PERSIPURA Jayapura akan melakukan perjuangan pertama untuk lolos ke semifi nal Piala AFC, hari ini waktu setempat atau Rabu (20/8) dini hari waktu Indonesia. Mereka akan menjajal kekuatan tim Timur Tengah Al Kuwait di leg pertama perempat fi nal yang dilangsungkan di Al Kuwait Sports Club Stadium.
Jika mampu lolos, ‘Mutiara Hitam’ akan menjadi tim pertama Indonesia yang mampu menginjakkan kaki di empat besar. Sebelumnya, Persipura juga pernah berlaga di perempat fi nal 2011, tapi disingkirkan oleh Arbil SC.
Home » All posts
Sabtu, 23 Agustus 2014
Perjuangan Persipura Mencetak Sejarah
Jumat, 22 Agustus 2014
Pesta Gol Hiburan Timnas U-19
Meski menang besar, ‘Garuda Muda’ tetap harus pulang lebih awal lantaran di empat laga sebelumnya hanya mampu memetik satu poin. TIM nasional Indonesia U-19 akhirnya pulang dari turnamen Trofi Hassanal Bolkiah (THB) dengan kepala tegak. Di laga terakhir, skuat ‘Garuda Muda’ menang telak 6-0 atas Singapura U-21 sehingga terhindar dari posisi juru kunci.
Pesta gol tim besutan Indra Sjafri itu dibuka Dimas Drajad pada menit kelima setelah memanfaatkan umpan tarik Ilham Udin Armayn. Hanya 4 menit berselang, giliran Ilham Udin yang mencetak namanya di papan skor. Pada menit ke-12, kembali Dimas Drajad membuat gol keduanya di hari terakhir penyisihan grup itu. Skor 3-0 untuk keunggulan timnas bertahan hingga jeda.
Jumat, 15 Agustus 2014
Timnas U-19 masih Lemah
Buruknya penyelesaian akhir dan lemahnya lini belakang sepertinya masih menjadi PR bagi pelatih Timnas U-19, Indra Sjafrie. TIM nasional Indonesia U-19 kembali gagal me nunjukkan performa terbaik. Seusai ditahan imbang Malaysia 0-0 di laga pertama, tim besutan Indra Sjafrie itu dihajar tuan rumah Brunei Darussalam U-21 1-3 pada lanjutan pertandingan babak penyisihan Turnamen Hassanal Bolkiah Trophy 2014, tadi malam.
Meski kalah, peluang Evan Dimas untuk maju ke babak selanjutnya memang belum habis. Namun, mereka mutlak harus memenangi laga tersisa jika tidak mau menggantungkan nasib pada tim lain. Dalam laga tersebut, Indra Sjafrie menurunkan formasi yang sama seperti saat melawan Malaysia. Muchlis Hadi Ning Syaifulloh masih dijadikan target man dengan sokongan dari Ilham Udin Armayn serta Maldini Pali dari sektor sayap.
Evan Dimas dan Paolo Sitanggang menjadi poros permainan skuat timnas U-19. Hasilnya hampir sepanjang 45 menit, skuat `Garuda Muda' lebih mendominasi jalannya laga. Namun, Brunei yang menerapkan pola pertahanan berlapis membuat alur serangan Indonesia seperti menemui tembok kukuh. Selain itu, Brunei tampil efektif. Mereka mampu memanfaatkan kelengahan barisan belakang Indonesia untuk membobol gawang Ravi Murdianto sebanyak tiga kali.
Lemahnya lini belakang tim nas U-19 dan kurangnya koordinasi antarpemain di lini itu membuat para pemain Brunei seperti leluasa mencetak gol. Ketiga gol tuan rumah itu diborong Adi Said, yakni menit 10, 41', dan 45'. Satu-satunya gol balasan Indonesia dicetak Ilham Udin menit ke75 Serangan balik Pada bagian lain, tim nasional Indonesia U-21 menghadapi Mauritania U-20 di laga perdana mereka di turnamen COTIF di Valencia, Spanyol. Pelatih Rudy Keltjes menekankan pasukannya untuk mengandalkan se rangan balik di pertandingan tersebut.
