Kamis, 23 Oktober 2014

Sempat Ricuh, Persipura Tuntaskan Dendam

Meski tak didampingi lagi oleh Jacksen F Tiago, Persipura tetap mampu memuaskan para pendukungnya. PERSIPURA sukses me nyibak kembali pe luang maju ke semi final Indonesia Super League (ISL) setelah mengalahkan Arema Cronus Indonesia 2-1 dalam lanjutan laga delapan besar di Stadion Mandala, Jayapura, kemarin. Bukan itu saja, kemenangan tersebut sekaligus menebus kekalahan mereka di pertemuan pertama.

Pada laga pertama di Malang Minggu (12/10) lalu `Mutiara Hitam' takluk 0-3. Itu sebabnya duel di kandang sendiri menjadi sarat arti bagi Boaz Solossa dan kawan-kawan. Dalam duel yang diwarnai tensi tinggi itu, dua gol keme nangan tuan rumah dicetak Ian Kabes menit ke-38 dan Robertino Pugliara pada injury time. Adapun, satu-satunya gol balasan ‘Singo Edan’ dicetak Christian Gonzales (27). Duel kedua tim papan atas Liga Indonesia itu memang berlangsung sengit. Mereka bahkan harus bermain hingga 98 menit. Panjangnya tambahan waktu yang diberikan wasit akibat adanya keributan antarpemain. Ruben Sanadi dan Dendi terlibat adu jotos di menit ke-80.

Bahkan, adu jotos keduanya memancing tim ofi sial ikut terlibat. Kiper Kurnia Mega sempat mendapat cekikan. Wasit pun akhirnya mengusir Ruben dan Dendi dari lapangan. Kedua tim bermain terbuka sejak peluit dibunyikan. Selaku tuan rumah yang butuh poin sempurna, anak-anak ‘Mutiara Hitam’ terus menggempur Arema. Pertahanan yang baik dan gemilangnya kiper Kurnia Mega membuat serangan gencar dan peluang Persipura terus menemui jalan buntu.

Asyik menyerang membuat lini belakang Persipura lengah. Kerja sama segitiga Gustavo Lopes dan Beto di tuntaskan dengan apik lewat sepakan kaki kiri Gonzales yang tak mampu ditepis kiper Yoo Jae Hoon. Tersengat gol itu, anak-anak Persipura terus menggempur Arema. Namun, sejumlah peluang dari Sollosa dan Imanuel Wanggai masih tetap gagal.Pendukung Persipura akhirnya bersorak di menit ke-38 setelah sontekan Ian Kabes di depan gawang memanfaatkan sodoran Ruben Sanadi berbuah gol.

Saat memasuki babak kedua, anak-anak Persipura langsung menyerang. Arema sendiri terus merespons. Laga sempat terhenti karena insiden perkelahian Ruben dan Dendi di menit ke-80, yang membuat wasit harus mengeluarkan dua kartu merah bagi mereka.

Keberuntungan akhirnya mendatangi Persipura di menit ke-94. Sepakan Robertino Pugliara membuat Stadion Mandala bergemuruh.
“Seharusnya pemain kita lebih tenang dengan tekanan seperti itu. Keseluruhan bukan karena Dendi. Apalagi Persipura butuh poin dan mereka pasti akan mati-matian. Kalau anak-anak lebih tenang, saya kira akan lain ceritanya,“ kata pelatih Arema Suharno.
Suharno melanjutkan, ia sudah menginstruksikan pemainnya tetap fokus dalam bertahan dan berusaha menguasai ring tengah.

Sebaliknya, pelatih sementara Persipura Mettu Duaramurry mengaku puas dengan hasil tersebut. Terkait dengan tak hadirnya Jacksen F Tiago yang diisukan telah melatih salah satu klub di Malaysia, Mettu menyebut dirinya tak mengetahui hal itu.

“Satu prinsip saya begini, biar tidak ada pelatih, tetap ada pemain. Mereka punya motivasi sendiri, tim ini telah siap bertanding. Situasi seperti tadi memang tensi tinggi. Saya bersyukur Persipura akhirnya lebih unggul,“ kata Mettu.Kemenangan pertama Pada laga lainnya, Pelita Bandung Raya (PBR) juga sukses meraih poin penuh di kandang sendiri. Saat menjamu Mitra Kukar di Stadion Si Jalak Harupat, PBR menang 1-0.

