Sabtu, 05 April 2014

Arema Dekati Perdelapan Final

Persipura akan memastikan tiket ke babak 16 besar jika mampu membawa pulang tiga poin dari kandang New Radiant hari ini.
CHRISTIAN `El Loco' Gonzales disebut sebagai `El Messiah'-nya Arema Indonesia. Berkat golnya saat injury time, `Singo Edan' sukses mengemas kemenangan atas Maziya Sports and Recreations 3-2 di laga keempat penyisihan Grup F AFC Cup, kemarin.
Dengan tambahan tiga angka itu, Arema tetap kukuh di posisi kedua dengan nilai 7. Bahkan, meski Selangor FA menang atas pemuncak klasemen Hanoi T&T, kemarin malam, posisi `Singo Edan' tidak mungkin bisa dikejar wakil Malaysia itu lantaran baru mengemas 2 poin dari tiga partai.

Dengan kata lain, langkah Arema menuju babak 16 besar kian dekat.
Apalagi jika mereka mampu menang atas Selangor di laga berikutnya, tengah bulan ini (16/4).
Untungnya, mereka akan berduel di kandang sendiri sebelum memainkan partai pamungkas di kandang Hanoi T&T.
Dalam duel dengan tim asal Maladewa, Maziya, kemarin, Arema harus habis-habisan hingga peluit panjang terakhir. Saat bermain di Kanjuruhan, tuan rumah mampu unggul 2-0 di paruh pertama lewat gol Gonzales di menit ke-24 dan Gustavo Lopez hanya 1 menit setelahnya.

Namun, konsentrasi mereka seperti hilang di babak kedua.
Akibatnya, Maziya mampu menyamakan kedudukan hanya dalam tempo 2 menit, tepatnya di menit ke-63 lewat Ali Andhan dan Abdulla Ibrahim (65').

Dua gol ke jala Kurnia Meiga itu sempat membuat permainan Arema kocar-kacir meski tetap tidak mengendurkan serangan.
Kegigihan tuan rumah akhirnya berbuah manis kala El Loco kembali mencetak gol di detik-detik akhir laga sekaligus menyelamatkan timnya dari kekalahan kedua di AFC Cup 2014.

Tatap 16 besar Sementara itu, wakil Indonesia lainnya, Persipura Jayapura, juga bersiap melanjutkan perjuangan di Grup E AFC Cup hari ini. Berbeda dengan Arema, `Mutiara Hitam' akan bertamu ke Stadion Nasional di Male, yang merupakan kandang New Radiant SC.
Pada pertemuan pertama di Stadion Mandala Jayapura pada 18 Maret lalu, Persipura menang telak 3-0. Jika kembali membawa pulang tiga angka, tim besutan Jacksen F Tiago itu akan menginjakkan kaki di 16 besar meski sebagai runner-up klasemen akhir.
Kondisi itu pun disadari Jacksen.

Dengan raihan 7 angka, mereka hanya unggul 1 poin dari tim posisi kedua Churchill Brothers, 4 poin dari New Radiant, dan 6 poin dari juru kunci Home United.

“Jika menang lawan New Radiant, kami sudah pasti lolos dari Grup E. Namun setelah itu, kami masih memiliki tugas yaitu harus menjadi juara grup,“ kata Jacksen.

Ambisi untuk mengamankan posisi juara grup memang dibutuhkan Jacksen agar bisa memainkan laga perdelapan final di Stadion Mandala Jayapura. Pasalnya, aturan baru AFC menegaskan bahwa fase knock-off hanya dilakukan satu kali dan itu akan diadakan di kandang para juara grup.

Adapun bagi New Radiant, itu akan menjadi partai perdana di bawah asuhan Simon McMenemy.
Pria yang pernah mengarsiteki tim nasional Filipina itu sudah familier dengan sepak bola Indonesia karena pernah juga menangani Mitra Kukar meski tidak lama.