Timnas U-21 diputuskan untuk mengikuti turnamen COTIF lantaran timnas U-19 yang sebelumnya dijadwalkan melakoni turnamen tersebut batal pergi. PSSI memilih mengirimkan timnas U-19 ke turnamen Hassanal Bolkiah Trophy. Alhasil timnas U-21 tidak memiliki waktu panjang untuk mempersiapkan diri. Namun, Rudy mengaku tetap memaksimalkan pemain yang ada.
Setelah tiba di Valencia, mereka langsung menyempatkan diri untuk menggelar latihan dan sekaligus melakukan adaptasi dengan lapangan sintesis. “Selama di sini, kami mencoba melakukan latihan di lapangan sintesis. Kalau tidak adaptasi, kami bakal mengalami kesulitan. Apalagi kebanyakan dari pemain belum terbiasa bermain di lapangan sintesis,“ cetus Rudy.
Untuk cuaca, ia menambahkan, tidak ada masalah. “Cuaca di sini cukup panas karena ini puncak summer (musim panas). Tapi tidak ada masalah.“Diakui Rudy, tidak mudah memang untuk menyatukan pemain dalam waktu singkat.
Namun, ia mengakui memiliki strategi yang pas untuk menghadapi laga perdananya itu, yaitu 3-5-2.
“Kami menekankan untuk bermain bertahan dengan mengandalkan serangan balik. Saya coba untuk memakai formasi 3-5-2 untuk bisa tajam dalam memanfaatkan peluang,“ papar Rudy. “Tapi, secara umum, semua tidak ada masalah. Anak-anak dalam kondisi baik dan siap main di lapangan. Yang terpenting mereka punya semangat,“ tandasnya. (Ant/R-2) Media Indonesia, 12 Agustus 2014, Halaman 27
Selasa, 05 Agustus 2014
Hadapi Juventus, Skuat ISL All Star Diubah
BERDEKATANNYA laga an tara ISL All Star dan Juven tus (6/8) dengan kembali bergulirnya putaran kedua Indonesia Super League (ISL) 2014 mulai 7 Agustus mem buat komposisi skuat ISL All Star mengalami beberapa perubahan.
Sebelumnya, PT Liga telah merilis skuat ISL Star yang berisikan 18 pemain terbaik hasil pilihan Technical Study Group (TSG). Dalam perkem bangannya, beberapa klub mengaku berat melepas pe main mereka karena tengah berkonsentrasi menghadapi laga ISL yang tengah me masuki masa krusial jelang babak 8 besar. Seperti m e k a nisme sebelumnya, penentuan pemain pengganti untuk ISL All Star itu tetap dilakukan tim TSG.
Senin, 14 Juli 2014
TENDANGAN BEBAS Messi Bisa Menyamai Prestasi Maradona
HINGGA saat ini pecandu sepak bola selalu mem banding-bandingkan kehebatan antara Cristiano Ronaldo (Real Madrid/Portugal) dan Lionel Messi (Barcelona/Argentina). Messi ialah peraih Ballon d'Or pada 2009, 2010, 2011, dan 2012. Ronaldo meraihnya pada 2013. Perbedaannya mungkin Ronaldo pemain yang komplet karena bisa mencetak gol baik lewat kaki kiri, kanan, maupun sundulan. Sesuatu yang sulit dikalahkan Messi.
Akan tetapi, Messi lebih cepat berlari daripada Ronaldo untuk jarak pendek kurang dari 10 meter.
Di jarak lima sampai 10 meter, kecepatan Messi mencapai 20 km/jam, sedangkan CR7 18 km/jam. Namun, di jarak lebih dari 12 meter, Ronaldo lebih cepat dengan 30 km/jam, sedangkan Messi 28 km/jam.