Satu-satunya gol kemenangan the Boys are Back itu dicetak striker kawakan Bambang Pamungkas menit ke-74. Inilah kemenangan pertama PBR di babak delapan besar.

Tambahan tiga angka mengangkat posisi PBR ke posisi ketiga klasemen Grup L dengan empat poin dari empat partai.Mitra Kukar tetap di posisi kedua, juga dengan empat poin.Adapun posisi teratas masih diduduki Persib Bandung dengan tujuh poin. (Sat/R-4) Sumber : Media Indonesia, 22/10/2014, Halaman : 27

Selasa, 21 Oktober 2014

Arema tanpa 5 Pilar Hadapi Persipura

Persipura Jayapura memiliki motivasi berlebih setelah kalah di Stadion Kanjuruhan, Malang. AREMA Indonesia amat mung kin tidak bisa menurunkan striker Samsul Arif saat ber temu Persipura Jayapura pada putaran kedua babak delapan besar Indonesia Super League (ISL) di Stadion Mandala, Jayapura, sore ini. Pemain 29 tahun itu mengalami sedikit masalah pada kakinya di laga terakhir saat bertemu Persipura di paruh pertama babak delapan besar ISL 2014. Tim dokter Arema tidak merekomendasikan Samsul untuk dimainkan mengingat kondisinya yang belum fit. Selain itu, Ahmad Bustomi, Purwaka Yudi, Irsyad Maulana, dan Juan Revi juga disarankan untuk tidak ditampilkan.

Absennya Samsul merisaukan pelatih Arema Suharno. Pasalnya, Sam sul sedang dalam performa terbaiknya.Tercatat lima gol telah dicetak pemain kelahiran Bojonegoro itu dalam tiga pertandingan Grup K di babak delapan besar musim ini. Meski kehilangan lima pemainnya, Suharno tetap menargetkan dapat mencuri poin di kandang Persipura.“Kondisi bermain di kandang mereka tentu berbeda. Pelatih Persipura Jacksen F Tiago sudah menyiapkan strategi terbaik di laga nanti. Akan tetapi, kami tidak ingin pulang dengan tangan kosong di sini,“ ungkap Suharno.

`Mutiara Hitam' pun punya motivasi berlebih untuk membalas kekalahan 0-3 di kandang Arema pada laga sebelumnya. Apalagi Persipura membutuhkan poin penuh jika masih ingin membuka asa lolos ke babak semifinal ISL musim ini.

Saat ini, Boaz Salossa dan kawankawan baru meraih tiga poin dalam tiga pertandingan. Performa Persipura memang menurun setelah ditaklukkan Al Qadsia di babak semifinal Piala AFC.Kebangkitan Persela Pada laga lain, setelah hanya mengumpulkan satu poin dan menjadi juru kunci Grup K, Persela Lamongan bertekad bangkit di kandang sendiri.Hal itu membuat pelatih Semen Padang Jafri Sastra waspada.

“Mereka masih berpeluang untuk lolos ke semifinal. Mereka masih punya semangat dan ambisi mengalahkan kami apalagi bermain di kandang sendiri,“ kata Jafri. Pelatih Persela Eduard Tjong pun mengaku tidak ingin malu di rumah sendiri. Meski peluang timnya untuk lolos ke empat besar terbilang kecil, Eduard akan berusaha meraih hasil terbaik dalam tiga laga sisa. “Peluang kita lolos berat, tapi kita akan terus berjuang. Di kandang kita harus menang, kita punya harga diri meskipun tim kecil,“ ujar Eduard.

Sementara itu dari Grup L, Pelita Bandung Raya (PBR) bukan hanya mengusung misi bangkit dari keterpurukan saat melawan Mitra Kukar di Stadion Si Jalak Harupat. The Boys Are Back--julukan PBR--juga bertekad mengakhiri paceklik gol. Hingga tiga laga yang telah dijalani, PBR harus menempati posisi juru kunci dengan hanya mengumpulkan satu poin. Bukan hanya itu, PBR pun jadi satu-satunya kontestan di fase delapan besar yang belum pernah mencetak gol. Kemenangan jadi harga mati jika PBR ingin menjaga peluang lolos ke semifinal. “Setelah laga pertama, secara permainan sebenarnya sudah cukup oke. Tim ini memerlukan banyak pembenahan, terutama kinerja di lini depan, karena faktanya kita belum pernah mencetak gol,“ ungkap pelatih PBR Dejan Antonic. (R-1) Sumber : Media Indonesia, 21/10/2014, Halaman : 27