McMenemy menyatakan timnya sangat mewaspadai kekuatan lawan.
Ia sadar Persipura jauh lebih kuat daripada Persibo Bojonegoro, tim yang tahun lalu mereka bantai 7-0 di Indonesia dan 6-1 di Maladewa pada penyisihan grup di ajang yang sama. “Persipura adalah kekuatan Indonesia yang sebenarnya sehingga kami berharap dukungan suporter,“ kata McMenemy. (MEDIA INDONESIA,01/04/2014;HAL:27)

Selasa, 01 April 2014

Timnas U-19 Mulai Pelajari Calon Lawan

Indra Sjafri mengultimatum dua rekrutan hasil tur Nusantara untuk meningkatkan VO2 Max jika mereka masih ingin bertahan. " `Garuda Muda' akan menjalani empat pertandingan melawan tiga tim asal Timur Tengah."'

PERSIAPAN demi persiapan mulai dimatangkan timnas Indonesia U-19 jelang Piala Asia U-19 di Myanmar, 9-23 Oktober 2014. Kini, tim High Performance Unit (HPU) mulai mempelajari rekaman pertandingan 15 calon lawan yang akan mereka hadapi di ajang tersebut.
“Kami sudah memiliki rekaman video pertandingan 15 negara yang akan bertanding di Piala Asia dan segera kita pelajari,” kata pelatih timnas U-19 Indra Sjafri.

Rekaman pertandingan itu mungkin bakal mulai dipelajari setelah timnas U-19 pulang dari tur Timur Tengah, 6-21 April 2014. Menurut rencana, dalam tur tersebut, ‘Garuda Muda’ akan menjalani empat pertandingan melawan tiga tim, yaitu Oman U-19 (9/4), Uni Emirat Arab U-19 (14 dan 16 April), dan klub Al-Shabab U-19 (19/4).

Evan Dimas dkk sebetulnya akan berangkat ke Arab Saudi pada 1 April. Namun, hanya pemain dan ofi sial beragama Islam yang terbang karena mereka akan lebih dahulu menjalankan ibadah umrah. Sementara itu, empat pemain plus satu ofi sial baru akan menyusul ke Oman pada 4 April.

Meski bakal menghadapi lawan yang tidak mudah, Indra mengaku tidak memiliki persiapan khusus.
Pasalnya, tujuan uji coba tersebut ialah melihat respons para pemainnya dan konsistensi permainan yang ditunjukkan anak-anak muda Indonesia lainnya.

Sebelum berangkat ke Timur Tengah, timnas U-19 akan lebih dulu menjalani lima kali latihan di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang. Setelah itu, timnas akan dilepas Ketua Badan Tim Nasional La Nyalla Mahmud

Dalam tur Timur Tengah itu, tim kepelatihan tidak membawa rekrutan baru hasil tur Nusantara. Pasalnya, kondisi fisik mereka masih berada di bawah rata-rata dan para pemain lama sudah terlebih dahulu bergabung bersama tim.

Dari empat pemain yang dipanggil, kini hanya tinggal dua yang tersisa, yaitu Martinus Novianto dan Muhammad Hamdan Zamzami.
Pasalnya, keduanya masih memiliki rapor merah karena VO2 Max mereka nyaris separuh dari standar yang diinginkan.
Keduanya pun diultimatum untuk meningkatkan performa dalam 20 hari atau sampai timnas pulang dari tur Timur Tengah. Jika tidak juga berhasil, keduanya bakal mengikuti jejak dua rekan mereka, Fahmi dan Rio Saputra, yang telah terlebih dahulu dicoret.
“Kalau pada 21 April bisa meningkat, kita kasih kesempatan lagi. Kalau oke terus, mungkin mereka bisa geser pemain lama dari skuat utama,“ imbuh pelatih asal Sumatera Barat itu.

Secara garis besar, Indra mengisyaratkan kurang puas dengan hasil yang diperoleh pasukannya dalam 13 laga di tur Nusantara. Dari segi efektivitas serangan, timnas hanya mencatatkan 10%, dihitung dari total 207 peluang yang diciptakan tetapi hanya 21 gol yang tercipta.

Dari penguasaan bola, Indra juga kurang puas karena masih melakukan kesalahan di atas 20%. Padahal, targetnya para pemain hanya melakukan eror dalam margin 5%-10%.
(Sat/R-1/MEDIA INDONESIA,29/03/2014,HAL:24)

Minggu, 30 Maret 2014

Liverpool Jaga Asa Juara

"Saya tidak mau memainkan pikiran dengan konyol. Saya hanya berkonsentrasi pada tim saya."