Rabu, 02 Juli 2014
Pabrikan Ramaikan Pesta Bola
Ada yang serius mengeluarkan edisi spesial, ada pula yang sekadar guyon. Yang pasti, para pabrikan tak mau ketinggalan memanfaatkan momen Piala Dunia. DARI anak-anak hingga orang tua, baik laki laki maupun perempuan, selama 13 Juni-14 Juli dipas tikan mengidap `demam sepak bola' aki bat Piala Dunia 2014 di Brasil. `Demam' itu begitu kuat di masyarakat hingga pabrikan pun akhirnya ikut terjangkit.
`Gejala' di tiap-tiap pabrikan berbeda beda. Ada yang benar-benar mengeluarkan dan memproduksi edisi spesial Piala Dunia yang dijual di negara tertentu seperti Audi dan Hyundai.
Namun, ada pula seperti Opel dan MINI yang merayakan momen Piala Dunia dengan sekadar memublikasikan desain nyeleneh nan atraktif tanpa keseriusan merealisasikannya. Apa pun itu, kami sajikan mobil-mobil imbas euforia Piala Dunia. Audi Samurai Blue 11 Pabrikan ini boleh berasal dari Jer man, tapi edisi spesial Piala Dunia yang mereka rilis hanya dipasarkan di Jepang. Ya, Audi mengeluarkan Audi Samurai Blue 11 Limited Edition untuk memikat penggila sepak bola di `Ne geri Sakura'.
Seperti angka yang tertera, ada 11 model Audi S yang memiliki desain eksterior dan interior khusus, dan masing-masing ha nya dibuat 11 unit.
Mobil-mobil itu ialah i S3 Sportsback, S4 Sedan, S5 Avant, S5 ' Sportback, S5 Coupe, S6 Sedan, S6 Avant, a S7 Sportback, TTS Coupe, SQ5, dan 10SS . Cabriolet.
'Kesebelasan' ini dibalur dengan r warna bodi estroil blue, seperti warna a seragam kebesaran tim nasional Jepang.
u Sebagai tambahan, di material kulit jok kursi, door trim, juga lingkar kemudi, n ditambahkan aksen garis merah. Hyundai ix35, i30 Special Edition e Dua model populer ix35 dan i30 u, diutak-atik sebagai selebrasi Hyundai a untuk turnamen sepak bola terbesar sejagat itu. Namun, aroma sepak bola atau tim nasional sebuah negara tidak lah tercium.
r Aksesori tambahan di ix35 Go!
ialah alloy wheel 18 inci baru, panoramic roof, dan privacy glass. Pada ix35 Go! SE ditambahkan heated steering wheel, front parking sensors, dan individual low tyre pressure warning. Hyundai ix35 Go! hanya diproduksi 555 unit, sedangkan ix35 Go! SE berbanderol dijual terbatas 155 unit.
Pada i30 Go! SE disematkan alloy wheel baru, electric folding black gloss exterior door mirrors with integral LED indicators, tinted windows, dan LED tail lights. Adapun i30 Go! Panorama memiliki semuanya plus alloy wheellebih besar (17 inci) dan panoramic sunroof.
Opel Astra Copacabana Opel menyambut Piala Dunia dengan lelucon April Mop. Ya, pada 1 April lalu, pabrikan asal Amerika Serikat itu merilis desain edisi spesial Opel Astra Copacabana yang amatBrasil'.
Astra Copacabanadidedikasikan kepadapenggila bal-balanyang benar-benaringin duduk di kursi berselimutkan rumput asli dari Stadion Maracana, juga footwells (ruang kaki) dipenuhi pasir dari Pantai Copacabana. Klaksonnya bernada Samba atau Vuvuzela.
Opel Cobacabana juga memiliki mesin penghancur es dan dispenser untuk caipirinha--minuman khas Brasil.
Di eksteriornya, mobil yang dalam candaannya itu dihargai `24,444.44 EUR' ini dicat bendera Brasil di atapnya, dengan goresan siluet pohon palem serta garis luwes berwarna hijau-kuning yang seakan menari-nari di sisi kiri dan kanan bodi. Di bawah kap mesinnya ada mesin bensin 1.5 L Turbocharged 200 HP.
