andre Schuerrle, Mario Goetze, Thomas Mueller, Mesut Oezil, Julian Draxler, dan Toni Kroos yang memberi kami banyak alternatif,“ terangnya.
Dalam duel itu, enam gol Jerman dilesakkan Andre Schuerlle (52'), Lukas Podolski (72') Benedikt Hoewedes (73'), Miroslav Klose (76'), dan Mario Goetze (82' dan 90'). Adapun satu-satunya gol Armenia dilesakkan Henrikh Mkhitaryan (70').
Bagi Klose, tambahan satu gol itu membuat dirinya menjadi top scorer sepanjang masa Jerman dengan torehan 69 gol, mengalahkan Gerd Mueller dengan 68 gol.

Masalah krusial Pada laga lainnya, tim `Samurai Biru' Jepang menang tipis 4-3 atas Zambia. Sebelumnya Jepang mampu menang 1-0 atas Siprus dan 3-1 atas Kosta Rika. Pada laga uji coba terakhir itu, skuat asuhan Alberto Zaccheroni tersebut harus bekerja keras setelah tertinggal 0-2 lebih dulu.
Pada laga tersebut, Keisuke Honda mencetak dua gol dari titik penalti. Shinji Kagawa sempat memperkecil kedudukan, sebelum Yoshito Okubo mencetak gol kemenangan di menit-menit terakhir laga.

Meski Jepang tampil positif, Honda mengakui timnya masih rapuh di bagian belakang dan belum mampu mengontrol pertandingan.
“Seperti laga terakhir (3-1 atas Kosta Rika), kami membiarkan lawan mencetak gol lebih dulu.
Itu masih menjadi masalah besar yang harus kami urus,“ ujar Honda kepada Asahi TV. (R-1) Media Indonesia, 08/06/2014, halaman 7

Ditulis Oleh : Letty Contero // 19.25
Kategori:

1 komentar:

Posting Komentar

 
Berita Bola Terkini. Diberdayakan oleh Blogger.