Brendan Rodgers Pelatih Liverpool
IMPIAN Liverpool untuk merebut gelar Liga Primer pertama mereka dalam 24 tahun terakhir tetap terjaga. Keberhasilan tim besutan Brendan Rodgers itu mengalahkan Sunderland 2-1 di Anfield, kemarin, membuat mereka hanya tertinggal satu angka dari pemuncak klasemen sementara Chelsea dan unggul dua poin dari tim peringkat ketiga Manchester City.

Dengan kompetisi yang hanya menyisakan tujuh pekan lagi, segala sesuatunya memang amat mungkin terjadi.
Apalagi, selisih poin empat tim teratas tidak terlalu jauh.

Karena itu, tambahan tiga angka tersebut menjadi sangat penting bagi ‘si Merah’. Apalagi, Sunderland mampu memberi perlawanan alot. Dalam duel tersebut, dua gol ‘si Merah’ dicetak Steven Gerrard (39’) dan Daniel Sturridge (48’), sedangkan gol balasan the Black Cats dibuat Ki Sung-yueng (76’).

Dengan hasil itu, Liverpool tetap kukuh di posisi runnerup dengan 68 poin dari hasil 31 laga. Sebaliknya, Sunderland tetap berkubang di posisi bawah. Dengan raihan 25 poin dari 29 laga, tim besutan Gus Poyet itu ada di urutan ke-18.
“Saya tidak mau memainkan pikiran dengan konyol. Saya hanya berkonsentrasi pada tim saya dan seperti dikatakan Jose Mourinho, jika Manchester City memenangi semua pertandingan mereka, merekalah yang akan menjua rai liga. Ini matematika sederhana,” tegas Rodgers.

“Saya pikir Anda harus memberi kredit bagi Sunderland.
Mereka benar-benar sukses membuat kami kesulitan. Mereka sangat sulit untuk dikalahkan. Kami harus belajar lagi bahwa ketika sudah memimpin dua gol, kami tidak boleh lengah. Kami harus mempertahankan itu dan bermain lebih baik lagi,” timpal Gerrard seperti dikutip Sky Sports.

Sementara itu, dari Seri A Italia, AC Milan akhirnya berhasil memetik poin penuh pertama mereka bulan ini setelah melibas Fiorentina 2-0.

Dalam duel di Stadion Artemio Franchi tersebut, dua gol Milan dicetak Philippe Mexes (23’) dan Mario Balotelli (64’).
Tambahan tiga angka itu tidak mengerek posisi Milan di klasemen Seri A. Setidaknya kemenangan itu sedikit mengurangi beban sang arsitek Clarence Seedorf. Tidak berlebihan jika arsitek asal Belanda tersebut begitu semringah menyambut kemenangan itu.
“Ini kemenangan indah karena tim benar-benar tampil bagus,” tegas Seedorf. Milan saat ini masih terpaku di posisi ke-12 klasemen dengan 39 poin dari 30 laga. (AP/Rtr/Mln/R-1/MEDIA INDONESIA,28/03/2014; HAL:28)

Rekor Terburuk MU sejak 1991

Bersama dengan Chelsea dan Liverpool, City kini menjadi tim yang paling berpeluang menjuarai Liga Primer musim ini.
O LD Trafford yang di juluki `Panggung Im pian' berubah men jadi `Panggung Mimpi Buruk' bagi Manchester United, kemarin. Betapa tidak?

Untuk kali pertama sejak 1991, sang empunya stadion, MU, menderita 10 kekalahan di Liga Primer. Hasil buruk itu seolah melengkapi kiprah `Setan Merah' sejak terjadi suksesi manajerial dari Sir Alex Ferguson ke David Moyes.
Celakanya lagi, justru rival sekota mereka, Manchester City, yang memberikan mimpi buruk itu lewat kemenangan 3-0. Dalam laga tersebut, Edin Dzeko menyarangkan dua gol di detik ke-42 dan menit 56, sedangkan gol pamungkas dibuat Yaya Toure di injury time.
Ini juga kali pertama United dikalahkan City dua kali dalam satu musim. Dalam pertemuan pertama di Etihad, Minggu (22/9/2013), Manchester Biru juga menyudahi laga dengan kemenangan telak, yaitu 4-1.

Dua kali kekalahan di musim yang sama dari City juga pernah dialami United pada 1991. Di musim keempat Alex Ferguson itu, `Setan Merah' akhirnya finis di urutan ketujuh, meski berhasil membawa pulang trofi Eropa.