MINI Paceman Goal Cooper Paceman Goal Cooper, `penyerang' andalan MINI dalam memainkan April Mop jelang Piala Dunia, didasarkan pada John Cooper Works Paceman dan didedikasikan untuk tim nasional Brasil. Semua gamblang tecermin lewat paintwork Danielson warna hijaukuning di bodi plus biru di atap.
Interiornya bagai lapangan sepak bola lewat karpet astro turf hijau serta pencahayaan LED yang membuat para penumpang seakan berada di tengahtengah stadion. Di center rail terdapat miniatur table football set, dengan dekorasi jaring gawang di antara kursi depan dan belakang.
`Punggung' kursi baris kedua dibalut karpet astro turf hijau. Kedua tempat duduknya dapat dilipat sehingga jaring bisa digunakan sebagai sasaran tembak untuk berlatih tendangan. `Kipernya' tak lain ialah pintu bagasi yang dapat menutup secara otomatis berkat sensor park distance control dan sistem alarm. (Berbagai Sumber/S-2) - Media Indonesia, 19/06/2014, halaman 23
Rabu, 18 Juni 2014
Terkuak Kenapa Messi Sering Muntah-Muntah
TERKUAK sudah kenapa Lionel Messi sering muntah-muntah jika membela timnas Argentina dan Barcelona. Pelatih Alejandro Sabella menyebut megabintang itu memiliki beban yang berat sehingga sering merasa cemas saat berada di lapangan.
Messi memang selalu menjadi tumpuan Barcelona dan Argentina. Jika Barcelona dan Argentina terpuruk, Messi selalu menjadi pemain pertama yang disalahkan.
Peraih empat kali FIFA Ballon d'Or itu pertama kali muntah saat El Clasico melawan Real Madrid di Piala Super Spanyol 2011. Saat membela Argentina, Messi mengalami kejadian serupa dalam kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan Bolivia pada Maret 2013.
Setelah itu, hal tersebut menjadi kebiasaan Messi dan pun caknya ia kembali muntah saat menghadapi Rumania dalam laga uji coba yang berlangsung Maret 2014. Ia juga terlihat mual-mual saat melawan Slovenia pada 7 Juni lalu.
Setelah mengetahui sang pemain mendapat masalah, tim medis Argentina bergerak cepat. Akhirnya disimpulkan mengapa Messi sering muntahmuntah.
“Saya menyadari bahwa pada saat-saat seperti ini ada rasa kecemasan lebih dari apa pun. Sulit untuk tetap tenang.
Ketegangan menjadi memuncak,“ ungkap Sabella dilansir Guardian.
Messi mengakui mengapa kejadian seperti itu bisa terjadi.
Padahal, sebelum-sebelumnya ia tidak pernah mengalami hal serupa. “Saya tidak tahu apa itu. Saya mulai merasa mual pada titik saya hampir muntah dan kemudian menghilang,“ ujar Messi kepada Argentina Tyc Sports.
Meskipun sering muntah, El Pulga--julukan Messi--diprediksi akan tampik apik di Piala Dunia 2014. Argentina bahkan juga menjadi kandidat kuat untuk menjadi juara. Argentina yang tergabung di Grup F akan melakoni laga perdana dengan melawan Bosnia-Herzegovina di Rio de Janeiro pada 15 Juni.
Legenda Brasil, Pele, pun yakin Messi punya kesempatan sukses lebih besar ketimbang Cristiano Ronaldo. Pasalnya, Messi didukung tim (Argentina) dengan materi pemain yang lebih oke ketimbang Ronaldo bersama timnas Portugal.
“Mereka pemain yang berbeda. Saya pikir Ronaldo sangat berharap pada rekan setimnya karena dia pemain yang mencetak banyak gol. Itu membutuhkan tim. Messi dikelilingi oleh Gonzalo Higuain, Sergio Aguero. Saya pikir Messi akan lebih mudah meraih kesuksesan,“ jelast Pele.
