SKUAT muda Barcelona yang tergabung dalam Barcelona B unjuk gigi di leg kedua 32 besar Copa del Rey, kemarin dini hari. Mereka membantu skuat utama untuk mencukur Huesca 8-1 di Nou Camp sehingga Blaugrana melenggang ke 16 besar dengan agregat kemenangan 12-1.
Pemain-pemain, seperti Jordi Masip, Sergi Roberto, Sergi Samper, Rafinha, Munir, Sandro Ramirez, dan Adama Traore bergantian merumput di laga itu. Nama terakhir bahkan membuat gol debutnya bersama tim utama hanya 4 menit setelah turun dari bangku cadangan menggantikan Munir.
“Saya berterima kasih kepada Luis Enrique atas kesempatan ini. Merupakan kehormatan bagi pemain muda mana pun bisa berbagi ruang ganti dengan pemain kelas dunia,“ ujar striker berusia 18 tahun yang mencetak gol di menit ke-78 itu.
Traore hanyalah satu dari tiga pemain Barcelona B yang mencatatkan nama di papan skor malam itu. Selain anak muda kelahiran Spanyol tersebut, Sergi Roberto terlebih dahulu menceploskan satu bola di menit ke-29.
Rekannya yang lain, Sandro Ramirez, membuat gol penutup 7 menit sebelum bubaran. Tiga gol penerus Lionel Messi dkk itu menggenapkan lesakan lain yang dibuat seniornya seperti Pedro (20', 26', 43'), Andres Iniesta (39'), dan Adriano Correira (68').
Tim tamu sempat mencuri gol 4 menit sebelum peluit akhir berbunyi lewat Carlo Moreno. Itu menjadi satu-satunya gol yang bersarang di jala Barca dalam dua leg 32 besar Copa del Rey setelah laga pertama di kandang Huesca berakhir 4-0 untuk tim Catalan.
Pelatih Luis Enrique memuji penampilan anak-anak asuhnya termasuk lini belakang yang kebobolan di menit-menit akhir. Menurutnya, performa seperti itu sudah sangat maksimal dan ia merasa tidak bisa meminta lebih. “Sulit membayangkan permainan kami yang lebih baik dari ini. Secara mental, sikap, dan pertahanan, kami sangat kuat,“ ujar mantan juru taktik AS Roma itu.(AP/Ash/R-1) Media Indonesia, 18/12/2014 halaman 26
Home » Posts filed under Barcelona
Jumat, 16 Januari 2015
Pemain Muda Barcelona Unjuk Bukti
Selasa, 02 Desember 2014
Tiga Poin Wajib Barcelona di Mestalla
Kemenangan atas Valencia menjadi harga mati bagi Barcelona. Tiga angka akan membuat tim Catalan bisa terus menempel Real Madrid.
SETELAH merayakan dua rekor yang dibuatnya pekan lalu, kaliini Lionel Messi kembali fokus untuk berkontribusi bagi Barcelona. Ia akan memimpin rekan-rekannya melawat ke Mestalla guna menantang peringkat empat Valencia.
Di jornada 12 lalu, El Messiah berpesta karena memecahkan rekor gol Telmo Zarra di La Liga. Hanya selang beberapa hari, giliran goresan gol Raul Gonzalez di Liga Champions yang dilewatinya saat Barcelona menggiling APOEL Nicosia 4-0 di Siprus.
Namun, striker asal Argentina itu bukan satu-satunya pemain yang akan berdiri di bawah lampu sorot. Tandemnya, Luis Suarez, juga tengah dielu-elukan karena baru saja mencetak gol perdananya untuk Blaugrana di partai kontra APOEL itu.
Memang, gol Suarez untuk Barca yang baru datang di laga keenam dinilai lebih lama dari perkiraan semula. Meski demikian, pelatih Barcelona Luis Enrique melihat itu sebagai pertanda baik untuk timnya.
“Barcelona seperti inilah yang saya inginkan dari awal. Jika kami terus tampil seperti ini, saya yakin kami tak akan terkalahkan,“ kata mantan pelatih AS Roma itu.
Barca sendiri butuh tiga poin untuk menjaga peluang memuncaki klasemen atau setidaknya menempel pemimpin klasemen sementara Real Madrid. Mereka masih selisih dua angka dengan El Real yang telah memainkan pertandingan kontra Malaga, dini hari tadi.