Sayangnya, tahun ini pencapaian MU jauh lebih buruk.
Pada 1991 mereka finis dengan total 75 poin, sedangkan tahun ini jumlah angka pasukan David Moyes itu paling tinggi hanya 72. Mereka baru mengoleksi 51 poin, sedangkan kompetisi menyisakan tujuh partai sisa.

Betul, MU masih berpeluang mengakhiri musim dengan trofi Liga Champions. Namun, melewati juara bertahan Bayern Muenchen di perempat final bukanlah tugas ringan. Apalagi, wakil Jerman itu tengah trengginas baik di Bundesliga maupun Eropa. “Kami sebetulnya memulai pertandingan dengan motivasi tinggi, tapi gol yang tercipta sangat awal membuat kami kaget dan bermain tidak seperti seharusnya,“ kilah Moyes.

Peluang besar Kontras dengan MU, bagi City, kemenangan itu membuat mereka sebagai tim yang paling berpeluang menjuarai Liga Primer musim ini. The Citizens memang masih duduk sebagai runner-up dengan tiga angka di bawah Chelsea, tetapi masih menyisakan dua laga lebih banyak ketimbang the Blues.

Apalagi, dalam laga lainnya Arsenal juga kembali gagal memetik poin penuh setelah hanya bermain imbang 2-2 dengan Swansea City. Boleh dibilang perebutan gelar tampaknya tinggal mengerucut ke tiga tim, yaitu Chelsea (69 poin), City (66) dan Liverpool (65).
“Kami tidak unggul dari tim mana pun. Perebutan juara tetap ketat dan kami masih bersaing dengan tiga tim, yaitu Chelsea, Arsenal, dan Liverpool,“ ujar Manuel Pellegrini.

Sebaliknya, arsitek Arsenal Arsene Wenger mulai berpikir logis dengan peluang timnya.
Menurutnya, hasil imbang dengan Swansea itu telah meruntuhkan mental timnya.
“Hasil ini sangat melukai kami, tapi kami tidak boleh patah semangat untuk mengejar gelar juara musim ini,“ kata Wenger. (Rtr/AP/R-4/MEDIA INDONESIA,27/03/2014, HAL:27)

Madrid Diuntungkan Jadwal Sisa La Liga

Cristiano Ronaldo dan Sergio Ramos amat mungkin dikenai denda karena mengkritik keras wasit Alberto Undiano Mallenco. DENGAN sembilan laga tersisa, peluang Atletico Madrid, Real Madrid, dan Barcelona untuk merengkuh trofi La Liga samasama besar. Namun, Madrid sedikit diuntungkan karena tak perlu lagi berhadapan dengan Atletico dan Barcelona.

Sebaliknya Atletico dan Barcelona masih harus memainkan pertandingan di Nou Camp pada 18 Mei 2014. Atletico dan Barcelona juga akan lebih sering bertemu karena mereka dipertemukan pada pertandingan perempat final Liga Champions.
Akan tetapi, perjalanan Madrid untuk menjadi kampiun musim ini juga tak akan mudah. Real Sociedad, Real Valladolid, dan Valencia yang akan menjadi lawan Madrid berikutnya pernah mengalahkan Barcelona.

Itu artinya konsistensi menjadi faktor kunci yang bakal menentukan siapa peraih mahkota juara La Liga musim ini, apakah juara bertahan Barcelona, kembali ke Real Madrid, atau justru menjadi milik Atletico yang hampir 20 tahun absen juara.
Pelatih Atletico Diego Simeone mengingatkan semua pemainnya untuk tidak menggantungkan nasib mereka ke tim lain. Pasalnya, jika terpeleset sedikit saja, bukan tak mungkin mimpi meraih titel La Liga pertama setelah 1996 akan musnah.
“Kemenangan ini membuat kami dengan tenang bisa berpikir bahwa kami sendirilah yang menentukan apa yang akan terjadi nanti,“ ujar Simeone dilansir Football Espana.

Atletico, yang memimpin klasemen sementara, akan menghadapi Granada dini hari nanti. Atletico punya catatan yang bagus dalam pertemuan dengan Granada. Sudah lima kali mereka berhadapan di La Liga, dan Atletico mencatat empat kali kemenangan dan sekali hasil imbang. Bagaimana dengan Madrid? Madrid akan berhadapan dengan salah satu tim kuat, Sevilla, di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan. Duel nanti juga akan menjadi pelampiasan bagi striker Madrid Karim Benzema. Sumbangan dua gol dari Benzema tak berarti apa pun setelah Madrid takluk 3-4 dari Barcelona.