Senin, 20 Oktober 2014

Laju Juventus Terhenti di Citta del Tricolore

JUVENTUS terhenti dari deretan kemenangan mereka di pekan ketujuh.Dini hari kemarin, sang juara bertahan secara mengejutkan diimbangi tim yang tengah berjuang di zona maut, Sassuolo 1-1. Diprediksi bakal menang mudah, `Nyonya Tua' justru tertinggal duluan hanya 13 menit setelah kick-off.f Striker yang tengah naik daun di tim nasional Italia, Simone Zaza, membobol jala Gianluigi Buffon sehingga publik Stadio'n Citta del Tricolore bersorak.

Namun, keunggulan itu hanya bertahan tiga menit setelah Paul Pogba menyarangkan gol keras pada menit 19.Setelah itu, Juve makin tampil dominan dalam penguasaan bola, tetapi tetap tidak bisa mencuri tiga poin dari kandang Sassuolo. Ini merupakan kali pertama I Bianconeri tidak mampu menuntaskan laga dengan angka penuh. Di enam pertandingan sebelumnya, anak-anak Massimiliano Allegri ini selalu menang, bahkan tidak kebobolan, kecuali saat menjamu AS Roma, pekan lalu.

Ini juga menjadi tanda peringatan bagi Allegri yang akan memimpin pasukannya ke kandang Olympiakos Piraeus pada lanjutan Liga Champions, tengah pekan mendatang. Meskipun demikian, mantan arsitek AC Milan itu tidak menyalahkan penampilan buruk anak asuhnya yang terlihat kelelahan.

Ia pun mengaku sudah mencoba mengganti strategi di paruh kedua dengan menempatkan tiga penyerang sekaligus dalam skema 4-3-3. Namun, cedera Fernando Llorente di menit 66 membuat Allegri kembali hanya mengandalkan ketajaman Carlos Tevez di sisa laga itu. “Kami seharusnya tampil lebih baik dalam hal teknis dan tetap bisa menang meski tidak tampil maksimal,“ kilah Allegri. Striker asal Spanyol itu ditarik keluar karena cedera punggung. Ia masih harus menunggu rekomendasi dokter tim perihal dibawa ke

Yunani atau tidak pada tengah pekan ini ataupun tampil kontra Palermo di Juventus Stadium, pekan depan. Hasil imbang ini menjadi keuntungan bagi AS Roma yang di pertandingan sebelumnya menang 3-0 atas Chievo. Juve memang masih memimpin tabel sementara Seri A dengan 19 poin.Namun, I Giallorossi kini menguntit dengan hanya selisih satu angka. (AP/ Ash/R-2) Sumber : Media Indonesia, 20/10/2014, Halaman : 28

Sabtu, 11 Oktober 2014

Garuda Muda Hadapi Laga Krusial

MIMPI Indonesia untuk melaju hingga semifi nal Piala AFC U-19 2014 sekaligus memastikan tiket ke Piala Dunia U-20 2015 akan dimulai hari ini. Pada laga Grup B skuat `Garuda Muda' akan ditantang Uzbekistan di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar. Tidak mudah memang menaklukkan tim pecahan Uni Soviet itu. Uzbekistan tahun lalu mampu lolos ke Piala Dunia U-20 di Turki. Tim berjuluk Oq Bo'rilar atau `Serigala Putih' pada Piala Asia U-19 2012, sukses melaju sampai babak semifinal yang juga menjadi tiket langsung ke Piala Dunia U-20. Negara Asia Tengah itu tersingkir setelah dikalahkan Prancis 0-4 di babak delapan besar.

Jumat, 10 Oktober 2014

Spanyol Mulai Lirik Pemain Muda

JELANG laga kualifikasi Euro 2016 menghadapi Slovakia dan Luksemburg, arsitek Spanyol Vicente del Bosque sedikit dipusingkan dengan lini belakang timnya. Pasalnya, bek Sergio Ramos dipastikan absen dalam kedua laga tersebut akibat cedera otot.
Sebagai gantinya, Del Bosque memanggil bek muda Barcelona Marc Bartra. Seperti diungkapkan Del Bosque, bek berusia 23 tahun itu resmi bergabung dengan para pemain La Furia Roja lainnya mulai kemarin.