Pasukan Catalan itu juga dituntut konsisten di jalur kemenangan di La Liga setelah hanya mengemas enam poin dalam empat pertandingan terakhir. Apalagi, gawang Barca selalu bobol di empat pertandingan itu, padahal mereka selalu clean sheet di delapan partai sebelumnya.
Sayangnya, bek Thomas Vermaelen dipastikan absen panjang setelah dipastikan harus menjalani operasi paha dalam waktu dekat. Untungnya, Luis Enrique punya sederet pemain yang bugar untuk laga terse but karena tidak diturunkan di Siprus, yaitu kiper Claudio Bravo, Xavi Hernandez, Sergio Busquets, dan Neymar.
Meski tidak diunggulkan, Valencia bukan tim yang bisa dipandang remeh setelah memenangi lima dari tujuh laga awal musim. Belakangan, performa Los Che memang menurun, bahkan pekan lalu kalah dari Levante, tetapi rekor kandang mereka cukup bagus, yaitu tak pernah kalah dalam enam laga, lima di antaranya berakhir menang. Kemenangan perdana Di sisi lain, David Moyes merebut kemenangan perdananya di Liga Spanyol. Mantan pelatih Manchester United tersebut sukses membawa Real Sociedad menang 3-0 atas Elche. Di laga debut bersama Sociedad pekan lalu, Moyes hanya bisa membawa timnya imbang tanpa gol dengan Deportivo La Coruna.
“Saya sangat senang dengan hasil ini. Namun, saya belum sepenuhnya puas dengan penampilan para pemain. Kami masih banyak melakukan kesalahan dan saya berharap kami bisa bermain lebih baik lagi,“ tegasnya.
Moyes sendiri pantas berterima kasih kepada Carlos Vela. Striker Meksiko itu menjadi bintang Sociedad dengan mem borong tiga gol kemenangan timnnya.
Vela membuka kemenangan Sociedad saat pertandingan baru berlangsung 3 menit melalui sundulan. Setelah itu, dua gol kembali dilesakan Vela ke gawang Elche masing-masing menit ke-31 dan 53. “Kami memiliki pemain dengan bakat spesial dalam diri Carlos Vela. Ia mampu mem buat perbedaan dan banyak menolong tim dalam laga tersebut,“ puji Moyes. Dengan kemenangan itu, Sociedad sementara menduduki peringkat 12 dengan 13 poin yang telah didulang, sedangkan Elche makin terbenam di posisi dua dari bawah dengan poin 10. (AP/R-2) Media Indonesia, 30/11/2014, halaman 6
Senin, 17 November 2014
Peluang Pique Hengkang Terbuka
PELUANG bek Barcelona Gerard Pique untuk hijrah dari klub Catalan itu makin terbuka. Indikasi itu sudah terlihat saat suami Shakira itu ngambek saat dijadikan cadangan oleh Luis Enrique kala Barcelona menang 2-1 atas Almeria pekan lalu.
Saat itu Enrique meminta Pique untuk melakukan pemanasan. Padahal, saat itu Barcelona sudah melakukan tiga kali pergantian. Pique sempat mempertanyakan sikap sang pelatih. Akan tetapi, mantan pemain Manchester United itu tetap menjalankan perintah Enrique.
Mirror menulis Enrique melakukan itu ternyata sebagai bentuk hukuman untuk bek asal Spanyol itu. Pique dihukum karena memainkan telepon genggam di bangku cadangan. Tahu Pique sedang galau, pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti mencoba memanas-manasi suasana tersebut.
Dia tak yakin Pique dihukum akibat hal itu.Jika benar, Blaugrana telah berlebihan memperlakukan Pique.
“Saya tak akan menghukum pemain karena menggunakan telepon genggamnya di bangku cadangan. Saya percaya dengan kedisiplinan, tetapi ada hal yang saya pikir tidak harus diselesaikan dengan hukuman, tapi dengan bicara dan penjelasan,“ kata Ancelotti.
Pelatih asal Italia itu mengakui pemain seperti Pique ialah sosok yang cerdas. Untuk itu, dia masih kurang percaya Pique dipinggirkan karena hal tersebut. Untuk mengatasi masalah tersebut, Pique dijadwalkan berbicara dengan Enrique setelah jeda internasional. Dalam pertemuan itu, masa depan Pique akan dibahas. Bukan tak mungkin, pemain 27 tahun ini akan hengkang dari Nou Camp.
Lepas dari itu, Enrique kini sedang dalam sorotan. Pasalnya, Barcelona menempati urutan kedua La Liga dengan 25 poin dari 11 laga, tertinggal 2 poin dari Real Madrid yang menempati puncak klasemen.