Soal siapa yang nantinya akan lebih bersinar dan meraih sukses, itu tentunya baru bisa dijawab setelah turnamen rampung digelar. (AP/Rtr/Era/R-2) - Media Indonesia, 12/06/2014, halaman 26
Ronaldo Siap Guncang Brasil
Bagi Nani, kemenangan telak di laga uji coba terakhir ini cukup untuk membuat ia dan rekan-rekannya percaya diri menatap grup maut.
HANYA butuh 52 detik bagi Cristia no Ronaldo untuk memperlihatkan bahwa cedera telah sepenuhnya pergi dari raganya. Meski tak mencetak gol, pemain flamboyan itu membantu Portugal membekap Republik Irlandia 5-1 di laga uji coba sebelum Piala Dunia 2014.
Tidak merumput sejak final Liga Champions karena cedera lutut dan paha, CR7 langsung menggebrak pertahanan Irlandia dengan sentuhan pertamanya yang mengarah ke gawang. Sepanjang laga yang digelar di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, punggawa Real Madrid itu melesakkan tembakan yang menghunjam tiang, memberi assist, dan dua kali menciptakan peluang dari bola jalan, tetapi sayang belum ada yang berakhir di jala David Forde.
Pemain terbaik dunia itu juga beberapa kali menjadi sasaran tekel skuat Martin O'Neill. Namun, ia sudah terlihat tahan banting meski pelatih Selecao das Quinas Paulo Bento tidak ingin mengambil risiko dan akhirnya mengganti Ronaldo dengan Nani pada menit ke-65.
“Kami tidak menampik pemain seperti Ronaldo sangat penting perannya bagi tim ini sehingga kami sangat bersyukur dia telah kembali,“ ujar Bento seusai pertandingan.
Bento pun mengaku puas dengan permainan Ronaldo dan Portugal. Untuk ukuran pemain bintang yang menepi selama dua minggu, penampilan Ronaldo di laga tersebut bak tidak mengindikasikan cedera pernah menghampirinya.
“Ronaldo bermain sangat bagus, terlebih jika mengingat ia tidak bermain dua minggu karena cedera,“ kata Bento.
Seusai laga itu, tim yang belum pernah menjadi juara dunia itu langsung bertolak ke Brasil. Mereka akan melakoni laga akbar kontra Jerman di partai perdana Grup G sebelum menghadapi Amerika Serikat dan Ghana.
Percaya diri Bagi Irlandia, laga itu hanya partai persahabatan mengingat mereka tidak ikut berlaga di Piala Dunia 2014. Meski demikian, O'Neill tetap mengkritisi penampilan anak-anak asuhnya yang terlalu banyak membuat kesalahan.
“Sepertinya kami memulai pertandingan dengan terlalu gugup. Dua dari lima gol mereka tercipta karena kami salah umpan,“ ujar O'Neill.
Saat pertandingan baru berjalan 2 menit, Irlandia sudah ketinggalan lewat gol Hugo Almeida. Gol bunuh diri Richard Keogh yang ingin membelokkan tendangan Fabio Coentrao dari sayap kiri membuat Portugal menggandakan skor di menit ke-20.
Hugo Almeida menutup paruh pertama dengan gol keduanya di menit ke-37. Pemain Irlandia James McClean sempat mengurangi ketinggalan timnya dengan eksekusi tendangan bebas cepat. Namun, Portugal kembali menjauh lewat gol Vieirinha (77') dan Coentrao (83').
Dengan kemenangan itu, Portugal mengemas catatan tak pernah kalah selama uji coba Piala Dunia 2014. Selain menang atas Irlandia, Portugal juga menggulung Meksiko dan Kamerun, serta bermain imbang tanpa gol dengan Yunani pada Mei lalu.
Bagi Nani, kemenangan telak di laga uji coba terakhir itu cukup untuk membuat ia dan rekan-rekannya percaya diri menatap grup maut. Apalagi, Ronaldo telah sepenuhnya sembuh dari cedera dan bisa memimpin runner-up Euro 2004 itu di Piala Dunia kali ini.