“Kami kecewa dengan hasilnya. Kami sudah mencetak tiga gol dan mengontrol pertandingan. Ketika Barcelona tidak memilikinya, sulit bagi mereka dan kami memainkan sebuah permainan yang hebat,“ jelas pemain asal Prancis itu.

Musim lalu, Madrid juga menelan kekalahan saat melawat ke Ramon Sanchez Pizjuan.
Dalam laga yang berlangsung pada 16 September 2012 itu, Cristiano Ronaldo dkk kalah tipis 1-0. Oleh karena itu, Madrid pun diprediksi mendapatkan perlawanan sengit dari Sevilla.

Berbuntut panjang Di sisi lain, kritik Ronaldo dan Sergio Ramos terhadap wasit Alberto Undiano Mallenco saat El Clasico berbuntut panjang. Keduanya dilaporkan Komite Wasit (CTA) kepada Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF).
Jika tidak ada halangan, sidang CTA akan digelar hari ini yang akan dihadiri Francisco Rubio, Lucas Osorio, dan Pablo Mayor sebagai anggota.

Mallenco ialah wasit yang memimpin big match itu.
Dalam duel itu Mallenco memberikan dua hadiah penalti kepada Barcelona dan satu kepada Real Madrid. Mallenco juga mengusir Ramos seusai melanggar Neymar di kotak terlarang pada menit ke-65.

Banyak yang mengecam kepemimpinan Mallenco. Ronaldo bahkan menganggap sejak awal Real Madrid memang telah diplot untuk kalah. Ramos yang jengkel juga menyatakan tidak ingin laga Madrid dipimpin Mallenco.
Amat mungkin keduanya akan didenda jika terbukti bersalah.
(AP/Rtr/R-4/MEDIA INDONESIA,26/03/2014, HAL:28)

Setan Merah Lebih Percaya Diri

Dengan kompetisi yang akan berakhir pada 11 Mei 2014, derby Manchester menjadi sangat vital bagi United dan City. KONTRAS dengan musim-musim sebelumnya, Manchester United tidak diunggulkan saat derby melawan Manchester City dalam lanjutan kompetisi Liga Primer dini hari nanti. Pun meski laga itu berlangsung di kandang ‘Setan Merah’, Old Trafford.

Fakta menunjukkan Old Trafford memang bukan lagi tempat yang angker bagi musuh-musuh the Red Devils. Buktinya, dua pekan lalu tim besutan David Moyes itu dihajar Liverpool 0-3 di hadapan pendukung mereka sendiri.

Apalagi jika mengingat hasil derby pertama pada September tahun lalu. Kala itu Manchester merah takluk 1-4. Namun, dua kemenangan beruntun itu bisa mengubah keadaan. Wayne Rooney dkk kini tentu lebih percaya diri menghadapi laga tersebut.
Moyes mengungkapkan kemenangan 2-0 atas West Ham United (22/3) dan 3-0 atas Olympiakos Piraeus di laga kedua babak 16 besar Liga Champions, (20/3), berhasil memulihkan kembali kepercayaan mereka.

“Kami menatap laga selanjutnya dengan percaya diri dan siap memetik hasil sempurna,” cetus Moyes. “Anda bisa mendapat tiga poin dengan memenangi sebuah pertandingan, tapi ada nilai tambah jika Anda memenangi laga-laga besar.” “Sayangnya itu tidak bisa
kami lakukan dengan cukup baik musim ini. Jadi akan sangat menyenangkan jika kami memenangi laga nanti. Kemampuan mereka (City) dalam mencetak gol musim ini memang mengerikan, tapi kami tidak gentar,” imbuh pelatih asal Skotlandia tersebut.

Satu-satunya penyesalan suksesor Sir Alex Ferguson itu ialah dalam laga nanti ia tidak bisa menurunkan Robin van Persie karena sang pemain menderita cedera lutut. Penyerang asal Belanda itu diprediksi akan absen 4-6 pekan.