“Bek tengah tim nasional Sergio Ramos akan meninggalkan tempat latihan setelah hasil menunjukkan dia mengalami masalah pada otot paha kanannya,“ ungkap Del Bosque dikutip laman daring Federasi Sepak Bola Spanyol (http://www.sefutbol.com). Ramos yang sudah tampil 121 kali memperkuat timnas Spanyol mengalami cedera saat timnya, Real Madrid, mengalahkan Athletic Bilbao 5-0 pada Minggu (5/10) . Dalam laga tersebut, Ramos bahkan harus ditandu keluar lapangan.

Dengan kondisi itu, Del Bosque sepertinya akan mengandalkan duet Raul Albiol dan Gerard Pique di lini belakang timnya. Selain itu, ia mereformasi timnya dengan memanggil beberapa pemain muda.

Selain Bartra, Del Bosque memang memasukkan dua muka untuk laga nanti. Mereka di antaranya striker Valencia Rodrigo dan bek kiri Bayern Muenchen Juan Barnat.Berdasarkan jadwal, Spanyol akan menghadapi Slovakia di Zilina pada Jumat dini hari WIB dan kemudian bertandang ke Luksemburg tiga hari kemudian.

Dari Italia, arsitek Gli Azzurri Antonio Conte terpaksa memanggil kembali playmaker Andrea Pirlo laga kualifikasi Euro 2016 menghadapi Azerbaijan dan Malta setelah Giacomo Bonaventura mengalami cedera paha.
Sebaliknya, Conte tidak mencantumkan striker Mario Balotelli ke dalam skuatnya. (AP/AFP/Mln/R-2) Media Indonesia, 8/10/2014, hal : 28

CR7 Samai Rekor Dua Legenda Madrid

Internazionale Milan kembali menelan kekalahan kedua beruntun karena kelelahan. Ancelotti optimistis penampilan konsisten seperti itu bisa membawa mereka kian dekat dengan Barca yang masih menguasai pucuk pimpinan dengan 19 angka.

CRISTIANO Ronaldo tidak terbendung ketika tampil dalam performa terbaiknya. Kemarin, CR7--julukan Ronaldo--menjadi aktor utama Real Madrid saat membantai Athletic Bilbao 5-0 dengan menorehkan hattrick ke-22 baginya sepanjang memperkuat Real Madrid.

Rabu, 08 Oktober 2014

Persib Menangi Laga Derby

Meski unggul lebih dulu, Persebaya Surabaya harus puas bermain 1-1 dengan Mitra Kukar di Surabaya. GOL tunggal Achmad Jufryanto membawa Persib Bandung menang tipis 1-0 atas Pelita Bandung Raya (PBR) dalam laga perdana Grup L babak delapan besar Indonesia Super League (ISL) 2014 di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Jawa Barat, kemarin.

Dengan hasil itu, Persib ada di posisi pertama Grup 2 dengan raihan tiga angka. Sementara itu, PBR ada di posisi empat.

Selasa, 07 Oktober 2014

Bonus Arema Naik 50% sampai 70%

DI tengah sejumlah klub mengalami krisis keuangan, manajemen Arema Indonesia menunjukkan kekuatan finansial mereka dengan menjanjikan peningkatan bonus pemain. Bonus itu akan didapatkan jika Arema mampu meraih tiga poin di setiap laga dalam babak delapan besar Indonesia Super League (ISL).

Para punggawa `Singo Edan' akan menerima kenaikan bonus sebesar 50%-70% dari bonus di pertandingan biasa dalam selama babak penyisihan. Seperti diketahui, setiap pemain Arema menerima bonus sebesar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta jika meraih kemenangan di babak penyisihan.

Jika menilik hal tersebut, mungkin Ahmad Bustomi dkk dapat menerima bonus sebesar Rp2,7 juta hingga Rp3,4 juta rupiah dalam setiap laga dengan hasil maksimal.Bonus tersebut dapat lebih besar lagi jika nantinya Arema dapat memaksimalkan laga tandang.
Hal itu dibenarkan CEO of Arema Cronus Iwan Budianto. Menurutnya, guyuran bonus hanya sebagai motivasi untuk dapat meraih gelar musim ini.

“Bonus bagi pemain ini kan hanya sebagai motivasi karena yang paling penting ialah semangat dan perjuangan pemain untuk memenangi setiap pertandingan dan membawa trofi Liga Super Indonesia (LSI) tahun ini ke `Bumi Arema',“ ungkap Iwan di Malang, kemarin.