“Kami memang berada di grup yang sulit, tapi untuk menjadi juara, kami memang harus mengalahkan tim-tim bagus. Kami sudah siap dengan tantangan itu dan kami percaya diri,“ kata Nani. (Reuters/AP/R-2) Media Indonesia, 12/06/2014, halaman 26
FIFA Khawatirkan Demonstrasi
Para demonstran tetap akan melakukan aksi hingga pemerintah memenuhi tuntutan mereka untuk menaikkan upah sebesar 12,2%.
DUA hari jelang pembukaan Piala Dunia pada Jumat (13/6) dini hari, unjuk rasa sementara berhenti di Sao Paulo. Namun, demonstrasi menuntut penaikan upah yang dilakukan para pekerja metro tampaknya bakal berlanjut di hari pembukaan di Arena Corinthians, Sao Paulo.
Ancaman Gubernur Sao Paulo Geraldo Alckmin untuk memecat pegawai metro yang masih berunjuk rasa tidak mendapat tanggapan. Para de monstran mengaku tetap akan melakukan aksi hingga pemerintah memenuhi tuntutan mereka untuk menaikkan upah sebesar 12,2%.
“Bukan maksud kami untuk terus berunjuk rasa saat Piala Dunia. Kami hanya ingin pemerintah memberi solusi atas permintaan kami,“ jelas Presiden Serikat Buruh Metro Altino Prazeres.
Hingga kemarin, beberapa kali polisi terpaksa menyemprotkan gas air mata ke arah para pendemo. Sebaliknya, para demonstran membalasnya dengan melemparkan batu.
Alhasil, suasana mencekam tampak menyelimuti kota. Sarana transportasi subway sampai kemarin malam waktu setempat juga masih lumpuh akibat para pekerjanya mogok massal.
Menurut sejumlah warga Sao Paulo, demonstrasi tersebut dipicu kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah yang lebih mementingkan ajang Piala Dunia 2014 ketimbang pembangunan sarana publik.
Alih-alih meningkatkan taraf hidup masyarakat, kata mereka, pemerintah lebih mendahulukan pembangunan stadion. Itulah yang membuat sebagian warga kecewa.
“Rakyat saat ini membutuhkan pekerjaan, sarana, infrastruktur, bukannya membangun stadion yang megah,“ kata Ina, 51, seorang warga Rua Serra.
FIFA khawatir Meski demonstrasi tidak berlangsung anarkistis dan jauh dari stadion, Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mengaku khawatir dengan aksi tersebut. Pasalnya, demonstrasi telah menyebabkan sistem transportasi di kota terbesar di Brasil itu terganggu.
“FIFA dan panitia lokal Piala Dunia sangat mengandalkan transportasi di Sao Paulo.
Kami berharap ada rencana cadangan untuk mengantisipasi jika moda transportasi ini benar-benar tidak bisa digunakan di hari-hari laga berlangsung,“ kata FIFA dalam laman resmi mereka.
Meski unjuk rasa terjadi, persiapan pesta pembukaan di dalam stadion tetap dilaksanakan. Kemarin, di Arena Corinthians, kesiapan audio plus beberapa banner yang akan masuk lapangan saat pesta pembukaan ataupun laga perdana antara Brasil dan Kroasia sudah dicek.
Adapun soal tiket, FIFA hanya menyediakan 61.600 lembar dari 68 ribu kapasitas total tempat duduk. Meski demikian, FIFA berkilah hal itu bukan disebabkan belum selesainya pembangunan beberapa bagian stadion, melainkan adanya jatah untuk para jurnalis.
Sebanyak 1.500 tiket dialokasikan untuk tamu VIP dan jumlah yang sama diberikan FIFA kepada para pewarta dari seluruh dunia. Jumlah tiket yang dijual ke publik pada hari pembukaan hanya 25.636 lembar dengan 10.000 tiket tambahan akan diberikan bagi para fan melalui berbagai acara promosi. (AP/Ash/R-1) - Media Indonesia, 11/06/2014, halaman 27