Sebagai gantinya, ia sangat mungkin akan menurunkan mantan pemain Chelsea, Juan Mata, di belakang Wayne Rooney. Untuk lini belakang, Moyes tidak bisa menurunkan Nemanja Vidic yang masih diskors dua pertandingan. mereka dari pemuncak klasemen sementara Liga Primer Chelsea.

Saat ini, City berada di posisi ketiga klasemen dengan 63 poin dari 28 laga, defisit 6 angka dari Chelsea dan 2 angka dari Liverpool yang ada di peringkat kedua.

Soal duel nanti, arsitek Manuel Pellegrini sedikit cemas dengan lini depan. Pasalnya, ia tidak bisa menurunkan striker Sergio Aguero yang cedera hamstring.

Apalagi kondisi dua striker lainnya, Edin Dzeko dan Stevan Jovetic, juga diragukan lantaran baru pulih dari cedera. “Saya berharap kami tidak bergantung pada satu striker. Pekan lalu kami memang kesulitan dengan absennya Aguero dan Jovetic, tapi Jovetic kini sudah pulih dan saya harap dia fit untuk laga nanti,” ujar Pellegrini.

“Seandainya pun ia (Jovetic) tidak terlalu fi t dan tidak bisa mencetak gol, saya berhadap para pemain lain bisa melakukannya,” imbuh juru taktik asal Cile tersebut. (AP/Rtr/R-1/MEDIA INDONESIA,25/03/2014,HAL : 27)

Kamis, 27 Maret 2014

Tur Nusantara Usai, Timnas U-19 Tatap Timur Tengah

Kelemahan selama uji coba di dalam negeri akan diperbaiki selama timnas menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta mulai 25 Maret 2014.
TIMNAS U-19, yang baru saja menyelesaikan rangkaian uji coba di dalam negeri, langsung menatap uji coba internasional menuju ka wasan Timur Tengah.

Sesuai dengan program yang disusun Badan Tim Nasional (BTN), Evan Dimas dan kawan-kawan akan menjalani uji coba internasional menghadapi beberapa tim dari kawasan Timur Tengah.

Menurut rencana, timnas U-19 akan menghadapi Oman, 10 April mendatang.
“Selamat tur nusantara, perkembangan tim cukup positif. Namun, kami tetap akan melakukan evaluasi sebelum ke Timur Tengah.

Info sebelumnya :
http://livet-i-hvalstad.blogspot.com/2014/02/timnas-u-19-masih-sempurna-setelah.html

Secara umum tim sudah siap bertanding di sana,“ kata pelatih timnas U-19 Indra Sjafri, kemarin.
Lebih jauh, Indra menegaskan, evaluasi yang dilakukan meliputi semua aspek. Untuk itu, pihaknya akan meminta laporan dari semua jajaran pelatih serta tim pendukung yang selama ini ikut mengontrol perkembangan tim yang dipersiapkan untuk Piala AFC 2014 di Myanmar itu.

Hasil evaluasi itu, kata Indra, selanjutnya akan diaplikasikan pada pemusatan latihan sebelum timnas bertolak ke Timur Tengah.
Kelemahan selama menjalani uji coba di dalam negeri akan diperbaiki selama menjalani pemusatan latihan yang kembali akan dilakukan di Yogyakarta mulai 25 Maret 2014.

“Dari 13 pertandingan yang telah dijalani, sudah tentu ada peningkatan. Namun, kami belum bisa menjelaskan secara detail saat ini. Setelah semua data terkumpul, baru akan diumumkan,“ tambah Indra.

Meski sudah ada kepastian keberangkatan ke Timur Tengah, Indra belum mengumumkan siapa saja pemain yang akan dibawa. Menurut ida, pemain yang akan dibawa ke Timur Tengah baru akan diumumkan setelah evaluasi tuntas. “Saya belum bertemu BTN untuk evaluasi. Masalah berapa pemain yang akan dibawa baru akan diketahui paling lambat 29 Maret. Biar BTN yang mengumumkan,“ ujarnya menjelaskan.

Selain menjalani tur Timur Tengah, timnas U-19 yang dipersiapkan untuk Piala AFC 2014 di Myanmar juga dijadwalkan menjalani turnamen mini di Jakarta dan Vietnam. Bahkan, BTN juga mewacanakan tim yang diharapkan bisa lolos ke Piala Dunia 2015, U-20, juga melakukan uji coba ke Eropa.