Sebelumnya di laga perdana kontra Semen Padang, Sabtu (4/10), Arema Cronus meraih poin sempurna setelah menang tipis 2-1 di kandang sendiri. Dalam laga terse but, penyerang Samsul Arif menjadi bintang dengan koleksi dua golnya ke gawang `Kabau Sirah'.

Dwigol Samsul itu pun melengkapi koleksi gol pemain asal Bojonegoro tersebut menjadi 12 gol sekaligus mematahkan kutukan penyerang lokal yang tidak mampu mencetak dua digit gol dalam 11 tahun terakhir. Pemain lokal yang terakhir mencetak dua digit gol ialah Charler Horik saat Arema berkiprah di Divisi Satu pada edisi 2003/2004.

Catatan tersebut membuat pelatih Arema Cronus Suharno melempar pujian kepada salah satu anak asuhnya tersebut. “Saya tidak kaget dengan pencapaian Samsul. Sebagai seorang striker, dia melakukan tugasnya dengan baik jadi dia pantas masuk ke timnas Indonesia,“ pujinya. (Ant/BN/Sat/R-1) Media Indonesia, 7/10/2014, hal : 27

Minggu, 05 Oktober 2014

Arema Antisipasi Serangan Balik Semen Padang

Untuk meredam permainan bertahan dan mengandalkan serangan balik yang cepat ini, pemain harus sabar, tenang. AREMA Indonesia bakal mewaspadai serangan balik Semen Padang pada laga perdana babak delapan besar Indonesia Super League (ISL) Grup K di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, hari ini.

Pelatih Arema Suharno memprediksi permainan Semen Padang tidak akan jauh berbeda dengan strategi yang diterapkan pada fase babak penyisihan grup beberapa waktu lalu, yakni mengandalkan permainan bertahan dan serangan balik yang sangat cepat dan sukses mengalahkan Arema 1-2.

“Untuk meredam permainan bertahan dan mengandalkan serangan balik yang cepat ini, pemain harus sabar, tenang dan memaksimalkan semua peluang yang tercipta menjadi sebuah gol,” ujarnya.

Selama persiapan babak delapan besar, kata Suharno, pemain terus dilatih bermain sabar dan tenang serta mampu mengendalikan emosi. Dalam menghadapi tim yang lebih banyak bertahan, tentu membutuhkan kesabaran agar bisa membongkar pertahanan, bahkan tidak menutup kemungkinan di babak delapan besar, provokasi pemain lawan bisa memicu emosi, sehingga membuat pemain bisa melakukan pelanggaran yang justru merugikan tim.

Dalam duel nanti, gelandang Gustavo Lopez amat mungkin belum diturunkan karena masih dibekap cedera. “Meski kondisinya sekarang terus membaik, tapi kami masih akan memantau dan melihat kondisi terakh irnya. Sekarang masih dalam pantauan tim dokter,” katanya.

Semen Padang pun mengaku tidak gentar menghadapi Arema. Selain bersama Arema, mereka juga akan bersaing dengan Persipura Jayapura dan Persela Lamongan. Semen Padang bisa dibilang menjadi salah satu klub kuda hitam karena disebut-sebut sebagai tim nonunggulan.

Pelatih Jafri Sastra menyebut secara mental timnya sudah siap menghadapi siapa pun. “Secara keseluruhan kami telah siap. Karena persiapan sebelumnya kami terus memperbaiki segala kekurangan-kekurangan.

Untuk menghadapi Arema, secara tim, kami sudah siap baik mental maupun teknis,” ungkap Jafri. Pada laga lainnya, Persipura Jayapura akan menghadapi Persela di Stadion Mandala, Jayapura. Perspura kini bisa lebih fokus untuk menghadapi babak delapan besar setelah tersingkir di babak semifi nal Piala AFC.

Melawan ke Jayapura, Persela dipastikan tidak akan diperkuat tiga pemain karena cedera. “Akan tetapi, saya sudah siapkan pemain yang tak kalah kualitasnya untuk mengisi pos yang ditinggalkan ketiga pemain itu,” katanya. (Ant/BN/Sat/R-1) Media Indonesia, 4/10/2014, halaman : 21

 
Berita Bola Terkini. Diberdayakan oleh Blogger.