Mantan pelatih AS Roma itu dinilai tidak mampu men gangkat prestasi Barca. Meskipun demikian, legenda Barca, Johan Cruyff, merasa publik terlalu cepat meng hakimi Enrique. (AFP/AP/ Era/R-4) Media Indonesia, 13/11/2014, halaman 28
Rabu, 23 April 2014
Everton Tambah Derita Moyes
Meski tipis, Barcelona terus berusaha mempertahankan harapan mereka merebut trofi La Liga musim ini. REUNI David Moyes dengan mantan tim besut annya, Everton, ternyata tidak berakhir manis. Alih-alih menuai senyum, juru taktik asal Skotlandia itu justru harus mengalami mimpi buruk setelah timnya, takluk 0-2.
Kekalahan di Goodison Park, kemarin, itu bukan saja menambah deret kekalahan ‘Setan Merah’ musim ini, melainkan juga mengakhiri mimpi Wayne Rooney dkk untuk berlaga di Liga Champions musim depan.
Akibat kekalahan itu, MU tetap mengoleksi 57 poin dari 34 laga. Dengan empat laga tersisa, peluang ‘Setan Merah’ untuk merebut posisi keempat, sebagai syarat terakhir untuk bisa berlaga di Liga Champions, sudah mustahil.
Mereka kini tertinggal 13 angka dari Arsenal yang berada di urutan keempat dengan 70 poin dari 35 laga. Ironisnya lagi, pasukan Old Trafford itu juga terancam absen di Liga Europa dan itu berarti mereka hanya akan bermain di liga lokal musim depan.
Everton sendiri kini ada di posisi kelima dengan 69 angka.
Dengan kata lain, MU harus memenangi pertandingan sisa sambil berharap the Toffees dan peringkat keenam Tottenham Hotspur selalu kalah hingga akhir musim. Moyes sadar bahwa statistik itu tidak menguntungkan timnya. Suksesor Alex Ferguson itu pun bertekad akan tampil habishabisan sampai akhir musim nanti untuk menjaga kehormatan tim.
“Kami akan melakukan segalanya untuk memenangi pertandingan sisa. Kami juga sudah mulai merancang tim yang akan berkompetisi di papan atas Liga Primer musim depan,” ujar mantan arsitek Everton itu.
Dalam duel di Goodison Park tersebut, MU lagi-lagi memang menunjukkan performa buruk.
Betul, mereka berhasil menguasai bola, tetapi selalu gagal dalam penyelesaian akhir. Sampai akhirnya petaka itu terjadi lewat penalti Leighton Baines (28’) dan gol Kevin Mirallas (43').
Itulah kekalahan ke-11 `Setan Merah' musim ini dan sekaligus menjadi musim terburuk dalam sejarah klub. Dari 17 pertandingan melawan tim 10 besar musim ini, United bahkan hanya memenangi tiga di antaranya dan mengemas total 13 poin.
Hingga akhir Berbeda dengan MU, Barcelona berhasil menjaga peluang mereka menjuarai La Liga. Kesuksesan itu didapat El Barca setelah menang 2-1 atas Athletic Club, kemarin. Meski begitu Los Cules sempat tertinggal lebih dulu lewat Aritz Aduriz (50'). Untungnya, menit ke-72, Pedro mampu menyamakan skor sebelum Lionel Messi menyegel kemenangan 2-1, 2 menit kemudian. Hasil itu membuat Barca mengumpulkan 81 angka dan menguntit peringkat satu Atletico Madrid yang mengumpulkan 85 poin.
Arsitek Blaugrana Tata Martino memuji anak-anak asuhnya yang bermain penuh keberanian. “Momentum tidak berada pada kami.
Untungnya kami tampil berani dan mampu mengejar keterting galan sebelum membalikkan keadaan,“ sanjung Martino.
Bagi Andres Iniesta, keme nangan itu mengindikasikan timnya bakal terus berjuang meski peluang juara masih kecil.
Mereka berharap Real Madrid dan Atletico yang masih berjuang di Liga Champions, pekan ini, tergelincir karena kelelahan.
“Segala hal masih bisa terjadi, apalagi rival-rival kami akan memainkan jadwal padat. Kami harus bisa memanfaatkan situasi . ini,“ tandasnya. (AP/Rtr/R-4) Media Indonesia, 21/04/2014, hal 27
Sabtu, 05 April 2014
Peluang Barcelona makin Berat
PELUANG Barcelona untuk melangkah ke semifinal Liga Champions tujuh kali berturut-turut mulai menipis. Kegagalan mereka mengalahkan Atletico Madrid pada laga pertama perempat final di Nou Camp, kemarin, membuat langkah mereka bakal berat.