Selama menjalani tur Nusantara, Muhammad Hargianto dan kawan-kawan memang tidak pernah mengalami kekalahan. Hanya, ada beberapa pertandingan yang dinilai kurang maksimal seperti saat mengalahkan tim Pra-PON Yog yakarta.
Meski timnas U-19 menang 3-2, pola permainan mereka kurang sesuai dengan harapan. (Ant/R-2/MEDIA INDONESIA,24/03/2014, HAL:27)

El Clasico di Momen yang Pas

Kontras dengan sebelum-sebelumnya, Barcelona kini hanya diposisikan sebagai underdog dalam El Clasico di Santiago Bernabeu, dini hari nanti. DUEL dua raksasa Spanyol antara Real Madrid dan Barce lona memang menjadi salah satu laga yang paling ditunggu para penggila bola seantero jagat. Apalagi dalam El Clasico episode ke-227 yang akan digelar di Stadion Santiago Bernabeu, dini hari nanti, berpotensi menentukan nasib mereka musim ini.

Tidak seperti musim-musim sebelumnya, bukan hanya Madrid atau Barca yang akan terpengaruh dengan hasil malam nanti. Runner-up sementara Atletico Madrid yang hanya akan menjajal juru kunci Real Betis di pekan yang sama juga bisa diuntungkan seandainya El Clasico berakhir imbang atau Los Blancos kalah.

Kini, Madrid masih memimpin klasemen dengan nilai 70, sedangkan Atletico menguntit dengan 67 poin. Barcelona yang tercecer di posisi tiga dengan 66 angka bisa kembali merekatkan diri dengan dua tim di atasnya jika mampu mencuri poin penuh.
Arsitek Los Merengues Carlo Ancelotti pun antusias dengan pertemuan kontra Barca kali ini. Ia menyebut waktunya amat pas, baik dari atmosfer persaingan di tabel maupun kondisi timnya yang saat ini berada di puncak motivasi.

“Momen ini sangat pas, kami akan melawan tim besar di waktu yang penting dan kami yakin bisa menampilkan permainan 100%,“ tandas Ancelotti.

Pernyataan Don Carlo memang tidak berlebihan. Mereka sukses lolos ke perempat final Liga Champions dengan kemenangan agregat 9-2 atas Schalke 04. Anak-anak ibu kota pun hanya kalah sekali dari Atletico 0-1, tetapi itu terjadi September lalu dan setelahnya mereka tak pernah lagi tumbang di Bernabeu, termasuk di ajang Copa del Rey dan Liga Champions.

Kali ini, Cristiano Ronaldo tetap akan diandalkan untuk mendobrak jala Blaugrana.
Ia kembali bisa bekerja sama dengan Karim Benzema yang sempat menepi akibat cedera di dua laga, yaitu leg II kontra Schalke dan kontra Malaga, akhir pekan lalu.

Tidak diunggulkan Meski digdaya belakangan ini, Madrid sejatinya punya catatan buruk di mata Barca.
Mereka kalah 1-2 di Nou Camp lewat gol si anak baru Neymar dan Alexis Sanchez serta hanya bisa menyamakan lewat Jesse Rodriguez jelang peluit akhir berbunyi.

Namun, jika setelah itu penampilan pasukan Tata Martino turun-naik, Madrid justru melesat cepat. Mereka bahkan belum pernah kalah di semua kompetisi sejak awal tahun.

Sebaliknya dengan Barca.
Hingga pekan ke-28 Los Culesbahkan sudah mengantongi empat kekalahan.
Satu dari tiga kekalahan itu bahkan terjadi di kandang sendiri. Tidak mengherankan jika tim `Biru-Merah' itu kini hanya diposisikan sebagai underdog dalam laga nanti.

Bek Jordi Alba sadar betul laga kali ini akan menjadi vital bagi timnya jika masih ingin bersaing di jalur juara.
Apalagi anak-anak Catalan itu menjadi tim terendah di antara dua pesaingnya.
“Sangat vital untuk bisa menang di Madrid karena itulah satu-satunya cara bagi kami untuk tetap berkompetisi di jalur juara,“ tandas Alba.

Untungnya, Barca baru saja mengirim sinyal kebangkitan dengan membantai Osasuna 7-0, akhir pekan lalu. Lionel Messi dkk pun meraih hasil positif di 16 besar Liga Champions dengan selalu menang dalam dua laga kontra Manchester City dan mengumpulkan agregat 4-1.