Gelandang Los Cules Xavi tidak memungkiri hasil imbang 1-1 kontra Atletico merugikan Barcelona.
Sebab, mereka harus menang atau setidaknya bermain imbang 2-2 pada laga kedua nanti di Vicente Calderon jika ingin mendapat tiket ke semifinal.
Padahal itu bukan pekerjaan mudah. Terbukti sudah empat kali mereka berjumpa dengan Atletico musim ini dan hasilnya selalu berakhir imbang.
Baca juga: http://livet-i-hvalstad.blogspot.com/2014/04/gareth-bale-siap-sapa-para-fan-di.html
Di ajang Piala Super Spanyol pada awal musim, kedua tim hanya mampu bermain imbang 1-1 dan 0-0.
Kemudian di pentas La Liga pada Januari, kedua tim juga hanya mampu bermain imbang 0-0.
Dalam duel tersebut, Atletico unggul lebih dulu lewat gol indah Diego Ribas menit 56 sebelum dibalas tuan rumah lewat Neymar menit 71.
“Saya bangga dengan cara kami bermain dan jika kami bisa terus bermain seperti itu, kami punya peluang untuk sukses,“ ujar arsitek P Barcelona Gerardo `Tata' Martino.
Pelatih Atletico Diego Simeone juga puas dengan hasil ini. “Kami mempunyai tim yang bermain dengan hati. Yang membuat saya senang adalah kami bisa bersaing dengan lawan-lawan seperti Barca.
Dari sudut taktik, itu pertandingan yang indah.“ (AP/Rtr/Mln/R-1/MEDIA INDONESIA,3/3/2014,HAL:28)
Gareth Bale Siap Sapa para Fan di Jakarta
“SAMPAI jumpa secepatnya di Indonesia.“ Itulah pesan via video dari pemain Real Madrid Gareth Bale pada acara konferensi pers Dua Kelinci di De Canter Wine House Plaza Kuningan, kemarin.
Pemain asal Wales itu direncanakan akan berkunjung ke Jakarta pada 30 Mei mendatang. Kehadirannya di Ibu kota berkaitan dengan ajang Dua Kelinci Menyundul Bola yang diselenggarakan oleh produsen kacang di Indonesia itu.
Selain karena kualitasnya sebagai pemain termahal dunia, Bale didaulat sebagai duta karena keterbatasan pemain Los Blancos.
Sebagian besar pungggawa El Real bakal memperkuat negara mereka masing-masing di ajang Piala Dunia 2014. Mantan pemain Tottenham Hotspur itu tidak ambil bagian lantaran negaranya tidak lolos ke Brasil.
“Moment World Cup membuat pilihan kami terbatas. Kebetulan dia tidak bermain di World Cup dan punya waktu,“ kata Direktur Dua Kelinci Erwin Setiono.
Selama di Indonesia, Bale akan melakukan sejumlah kegiatan seperti coaching clinic, meet and greet, dan acara puncaknya, yaitu Dua Kelinci Indonesia Menyundul Bola.
Acara Dua Kelinci Indonesia Menyundul Bola itu sebenarnya akan digelar di empat kota besar, yaitu Medan (4/5), Bandung (18/5), Jakarta (1/6), dan terakhir di Makassar (15/6), tetapi Bale hanya hadir dalam acara di Jakarta.
Selain ke Jakarta, Bale juga dijadwalkan berkunjung ke Bali untuk berlibur bersama keluarganya. “Bale akan ada di Jakarta 30 Mei sampai 1 Juni 1. Setelah itu, dia akan berlibur ke Bali,“ timpal Marketing Manager Dua Kelinci, Neni Suwondo.
Bale menjadi pemain ketiga Real Madrid yang datang ke Jakarta di ajang serupa. Dua pemain El Merengues yang sebelumnya menjadi duta ialah Luis Figo (2011) dan Xabi Alonso (2012).
Selain beberapa agenda tersebut, Bale direncanakan akan melakukan acara amal. Namun hingga kini, pihak Dua Kelinci belum bisa memastikan acara tersebut. “Sekarang masih ada beberapa pilihan. Entah charity tentang sepak bola anak, atau misalnya lepas dari sepak bola seperti untuk penderita kanker atau yang lain. Kami belum bisa memilih,“ tandas Neni. (Ash/Sat/R-4/MEDIA INDONESIA,3/3/2014,HAL:27)
Kamis, 27 Maret 2014
El Clasico di Momen yang Pas
Kontras dengan sebelum-sebelumnya, Barcelona kini hanya diposisikan sebagai underdog dalam El Clasico di Santiago Bernabeu, dini hari nanti. DUEL dua raksasa Spanyol antara Real Madrid dan Barce lona memang menjadi salah satu laga yang paling ditunggu para penggila bola seantero jagat. Apalagi dalam El Clasico episode ke-227 yang akan digelar di Stadion Santiago Bernabeu, dini hari nanti, berpotensi menentukan nasib mereka musim ini.
Tidak seperti musim-musim sebelumnya, bukan hanya Madrid atau Barca yang akan terpengaruh dengan hasil malam nanti. Runner-up sementara Atletico Madrid yang hanya akan menjajal juru kunci Real Betis di pekan yang sama juga bisa diuntungkan seandainya El Clasico berakhir imbang atau Los Blancos kalah.
Kini, Madrid masih memimpin klasemen dengan nilai 70, sedangkan Atletico menguntit dengan 67 poin. Barcelona yang tercecer di posisi tiga dengan 66 angka bisa kembali merekatkan diri dengan dua tim di atasnya jika mampu mencuri poin penuh.
Arsitek Los Merengues Carlo Ancelotti pun antusias dengan pertemuan kontra Barca kali ini. Ia menyebut waktunya amat pas, baik dari atmosfer persaingan di tabel maupun kondisi timnya yang saat ini berada di puncak motivasi.
“Momen ini sangat pas, kami akan melawan tim besar di waktu yang penting dan kami yakin bisa menampilkan permainan 100%,“ tandas Ancelotti.
Pernyataan Don Carlo memang tidak berlebihan. Mereka sukses lolos ke perempat final Liga Champions dengan kemenangan agregat 9-2 atas Schalke 04. Anak-anak ibu kota pun hanya kalah sekali dari Atletico 0-1, tetapi itu terjadi September lalu dan setelahnya mereka tak pernah lagi tumbang di Bernabeu, termasuk di ajang Copa del Rey dan Liga Champions.
Kali ini, Cristiano Ronaldo tetap akan diandalkan untuk mendobrak jala Blaugrana.
Ia kembali bisa bekerja sama dengan Karim Benzema yang sempat menepi akibat cedera di dua laga, yaitu leg II kontra Schalke dan kontra Malaga, akhir pekan lalu.
Tidak diunggulkan Meski digdaya belakangan ini, Madrid sejatinya punya catatan buruk di mata Barca.
Mereka kalah 1-2 di Nou Camp lewat gol si anak baru Neymar dan Alexis Sanchez serta hanya bisa menyamakan lewat Jesse Rodriguez jelang peluit akhir berbunyi.
Namun, jika setelah itu penampilan pasukan Tata Martino turun-naik, Madrid justru melesat cepat. Mereka bahkan belum pernah kalah di semua kompetisi sejak awal tahun.
Sebaliknya dengan Barca.
Hingga pekan ke-28 Los Culesbahkan sudah mengantongi empat kekalahan.
Satu dari tiga kekalahan itu bahkan terjadi di kandang sendiri. Tidak mengherankan jika tim `Biru-Merah' itu kini hanya diposisikan sebagai underdog dalam laga nanti.
Bek Jordi Alba sadar betul laga kali ini akan menjadi vital bagi timnya jika masih ingin bersaing di jalur juara.
Apalagi anak-anak Catalan itu menjadi tim terendah di antara dua pesaingnya.
“Sangat vital untuk bisa menang di Madrid karena itulah satu-satunya cara bagi kami untuk tetap berkompetisi di jalur juara,“ tandas Alba.
Untungnya, Barca baru saja mengirim sinyal kebangkitan dengan membantai Osasuna 7-0, akhir pekan lalu. Lionel Messi dkk pun meraih hasil positif di 16 besar Liga Champions dengan selalu menang dalam dua laga kontra Manchester City dan mengumpulkan agregat 4-1.
Barisan belakang Barca juga sudah kembali diperkuat bek Gerard Pique.
“Saya pikir itu akan menjadi laga yang buat kami. Kami benar-benar harus tampil sempurna jika ingin mengalahkan Madrid di Bernabeu,“ tukas gelandang Andres Iniesta. (Rtr/AP/R-4/MEDIA INDONESIA,23/03/2014, HAL:8)