Barisan belakang Barca juga sudah kembali diperkuat bek Gerard Pique.
“Saya pikir itu akan menjadi laga yang buat kami. Kami benar-benar harus tampil sempurna jika ingin mengalahkan Madrid di Bernabeu,“ tukas gelandang Andres Iniesta. (Rtr/AP/R-4/MEDIA INDONESIA,23/03/2014, HAL:8)

Minggu, 23 Maret 2014

Timnas AFF Dibentuk di Spanyol

Timnas U-23 juga sedang mempersiapkan diri ke Asian Games 2014 dalam pelatnas tahap dua yang melibatkan 23 pemain. TIM Nasional Indonesia akan bertolak ke Spanyol untuk menjalani pemusatan latihan tahap kedua, (22/3) besok. Di sana, pelatih Alfred Riedl sudah akan mulai membuat kerangka tim yang akan dibawanya ke Piala AFF 2014, 22 November-2 Desember.

Asisten pelatih Wolfgang Pikal menyatakan kerangka tim akan langsung ditentukan oleh Riedl.
Selain itu, pelatnas di Spanyol juga dimaksudkan agar kebugaran fi sik calon pemain Timnas
tetap terjaga menyusul jeda kompetisi karena pemilu legislatif.

Sebelum berangkat ke Spanyol, 24 pemain berlatih di lapangan Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang, untuk pengenalan formasi. Sesi latihan ini dipimpin Pikal dan Widodo Cahyono Putro, sedangkan Riedl baru akan bergabung di negeri Matador.

Dalam pelatnas tahap kedua yang akan berlangsung sampai 3 April 2014 ini, skuat Garuda dihuni 24 pemain. Namun, dalam tim yang berangkat, tidak terdapat nama-nama pemain asal klub Arema Indonesia dan Persipura Jayapura karena di saat yang bersamaan tampil di AFC Cup.

Meski hanya bertujuan menjaga kebugaran, Pikal menambahkan pasukannya juga menargetkan kemenangan di tiga laga uji coba. Rencananya, tim Merah-Putih akan beruji coba kontra Andorra (26/3), Kuba (29/3), dan salah satu klub Spanyol Elche (2/4).“Kami tidak ingin pilih-pilih lawan, kami tetap menargetkan kemenangan di Spanyol nanti,” tambahnya.

Pikal juga menekankan pentingnya laga persahabatan yang dilakukan di luar negeri ini.
Pasalnya, Piala AFF 2014 juga akan diadakan di luar Indonesia sehingga tekanan pertandingan pasti akan berbeda jika diban dingkan dengan laga di dalam negeri.

Ia percaya banyaknya uji coba di luar negeri akan memperkuat kondisi mental Timnas Indonesia. Apalagi, mereka dibebankan target juara untuk kali pertama di ajang se-Asia Tenggara itu. “Kami membutuhkan lebih banyak lagi uji coba di luar negeri.

Nantinya di Piala AFF, kami akan bermain di negeri orang. Bisa saja kami bermain di Singapura atau Vietnam di fase penyisihan. Uji coba di luar negeri itu akan memperkuat mental.'' 23 pemain Di saat yang bersamaan, Timnas U-23 juga tengah mempersiapkan diri jelang Asian Games di Incheon, Korea Selatan, pada Oktober 2014. Sama halnya dengan timnas senior, `Garuda Muda' juga akan melakukan pelatnas pada 19 Maret hingga 4 April 2014 di Yogyakarta.

Berbeda dengan pelatnas tahap satu yang melibatkan 28 pemain, kali ini pelatih Timnas U-23 Aji Santoso hanya memanggil 23 pemain. Aji pernah menyatakan langkah ini dilakukan agar skuatnya makin fokus dalam menyerap materi latihan.

Rencananya, Timnas U-23 juga akan melakoni tiga laga uji coba melawan dua tim luar negeri dan satu tim lokal. Meskipun demikian, Badan Tim Nasional (BTN) PSSI menyatakan calon lawan Rasyid Bakrie dkk tersebut baru akan ditentukan akhir pekan ini. (R-1/MEDIA INDONESIA, 21/03/2014)

 
Berita Bola Terkini. Diberdayakan oleh Blogger.